Selamatkan Garuda, Ini Langkah yang Perlu Ditempuh
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Selamatkan Garuda, Ini Langkah yang Perlu Ditempuh

Selasa, 1 Juni 2021 | 21:22 WIB
Oleh : Herman / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk sedang terlilit utang sebesar Rp 70 triliun, di mana jumlah utang tersebut bertambah lebih dari Rp 1 triliun setiap bulannya. Menurut peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Abra Talattov, masalah keuangan Garuda bukan baru muncul karena Covid-19, tetapi sebagai akumulasi dari inefisiensi yang terjadi di Garuda jauh sebelum pandemi.

Untuk itu kata dia, pemerintah dan DPR perlu melakukan kajian mendalam perihal masalah mendasar yang dialami PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Harus dipisahkan persoalan di Garuda yang sudah terjadi sebelum pandemi dan saat pandemi muncul, sehingga pemerintah bisa mengambil langkah-langkah tepat. “Jangan sampai masalah di Garuda yang mengemuka di masa pandemi Covid-19 ini menjadi ajang cuci tangan atas persoalan-persoalan sebelum pandemi terjadi,” kata Abra Talattov saat dihubungi Beritasatu.com, Selasa (1/6/2021).

Salah satu inefisiensi di Garuda yang perlu diaudit terkait leasing pesawat. Hal ini bisa dilihat dari rasio sewa pesawat terhadap pendapatan Garuda yang mencapai 24,7% atau yang terbesar di seluruh maskapai di dunia. Berikutnya terkait bunga pinjaman, menurut Abra perlu dinilai apakah bunga kredit yang dibayarkan Garuda sudah cukup fair di market.

“Saya melihat di laporan keuangan Garuda kuartal III tahun lalu, masih ada beberapa kredit yang berikan bank-bak besar terutama bank Himbara (Himpunan Bank Negara), rate-nya itu cukup besar sampai 8% lebih dibandingkan rate yang diberikan bank-bank swasta lain. Jadi saya pikir perlu dievaluasi atau dilihat apakah masih ada ruang kemungkinan, terutama bagi bank Himbara untuk memberikan dukungan bagi sesama BUMN untuk menurunkan bunga pinjamannya,” kata Abra.

Bila selama ini Garuda memiliki kewajiban denda pajak, menurut Abra bisa juga dipertimbangkan insentif oleh pemerintah. “Dari sisi perpajakan, apakah masih ada ruang bagi Garuda, baik penundaan ataupun penghapusan pembayaran denda pajak. Kemudian dari sisi dukungan terhadap beban utang baru, barangkali bisa juga diupayakan penjaminan utang oleh BUMN penjaminan kredit. Intinya agar tingkat bunga utang Garuda ke perbankan juga bisa diturunkan lagi,” kata Abra.

Sementara itu, pengamat penerbangan Alvin Lie menilai Garuda perlu menurunkan tarifnya agar pesawat bisa terisi lebih banyak lagi. Pasalnya di masa pandemi, tingkat keterisian pesawat Garuda hanya sekitar 25% sampai 30%, sehingga secara hitung-hitungan bisnis sangat berat. “Saya mempertanyakan Garuda yang masih pakai strategi harga premium dengan mematok tarif domestik pada tarif batas atas, walaupun keterisiannya hanya pada kisaran 25% sampia 30%. Kenapa tidak menurunkan tarifnya agar pesawat terisi lebih banyak,” kata Alvin.

Dikatakan Alvin, saat ini pengguna jasa penerbangan mengurangi frekuensinya untuk terbang. Bila tidak sangat perlu, mereka memilih untuk tidak terbang. Namun lingkungan operasi bisnis yang berubah tersebut tidak diikuti oleh perubahan bisnis Garuda dari sisi tarif. “Ini membuat banyak penumpang Garuda yang beralih ke maskapai lain. Jadi perlu ditinjau kembali strategi marketingnya selain juga berusaha menekan kerugian,” kata Alvin.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Jakarta Garden City Borong 2 Penghargaan Golden Property Awards 2021

Jakarta Garden City meraih penghargaan Golden Property Awards 2021 untuk kategori Best Large Scale Development dan Best Of The Best Large Scale Development.

EKONOMI | 21 Oktober 2021


Ciptakan Bisnis yang Sehat, Teten Harap Semua Koperasi Kecil Segera Merger

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki berkomitmen menumbuhkan koperasi-koperasi sehat di Indonesia.

EKONOMI | 21 Oktober 2021

Miliki Komitmen K3, Polteknaker Raih Penghargaan Internasional

Polteknaker berhasil meraih penghargaaan internasional kategori pendidikan yaitu penghargaan dalam ajang World Safety Organization (WSO) Award 2021.

EKONOMI | 21 Oktober 2021

Jubir Presiden: Selama 2 Tahun, Jokowi Lanjutkan Pembangunan Infrastruktur

Selama 2 tahun ini, Presiden Jokowi) melanjutkan pembangunan infrastruktur jalan tol, jembatan, dan lain-lain agar tercipta keterhubungan antardaerah

EKONOMI | 21 Oktober 2021

Indonesia dan Inggris Bahas Kerja Sama Bilateral Bidang Ketenagakerjaan

Menaker mengadakan pertemuan virtual dengan Therese Coffey selaku Sekretaris Negara Departemen Pekerjaan dan Pensiun Inggris, Kamis (21/10/2021).

EKONOMI | 21 Oktober 2021

Kadin Dorong Peran Swasta Jadi Katalisator dalam Upaya Dekarbonisasi

Dinamika dan keseimbangan antara pemerintah dan swasta merupakan hal yang penting bagi pencapaian Nationally Determined Contribution (NDC) Indonesia.

EKONOMI | 21 Oktober 2021

Bitcoin ETF Resmi Diperdagangkan, Bitcoin Tembus ke Rp 932 Juta

Harga Bitcoin (BTC) terus menguat tembus Rp 900 juta atau lebih, tepatnya Rp 932 juta.

EKONOMI | 21 Oktober 2021

Indonesia Perlu Tingkatkan Kinerja untuk Jadi Pusat Keuangan Syariah Dunia

Indonesia diharapkan bisa menjadi pusat keuangan syariah di dunia sejalan peningkatan indeks syariah dan kinerja industri keuangan syariah nasional.

EKONOMI | 21 Oktober 2021

Bachtiar Soeria Atmadja Jadi Dirut Baru Bank Universal BPR

Bachtiar Soeria Atmadja mengungkapkan bahwa dirinya akan membantu mewujudkan misi Universal BPR.

EKONOMI | 21 Oktober 2021


TAG POPULER

# Losmen Bu Broto


# Pedang Perang Salib


# Syarat Perjalanan Domestik


# Aipda Ambarita


# Anies Baswedan



TERKINI
Kasus Sanksi Antidoping, Tim Investigasi Libatkan Polri dan Kejaksaan

Kasus Sanksi Antidoping, Tim Investigasi Libatkan Polri dan Kejaksaan

OLAHRAGA | 2 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings