Laba Link Net Tumbuh Double Digit di Kuartal I
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Laba Link Net Tumbuh Double Digit di Kuartal I

Senin, 7 Juni 2021 | 18:36 WIB
Oleh : Lona Olavia / FER

Jakarta, Beritasatu.com - PT Link Net (LINK) sepanjang kuartal I 2021 membukukan laba periode berjalan diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar Rp 249,02 miliar, naik 25,95% dari pencapaian kuartal I 2020 Rp 197,70 miliar. Laba per saham dasar pun tumbuh 30% menjadi Rp 91 dari sebelumnya Rp 70.

"Perusahaan memulai tahun 2021 dengan pertumbuhan yang double digit pada kuartal I 2021. Manajemen Link Net sukses menumbuhkan pendapatan seiring dengan pengelolaan biaya yang tepat. Proyek migrasi Link Net juga telah sesuai jadwal dan berlanjut. Pada akhir Mei, Link Net juga telah menyelesaikan sekitar sepertiga dari proyek keseluruhan,” ujar President Director and CEO Link Net, Marlo Budiman dalam keterangan resmi, Senin (7/6/2021).

Adapun di sepanjang kuartal I 2021 pelanggan baru Link Net bertambah sebanyak 20.000 menjadi 859.000. Perseroan pun menambah 49.000 home passes ke dalam jaringannya, menjadikan total home passes sebesar 2,72 juta. Lalu, pendapatan rata-rata per pelanggan (average revenue per user/ARPU) stabil pada Rp 358.000.

Sementara itu, manajemen menyatakan, dampak pandemik terhadap grup tidak memberikan pengaruh signifikan. Bahkan, di tengah pandemi Covid-19, grup dihadapkan pada pertumbuhan jumlah pelanggan dan kelangkaan chipset global yang dimulai dari tahun 2020. Kelangkaan tersebut berpengaruh terhadap ketersediaan stok customer premises equipment (CPE) yang merupakan bagian dari peralatan untuk instalasi.

Sebagai langkah antisipasi, grup telah melakukan pembelian CPE dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan sampai beberapa bulan ke depan dan menjalin kerja sama dengan beberapa vendor untuk menjamin ketersediaan CPE sehingga grup tetap dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada pelanggan dalam kondisi kelangkaan chipset global ini.

Pada tiga bulan pertama tahun ini, emiten yang bergerak di layanan jaringan komunikasi broadband termasuk distribusi program televisi dan internet berkecepatan tinggi ini, mencatat angka pendapatan Rp 1,06 triliun, naik 11,44% dari kuartal I 2020 Rp 958,99 miliar. Di mana, EBITDA juga tercatat naik 21,1% menjadi Rp 624 miliar pada kuartal I 2021, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 516 triliun.

Meski beban pokok pendapatan tercatat sedikit meningkat menjadi Rp 215,04 miliar dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 210,79 miliar, namun beban lainnya berhasil turun. Di mana, hanya beban penyusutan yang meningkat menjadi Rp 253,79 miliar dari posisi Rp 198 miliar tahun lalu dan beban amortisasi meningkat menjadi Rp 12,65 miliar dibandingkan dengan kuartal I-2020 sebesar Rp 10,6 miliar. Sementara, total aset perseroan tercatat sebesar Rp 9,11 triliun naik 16,79% dari total aset Rp 7,80 triliun.

Anak usaha PT First Media Tbk (KBLV), Link Net menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp 500 miliar hingga Rp 2,5 triliun untuk tahun 2021. Jumlah ini lebih besar dari alokasi capex tahun 2020 yang sebesar Rp 1,8 triliun, namun agak turun dari rencana awal yang sebesar Rp 3 triliun. Adapun, sebagian besar capex tersebut akan digunakan untuk meneruskan proyek migrasi jaringan dari tiang listrik Icon+ milik PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) ke tiang milik sendiri.

Selain itu, Link Net juga akan menggunakan capex tersebut untuk menambah sebanyak 100.000 home passes ke dalam jaringannya. Perseroan saat ini telah memiliki jaringan di 23 kota dan akan melakukan ekspansi jaringan ke kota lain jika muncul peluang yang tepat. Beberapa kota yang sudah dijangkau Link Net adalah Jabodetabek, Serang, Cilegon, Bandung, Cirebon, Semarang, Solo, Yogyakarta, Tegal, Surabaya, Gresik, Kediri, Sidoarjo, Malang, dan Bali.

Tak berhenti sampai di situ, Link Net juga berencana menambah 150.000 home passes dan memigrasi 100.000 tiang pada 2022. Pada tahun lalu, Link Net telah memigrasi 65.100 tiang dan sudah menjangkau 2,68 juta home passes per akhir 2020.

Marlo yakin, permintaan internet untuk perumahan pada tahun ini tetap kuat berkat pergeseran cara kerja perusahaan yang diperkirakan masih mengandalkan work from home (WFH), learn from home, penggunaan e-commerce dan pertumbuhan layanan tele-medicine. Selain itu, juga didukung sektor korporasi yang diperkirakan mulai pulih tahun ini. Di mana, itu semua menuntun pada peningkatan kebutuhan akan internet berkecepatan tinggi tanpa batas.

“Secara keseluruhan, tahun 2020 adalah tahun yang kuat untuk bisnis kami walaupun penuh tantangan dalam masa pandemi. Kami meningkatkan total pelanggan sebesar 25% dan pelanggan baru ini akan terus berkontribusi terhadap pertumbuhan pendapatan pada tahun 2021 dan seterusnya. Kami melihat pertumbuhan pendapatan yang positif pada unit bisnis di kota-kota di luar Jakarta dan kami berharap hal ini akan terus berlanjut hingga tahun 2021 dan seterusnya," kata Marlo.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Anggaran Setjen Kempupera 2022 Turun Jadi Rp 641,7 Miliar

Alokasi setjen sebesar Rp 641,77 miliar dari total pagu indikatif Kempupera pada 2022 sebesar Rp 100,46 triliun.

EKONOMI | 7 Juni 2021

Suparma Tebar Dividen Tunai Rp 31,718 Miliar

Pembagian dividen tunai kepada para pemegang saham setara 20% dari laba bersih tahun buku 2020.

EKONOMI | 7 Juni 2021

Freebees.id Dorong Masyarakat Jadi Konsumen Cerdas

Freebees.id membantu calon konsumen mengambil keputusan pembelian tepat di tengah luasnya pilihan produk di pasar.

EKONOMI | 7 Juni 2021

Kemko Perekonomian Gandeng UI dan UPH untuk Persiapan Presidensi G20

Kerja sama pemerintah dengan UI dan UPH ini dengan pertimbangan ketersediaan dan keunggulan sumber daya akademik.

EKONOMI | 7 Juni 2021

Hipmi Jaya Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Bangkit Bersama

Hipmi Jaya menggandeng Market Museum dalam rangka membangkitkan kembali usaha di bidang ekonomi kreatif, khususnya di DKI Jakarta.

EKONOMI | 7 Juni 2021

Dukung Pertumbuhan Bukopin, Bosowa dan KB Kookmin Saling Cabut Tuntutan

KB Kookmin Bank (KB) dan Bosowa Corporindo (Bosowa) telah menandatangani kesepakatan untuk mendukung percepatan pertumbuhan Bukopin

EKONOMI | 7 Juni 2021

Saham BBRI dan BHIT Paling Aktif di Perdagangan Awal Pekan

Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dan PT MNC Investama Tbk (BHIT) jadi paling aktif di pasar modal, pada perdagangan senin (7/6/2021).

EKONOMI | 7 Juni 2021

Asing Borong Saham ASII, BBCA, SMGR, GGRM dan TLKM

IHSG pada penutupan perdagangan awal pekan, Senin (7/6/2021), ditutup zona hijau dengan meningkat 4,76 poin ke level 6.069,93.

EKONOMI | 7 Juni 2021

IHSG Ditutup Zona Hijau, Saham Grup MNC Paling Cuan

PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) kukuh di puncak top gainers setelah harga sahamnya melonjak 34,69%.

EKONOMI | 7 Juni 2021

Garuda Percepat Pengembalian Pesawat yang Belum Jatuh Tempo Masa Sewa

Hal ini merupakan langkah penting yang perlu dilakukan di tengah tekanan kinerja usaha imbas pandemi Covid-19.

EKONOMI | 7 Juni 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS