Kemdag Minta Importir Sesuaikan Harga Kedelai
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kemdag Minta Importir Sesuaikan Harga Kedelai

Senin, 31 Mei 2021 | 15:44 WIB
Oleh : Sanya Dinda / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemdag), Oke Nurwan menyambut baik mulai adanya penurunan harga kedelai dunia pada minggu ini dibandingkan minggu sebelumnya. Dia pun meminta importir kedelai menyesuaikan harga agar tetap stabil. Penurunan harga ini diharapkan dapat membantu para perajin tempe dan tahu agar bisa terus berproduksi.

"Harga kedelai dunia sudah mengalami penurunan. Kami minta dukungan para pelaku usaha, khususnya importir kedelai untuk menjaga harga kedelai impor agar harga tahu dan tempe di tingkat perajin tetap stabil. Kami juga mengapresiasi komitmen para pelaku usaha kedelai dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas harga kedelai pada puasa dan Lebaran 2021 lalu,” kata Oke dalam keterangan resmi Senin (31/5/2021).

Berdasarkan data Chicago Board of Trade (CBOT), harga kedelai mulai menunjukkan tren penurunan. Pada minggu keempat Mei 2021, harga kedelai berada di kisaran US$ 15,04/bushels atau Rp 9.220/kg landed price, turun 5,1% dari minggu sebelumnya yaitu US$ 15,86/bushels atau Rp9.604/kg landed price.

Oke mengatakan harga kedelai dunia berpotensi terus menurun karena beberapa negara produsen telah memasuki masa panen. "Meskipun mulai terjadi penurunan harga, namun harga kedelai dunia masih cukup tinggi. Hal ini akan berdampak pada penyesuaian sementara harga tahu dan tempe sebesar 10% hingga 15%,” kata Oke.

Penurunan harga kedelai dunia, ujar Oke, akan berdampak baik terhadap produksi tahu dan tempe nasional. "Kami berharap adanya penurunan harga kedelai dunia dapat disikapi secara positif oleh para pelaku usaha kedelai dalam negeri baik importir, distributor, maupun perajin tahu dan tempe. Hal itu dilakukan untuk menjaga kelangsungan usaha tahu dan tempe nasional,” ucap Oke.

Oke menegaskan, Kementerian Perdagangan secara periodik akan terus memantau dan mengevaluasi pergerakan harga kedelai dunia baik ketika terjadi penurunan maupun kenaikan harga. Pemerintah akan memastikan harga kedelai di tingkat pengrajin tahu dan tempe dan harga di pasar tetap terjangkau masyarakat.

“Kami menghimbau pada para importIr untuk memastikan dan tetap menyalurkan stok kedelai secara rutin kepada seluruh pengrajin tahu dan tempe, termasuk anggota Gabungan Koperasi Tahu Tempe Indonesia (Gakoptindo) di Puskopti provinsi maupun kabupaten/kota,” imbuh Oke.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Mendag Sebut Produk Impor Hancurkan Industri Lokal

"impor yang tidak berkualitas, impor yang murah, itu menghancurkan industri lokal dan juga menghancurkan tataniaga perdagangan Indonesia," kata Lutfi.

EKONOMI | 31 Mei 2021

Gapki: Industri Sawit Tempati Posisi Strategis Bagi Perekonomian

Saat ini, produk CPO Indonesia dan turunannya sebanyak 70% dari total produksi per tahun diekspor untuk kebutuhan global.

EKONOMI | 31 Mei 2021

30 Juni, Kadin Gelar Munas VIII di Kendari

Penyelenggaraan Munas VIII, salah satu agendanya adalah pemilihan Ketua Umum Kadin Indonesia, periode 2021-2026.

EKONOMI | 31 Mei 2021

Holding Ultra Mikro Berperan Jaga Kestabilan Usaha Wong Cilik

Pembentukan holding ultra mikro dipandang sangat berperan dalam menjaga kestabilan usaha wong cilik di tengah pandemi covid-19.

EKONOMI | 31 Mei 2021

Pembangunan Tol Cimanggis-Cibitung Ditargetkan Rampung Juni 2022

Secara keseluruhan, progres pembebasan lahan tol Cimanggis-Cibitung sebesar 86,52% dan progres pelaksanaan konstruksinya mencapai 78,80%.

EKONOMI | 31 Mei 2021

PLN Gandeng BSI Tingkatkan Layanan kepada Pelanggan

PLN dan Bank Syariah Indonesia (BSI) melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama layanan cash management.

EKONOMI | 31 Mei 2021

Ini Alasan Sri Mulyani Optimistis Ekonomi Tumbuh 5,2%-5,8% di 2022

Sri Mulyani menegaskan, target pertumbuhan ekonomi 5,2% hingga 5,8% mencerminkan optimisme tren pemulihan ekonomi yang semakin kuat.

EKONOMI | 31 Mei 2021

Sri Mulyani Waspadai Risiko Penghambat Pemulihan Ekonomi, Apa Saja?

Selain perkembangan Covid-19, pemulihan ekonomi global diperkirakan tidak akan seragam atau uneven recovery.

EKONOMI | 31 Mei 2021

Pemerintah Matangkan Aturan Predatory Pricing di E-Commerce

Revisi Permendag Nomor 50 Tahun 2020, dilakukan untuk meningkatkan perlindungan bagi industri dalam negeri dan UMKM.

EKONOMI | 31 Mei 2021

Pandemi, Manulife Ukir Premi Rp 8,9 Triliun

Pada tahun 2020, Manulife Indonesia membukukan pendapatan premi sebesar Rp 8,9 triliun atau naik 6% dibanding tahun 2019.

EKONOMI | 31 Mei 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS