Ini Alasan Sri Mulyani Optimistis Ekonomi Tumbuh 5,2%-5,8% di 2022
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Ini Alasan Sri Mulyani Optimistis Ekonomi Tumbuh 5,2%-5,8% di 2022

Senin, 31 Mei 2021 | 13:54 WIB
Oleh : Triyan Pangastuti / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati, mengungkapkan, target pertumbuhan ekonomi 2022 berkisar 5,2% hingga 5,8% telah mencerminkan optimisme arah pemulihan ekonomi dan juga potensi akselerasi pertumbuhan ekonomi dari reformasi struktural.

"Rentang angka proyeksi tersebut, juga secara realistis mencerminkan risiko ketidakpastian yang masih tinggi. Di satu sisi, optimisme pemerintah didasarkan pada tren pemulihan ekonomi yang semakin kuat," tuturnya dalam Rapat Paripurna DPR, di Jakarta, Senin (31/5/2021).

Sri Mulyani mengatakan saat ini tren pemulihan mulai berlanjut sejalan dengan berbagai leading indicator terus mengalami peningkatan. Pertama, indeks keyakinan konsumen sudah pada level optimistis (di atas 100). Indeks penjualan ritel terus meningkat. PMI manufaktur terus mencatat ekspansi dalam enam bulan berturut-turut. Konsumsi listrik industri dan bisnis terus membaik dan telah tumbuh positif.

"Kita bersyukur bahwa pantauan perkembangan kasus covid-19 pasca Idulfitri menunjukkan angka kasus harian yang cukup terkendali. Kita berharap langkah antisipasi dan kesadaran masyarakat untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan mampu meredam potensi peningkatan kasus harian covid-19 yang biasanya terjadi pasca libur panjang," tuturnya.

Selain itu, momentum pemulihan ekonomi tersebut diharapkan akan terus berlanjut di tahun 2022. Sejalan dengan upaya penanganan pandemi dan vaksinasi massal diharapkan dapat mengendalikan laju penambahan kasus positif covid-19 dan mempercepat terwujudnya herd immunity di triwulan I 2022.

"Dengan demikian, aktivitas sosial ekonomi diharapkan akan terus mengalami normalisasi ke level sebelum pandemi. Selaras dengan pemulihan akitivitas sosial ekonomi, berbagai langkah reformasi struktural tetap dilanjutkan," ujarnya.

Menurut Sri Mulyani, reformasi struktural menjadi syarat perlu agar potensi perekonomian nasional dapat dioptimalkan untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi pasca-pandemi.

Implementasi UU Cipta Kerja beserta aturan turunannya, pembangunan infrastruktur dasar dan digital, peningkatan penguasaan teknologi, peningkatan efisiensi produksi, dan peningkatan keterampilan tenaga kerja, akan meningkatkan kapasitas produksi dan kinerja perekonomian ke depan.

"Kebijakan reformasi akan meningkatkan investasi, memperbaiki iklim usaha, dan menciptakan lapangan kerja berkualitas atau decent jobs," tandasnya.

Sri Mulyani menilai, peran tenaga kerja, yang terus tumbuh dalam periode window bonus demografi, akan semakin kuat dan signifikan dalam pertumbuhan ekonomi. Bahkan proyeksi pemerintah tentang pertumbuhan ekonomi, cukup sejalan dengan asesmen yang dilakukan oleh berbagai lembaga internasional, seperti Bank Dunia, OECD, ADB, IMF dan Consensus Forecasts.

Asesmen dari berbagai Lembaga tersebut terhadap perekonomian Indonesia masih bervariasi dalam rentang 4,3% - 4,9% untuk outlook pertumbuhan ekonomi 2021 dan 5,0% - 5,8% untuk proyeksi pertumbuhan ekonomi 2022. "Variasi asesmen, dalam rentang yang masih tinggi, menunjukkan masih tingginya risiko ketidakpastian," pungkasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Penuhi Kebutuhan Pecinta Olahraga, PIK2 Hadirkan Pusat Olahraga Terlengkap

PIK2 kembali menghadirkan kawasan baru untuk memenuni pecinta olahraga dan masyarakat umum dengan menghadirkan pusat olahraga terlengkap.

EKONOMI | 28 September 2021

Waskita Beton Raih Kontrak Proyek Masjid Raya Sheikh Zayed Solo

PT Waskita Beton Precast Tbk (WBP) meraih kontrak proyek pembangunan Masjid Raya Syeikh Zayed di Solo, Jawa Tengah pada kuartal III 2021.

EKONOMI | 28 September 2021

Kebijakan Industri Beroperasi 100% Pacu Pasar Ekspor dan Penambahan Pekerja

Kemperin proaktif melakukan monitoring aktivitas sektor industri yang beroperasi 100 persen pada masa PPKM.

EKONOMI | 28 September 2021

Memasuki Usia 4 Tahun, OVO Berhasil Gandeng 1,2 Juta Merchant

Saat ini layanan OVO sudah tersedia di 430 kota/kabupaten di seluruh Indonesia. Dari sisi merchant, jumlahnya sudah mencapai lebih dari 1,2 juta merchant.

EKONOMI | 28 September 2021

Garuda Indonesia Fasilitasi Pengangkutan Snow Leopard dari Amsterdam

Pengangkutan satwa dilindungi Snow Leopard oleh Garuda Indonesia, merupakan tindak lanjut dari kerja sama Tiepark Berlin dan Batu Secret Zoo.

EKONOMI | 28 September 2021

Pemerintah Akselerasi Pembangunan Bandara Siboru Fakfak dan Rendani Manokwari

Pembangunan dua bandar udara (Bandara) di Provinsi Papua Barat, yaitu Bandara Siboru di Fakfak dan Bandara Rendani di Manokwari, dipercepat

EKONOMI | 28 September 2021

MPMX Optimistis Pendapatan Bisa Tumbuh 25%

Pertumbuhan kinerja MPMX menunjukkan tren perbaikan pada semester pertama 2021.

EKONOMI | 28 September 2021

Posisi Strategis, Rachmat Gobel Yakin Pelabuhan Anggrek Jadi Lokomotif Kemajuan Gorontalo

Rachmat Gobel mengatakan di banyak kota di dunia, kemajuan suatu masyarakat berawal dari pembangunan pelabuhan.

EKONOMI | 28 September 2021

Pertahankan Kinerja, Yanaprima Hastapersada Kejar Pasar ASEAN

Yanaprima Hastapersada Tbk (YPAS) akan meningkatkan ekspor dengan fokus pada pasar ASEAN.

EKONOMI | 28 September 2021

Pelabuhan Anggrek di Gorontalo Resmi Dikelola Swasta

Investasi pengelolaan Pelabuhan Anggrek sebesar Rp 1,4 triliun dan biaya operasional sebesar Rp 5,2 triliun yang akan dikerjasamakan selama 30 tahun.

EKONOMI | 28 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Jalur Puncak 2


# PSI


# Pengganti Mangkunegara IX


# SBY



TERKINI
Wiku: Disiplin Prokes meski Kasus Menurun

Wiku: Disiplin Prokes meski Kasus Menurun

KESEHATAN | 8 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings