IPA: Target Produksi 1 Juta Barel Perlu Kerja Sama Seluruh Sektor
Logo BeritaSatu

IPA: Target Produksi 1 Juta Barel Perlu Kerja Sama Seluruh Sektor

Kamis, 3 Juni 2021 | 14:20 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Target pemerintah untuk mencapai produksi sebesar 1 juta barel minyak per hari (BOPD) dan 12 miliar kaki kubik gas bumi per hari (BCFPD) pada 2030 dapat tercapai dengan komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan, baik dalam maupun luar sektor energi.

Presiden Asosiasi Perminyakan Indonesia atau Indonesian Petroleum Association (IPA), Gary Selbie, mengatakan, perbaikan kebijakan yang dilakukan Kementerian ESDM seyogyanya didukung juga dengan upaya perbaikan kebijakan oleh pemangku kepentingan di sektor lainnya.

"Kerja sama di antara seluruh pemangku kepentingan merupakan salah satu prioritas IPA pada tahun 2021 ini. Kementerian Keuangan merupakan salah satu stakeholder yang penting di industri hulu migas, selain Kementerian ESDM,” ungkap Gary Selbie, dalam keterangan tertulis yang diterima Beritasatu.com, Kamis (3/6/2021).

Gary menambahkan, penghargaan terhadap kesucian kontrak, kepastian peraturan, dan fasilitas fiskal yang menarik merupakan tiga hal yang paling penting untuk dapat menarik minat investor migas dalam menanamkan investasinya di Indonesia. Di samping, masih besarnya cadangan migas di Indonesia yang belum dieksplorasi dan produksi.

"Saat ini, IPA telah dilibatkan dalam banyak diskusi dengan Kementerian ESDM untuk menghasilkan kebijakan yang lebih dapat menarik investasi pada industri hulu migas nasional. Namun, kebijakan yang diterbitkan tersebut perlu mendapat respon yang positif dari pemangku kepentingan lainnya karena aktivitas hulu migas sangat terkait dengan kementerian atau lembaga lainnya, baik di tingkat nasional maupun daerah," tandasnya.

Berdasarkan data terbaru yang dikeluarkan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), produksi rata-rata per hari migas nasional pada kuartal pertama 2021 ini tercatat sebanyak 679.500 BOPD minyak bumi dan 5.539 MMSCFD gas bumi. Angka itu sekitar 97,3% dari target produksi tahun 2021 yang sebesar 705.000 BOPD untuk minyak bumi dan 5.638 MMSCFD untuk gas bumi.

Kendati demikian, dengan adanya tren harga minyak dunia yang membaik pada tahun ini diharapkan dapat mendorong tingkat investasi industri hulu migas.

"Tren investasi juga sudah mulai kelihatan membaik, setelah pada 2020 karena pandemi, investasi hulu migas di dunia menurun 30%, dan sekarang ini sudah mulai membaik," tutur Kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto pada konferensi pers Kinerja Hulu Migas Kuartal I 2021.

Ditambahkan Dwi, SKK Migas mengupayakan beberapa hal untuk mengejar target produksi dan lifting pada tahun 2021, di antaranya meningkatkan program kerja pemboran sumur, workover, dan pemeliharaan sumur (well service). Melalui upaya ini diharapkan terdapat peningkatan produksi migas.

Dalam hal kerja sama dengan sektor lain, SKK Migas saat ini bersama Kementerian ESDM dan Kementerian Keuangan tengah berdiskusi untuk rencana pemberian sistem fiskal yang menarik bagi pengembangan lapangan-lapangan migas di Indonesia. Insentif tersebut diperlukan untuk menjaga tingkat keekonomian proyek pengembangan lapangan.

"Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga tingkat keekonomian investor. Kami harapkan komitmen ini turut diikuti oleh pelaksanaan komitmen program kerja oleh KKKS,” ujar Dwi Soetjipto.

Di sisi lain, lembaga kajian Wood Mackenzie secara terpisah menyoroti minimnya investasi pada sektor hulu migas dan hal itu akan bertahan pada tahun ini. Head of Upstream Analyst Wood Mackenzie, Fraser McKay, mengatakan investasi hulu migas secara global akan stagnan pada angka US$300 miliar pada 2021.

Data Wood Mackenzie menunjukkan iklim investasi migas Indonesia berada di bawah rata-rata global. Skala daya tarik fiskal hulu migas Indonesia hanya mencapai 2,4 (pada skala 0-5). Angka itu berada di bawah rata-rata dunia yang sebesar 3,3.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pemerintah dan Swasta Perkuat Ekonomi Sirkular Atasi Sampah Plastik

Prinsip 3R yaitu reduce, reuse, recycle, dan ekonomi sirkular sudah menjadi kerangka kerja dalam kebijakan nasional dan strategi pengelolaan sampah.

EKONOMI | 3 Juni 2021

Bursa Eropa Menguat Mengekor Pergerakan Positif Asia Pasifik

FTSE London dibuka menguat 12 poin menjadi 7.109, dan DAX Jerman bertambah 21 poin ke 15.607.

EKONOMI | 3 Juni 2021

DJP Kementerian Keuangan Tambah 8 Perusahaan Pemungut Pajak Digital

Dengan penambahan delapan perusahaan, maka jumlah total Pemungut PPN PMSE yang telah ditunjuk DJP menjadi 73 badan usaha.

EKONOMI | 3 Juni 2021

Bank Banten Raih Top 50 Emiten di IICD Corporate Governance Award

Bank Banten berhasil dinobatkan sebagai Top 50 Mid Capitalization Public Listed Company dalam The 12th IICD Corporate Governance Award 2021.

EKONOMI | 3 Juni 2021

Hapus Stigma, Lion Parcel Tawarkan Layanan Beragam dan Berkualitas

Lion Parcel merencanakan perbaikan dari sisi branding dan marketing perusahaan sehingga mudah diingat oleh masyarakat.

EKONOMI | 3 Juni 2021

Pemerintah Bangun Saluran Pengendali Banjir di KEK Mandalika

KEK Mandalika memiliki lahan 1.034 hektare dengan lokasi strategis di Lombok yakni terbentang mulai Pantai Kuta, Pantai Seger, hingga Pantai Tanjung Aan.

EKONOMI | 3 Juni 2021

Operasikan SUTET dan GITET 500 KV di Jateng, PLN Hemat Rp 20 M Per Hari

PLN meningkatkan keandalan listrik di Pulau Jawa dengan mengoperasikan SUTET dan GITET 500 kilovolt.

EKONOMI | 3 Juni 2021

Erick Thohir: Laba Konsolidasi BUMN 2020 Diperkirakan Anjlok 77%

Pendapatan dari seluruh BUMN ditaksir mencapai Rp 1.200 triliun, turun 25% dibandingkan dengan 2019 sebesar Rp 1.600 triliun akibat pandemi Covid-19.

EKONOMI | 3 Juni 2021

Kempupera Siapkan Rp 21,6 Miliar Bangun Rusun ASN BPKP di Malut

Lahan yang akan digunakan untuk lokasi pembangunan rusun adalah hibah dari Pemprov Maluku Utara.

EKONOMI | 3 Juni 2021

Wapres Ma'ruf Amin Ingin Indonesia Jadi Eksportir Produk Halal Terbesar

"Kita tentu sangat ingin Indonesia juga menjadi produsen dan eksportir produk halal terbesar di dunia," tegas Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin.

EKONOMI | 3 Juni 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS