Permasalahan Garuda, Ini Saran dari Hendra Soemanto
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Permasalahan Garuda, Ini Saran dari Hendra Soemanto

Senin, 7 Juni 2021 | 13:43 WIB
Oleh : Yudo Dahono / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Peliknya masalah Garuda Indonesia sampai dengan saat ini memunculkan banyak “pengamat dadakan” yang berlomba-lomba untuk menjabarkan pemikiran dan hasil analisis secara makro dan mikro terkait dengan way out yang seharusnya dilakukan. Hal ini menurut pengamat industri penerbangan dari California State University Fresno Hendra Soemanto harus dimaklumi oleh jajaran dewan komisaris, direksi, dan internal stakeholder karena sebagai perusahaan terbuka, Garuda Indonesia harus siap menerima saran, masukan dan kritik dari publik, terkadang cara pandang yang berasal dari luar menghasilkan analisis yang dapat membantu perencanaan langkah strategis selanjutnya.

Sesuai dengan pernyataan pemerintah menurut Hendra, BUMN harus dapat beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan lebih mampu untuk menata-kelola manajemen dengan melakukan berbagai proses transformasi. "Transformasi yang dilakukan oleh BUMN seharusnya menjadi acuan bagi Garuda Indonesia untuk dapat survive dari ancaman likuidasi. Pertanyaan penting bagi kita semua adalah, apakah pola pikir atau mindset dari para people management internal Garuda Indonesia sudah bertransformasi?” ungkap Hendra melalui keterangan tertulis, Senin (7/6/2021).

Selama ini ungkap Hendra telah terpola dalam mindset mayoritas karyawan BUMN bahkan top level management bahwa pemerintah sebagai pemegang saham terbesar perusahaan akan “menyelamatkan” perusahaan dengan kebijakan dan hal ini sedikit banyak mempengaruhi budaya dan iklim kerja. Pola pikir tersebut menghasilkan SDM yang “manja” dan cenderung berada di comfort zone dalam waktu lama.

Hendra Soemanto berpendapat sudah saatnya Garuda Indonesia memikirkan sistem atau model manajemen yang strategis dan lebih ideal dengan pemimpin yang mampu memotivasi semua karyawan untuk berkompetisi dan berpikir inovatif. Harapan ke depannya, Garuda Indonesia dapat memperbaiki kinerja dan semua proses kegiatan perusahaan yang didalamnya terdapat insan dengan integritas tinggi, produktif dan komersial untuk menghasilkan kinerja excellent yang sejalan dengan perkembangan teknologi dan industri.

Insan Garuda Indonesia harap Hendra sangat diharapkan untuk membangun sense of crisis karena siapapun pemimpin ke depannya nanti, sehebat apapun langkah-langkah strategis untuk recovery disusun, tidak akan sukses dengan tidak adanya dukungan dari internal. Seluruh karyawan Garuda Indonesia harus mendukung semua program recovery dengan membangun semangat sebagai tim yang solid dan mengedepankan kepentingan perusahaan.

Langkah yang akan dilakukan pemerintah untuk memangkas jumlah komisaris menurut Hendra sangatlah tepat dan seharusnya tidak berhenti pada level komisaris saja. Restrukturisasi organisasi harus diimplementasikan top down, beberapa direktorat dalam organisasi Garuda Indonesia dapat di-merger, begitupun halnya dengan karyawan pada middle level.

Hal ini jika dilakukan akan berdampak kepada penghematan biaya tunjangan bagi posisi atau jabatan yang tidak optimal. Penawaran pensiun dini harus dijadikan langkah terakhir dalam usaha restrukturisasi SDM. Karena jika hal ini dilakukan tentunya akan menambah beban pengeluaran bagi Garuda Indonesia dengan jumlah nominal pesangon yang harus dibayarkan dan ada kemungkinan salah sasaran.

Harapannya karyawan yang mengajukan adalah yang mendekati usia pensiun, tetapi yang mengajukan adalah karyawan dengan usia produktif dengan pertimbangan dan rencana yang kurang matang yang mengakibatkan adanya peningkatan statistik unemployment rate.

"Terkait kebijakan pemerintah bahwa ada wacana penerbangan domestik tanpa rute international, hal ini dapat dilakukan selama masa pandemi tetapi untuk selanjutnya secara berkesinambungan, selain Garuda Indonesia harus melakukan proses transformasi menjadi perusahaan yang lebih akuntabel, professional, dan transparan juga menjalankan bisnis penerbangan sesuai dengan visi dan misi perusahaan untuk memperkenalkan dan mengantarkan Indonesia culture ke seluruh dunia," tutup Hendra.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Fokus Pasar : Koreksi Turun Proyeksi Ekonomi Asia

Asian Development Bank (ADB) memangkas proyeksi pertumbuhan di Asia pada tahun ini menjadi 7,1% dari sebelumnya 7,3%.

EKONOMI | 24 September 2021

Dua Anak Usaha Archi Raih Penghargaan ISDA 2021

PT MSM dan PT TTN berhasil mendapatkan Platinum, penghargaan tertinggi atas pencapaian program-program SDGs.

EKONOMI | 24 September 2021

Elnusa Petrofin-Bank Mandiri Jalin Kerja Sama Pembiayaan

Kerja sama dalam fasilitas layanan pembiayaan diharapkan mampu menunjang dan memperkuat pertumbuhan bisnis Elnusa Petrofin.

EKONOMI | 24 September 2021

Perbaikan Tata Kelola Sawit Belum Selesai, Moratorium Dinilai Perlu Dilanjutkan

Jika moratorium sawit dihentikan atau tidak dilanjutkan maka akan berpotensi meningkatkan jumlah lahan sawit.

EKONOMI | 24 September 2021

Dorong Penjualan, Megariamas Luncurkan Website Baru Feelancy

PT Megariamas Sentosa meluncurkan website baru untuk Felancy guna mendorong transaksi penjualan produsen pakaian dalam wanita itu.

EKONOMI | 24 September 2021

Puan: Transformasi Digital UMKM Bantu Tingkatkan Perekonomian Rakyat

Ketua DPR Puan Maharani mendukung akselerasi transformasi digital bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM)karena membantu perekonomian rakyat

EKONOMI | 23 September 2021

Investasi Data Center Terkendala Infrastruktur Jaringan dan Pasokan Listrik

Kurangnya infrastruktur jaringan dan pasokan listrik yang tidak stabil, menjadi faktor penghambat masuknya investasi data center di Indonesia.

EKONOMI | 23 September 2021

Ananta Wahana: ASDP Menyulap Pelabuhan Merak Secara Revolusioner

Ananta Wahana menyebut PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyulap Pelabuhan Merak secara revolusioner.

EKONOMI | 23 September 2021

GNA Group Kembangkan Hunian Sehat Golden Flower di Legok Banten

Golden Flower merupakan hunian premium yang dikembangan GNA Group dengan mengusung konsep kawasan sehat, bernuansa hijau, asri dan modern.

EKONOMI | 23 September 2021

BI Ingatkan 156 Money Changer di Jakarta Segera Urus Izin Sebelum 7 Oktober

Bank Indonesia (BI) memperingatkan 156 usaha money changer di Jakarta untuk mengurus izin sebelum tenggat 7 Oktober 2021.

EKONOMI | 23 September 2021


TAG POPULER

# PON Papua


# Tukul Arwana


# Toko Obat Ilegal


# Piala Sudirman


# Suap Pejabat Pajak



TERKINI
Memenuhi Kebutuhan Keluarga Lewat Blibli Mom & Kids Fair

Memenuhi Kebutuhan Keluarga Lewat Blibli Mom & Kids Fair

GAYA HIDUP | 4 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings