Tahun Ini Kemtan Targetkan Seluruh Desa Organik Ditjenbun Bersertifkat
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Tahun Ini Kemtan Targetkan Seluruh Desa Organik Ditjenbun Bersertifkat

Kamis, 10 Juni 2021 | 10:40 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Pertanian (Kemtan) pada tahun ini menargetkan desa organik yang sudah dibentuk direktorat jenderal perkebunan (ditjenbun) memperoleh sertifikat. Dengan demikian, maka produk-produk desa organik ini diakui masyarakat internasional sehingga memudahkan ekspor. Saat ini ada 150 desa pertanian organik berbasis komoditas perkebunan.

“Tahun ini kita fokus pada kelompok tani yang sudah kita bina, tidak lagi menambah kelompok tani baru," kata Direktur Perlindungan Perkebunan, Ditjenbun Kemtan Ardi Praptono, dalam keterangan tertulisnya Kamis (10/6/2021).

Dia mengatakan, sertfikasi organik akan meningkatkan kelas kelompok tani sekaligus menunjukkan bahwa pertanian organik sudah dilaksanakan. "Pasar produk organik setiap tahun semakin bertambah dan keuntungannya harga premium,” kata Ardi.

Sertifikasi organik dilaksanakan oleh lembaga sertifikasi organik yang sudah terakreditasi. Bantuan Ditjenbun adalah pembiayaan proses sertifikasinya. Ardi meyakini kelompok tani yang dibantu akan lolos sertifikasi organik karena bimbingan Ditjenbun dan dinas perkebunan telah menerapkan pertanian organik dengan benar.

Dia menjelaskan, pemerintah berupaya mendorong perkebunan berkelanjutan dengan mengedepankan aspek lingkungan. Produk perkebunan yang dikonsumsi dalam bentuk segar seperti kopi, teh, pala, lada, mete. "Permintaan organik cukup tinggi," kata dia.

Ardi mengatakan saat ini ada 150 desa pertanian organik berbasis komoditas perkebunan. Hal ini merupakan upaya membangun perkebunan berwawasan lingkungan termasuk memenuhi permintaan pasar terhadap produk perkebunan berkualitas, dan sehat untuk dikonsumsi. "Setiap desa pertanian organik diberi input berupa ternak, rumah kompos, alat pencacah dan pembuat kompos. Untuk mengendalikan penyakit maka petani diajari membuat pestisida nabati dari daun-daun tanaman di sekitarnya juga agen pengendali hayati," kata dia.

Secara terpisah, Agus Wahyudi dari Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan, Balitbangtan Kemtan menyatakan berkebun organik biayanya lebih tinggi dari konvensional, tetapi manfaatnya juga lebih banyak.

Menurut dia, menjual dalam bentuk komoditas sangat mudah. Ketika panen, dikeringkan, dan lempar ke pasar dalam bentuk curah sebagai produk organik, tanpa identitas. Sementara harga ditentukan oleh pembeli. “Saya masih melihat produk bersertifikat organik diekspor dalam bentuk curah. Di negara tujuan ekspor baru dikemas, diberi identitas sehingga nilai tambah ada pada pembeli,” katanya.

Pada konsumen rumah tangga, pasar produk organik adalah niche market yang bersedia membayar nilai tambah berupa produk yang sehat dan ramah lingkungan. Tidak setiap orang mampu menghargai ini dan bersedia membayar. "Pasarnya adalah ibu-ibu berpendidikan tinggi dan keluarga mapan karena harganya 50%-200% lebih tinggi," kata dia.

Adapun negara-negara yang produk organiknya berkembang dengan pesat adalah India, Meksiko, Etiopia dan Filipina.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kapuas Prima Coal Optimistis Penjualan Tumbuh 97%

Optimisme tersebut didukung rencana perseroan meningkatkan kapasitas produksi.

EKONOMI | 10 Juni 2021

Pelaku Pasar Cermati Target Investasi Rp 1.200 Triliun pada 2022

Perubahan target tersebut sejalan turunnya sektor konsumsi rumah tangga sebagai kontributor pertumbuhan ekonomi.

EKONOMI | 10 Juni 2021

Pabrik Indomie di Pakistan Mulai Beroperasi Akhir Tahun Ini

Indomie juga telah menguasai 90% pangsa pasar mi instan di Turki.

EKONOMI | 10 Juni 2021

Umat Islam Harus Jadi Terdepan Jaga Alam dari Krisis

Semua umat beragama terutama umat Muslim harus jaga alam dari krisis.

EKONOMI | 10 Juni 2021

Emas Antam Turun Jadi Rp 954.000 Per Gram

Untuk pecahan 500 gram sebesar Rp 447,320 juta.

EKONOMI | 10 Juni 2021

Awali Sesi, Rupiah Terkoreksi Sejalan Mata Uang Asia

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.250-Rp 14.255 per dolar AS.

EKONOMI | 10 Juni 2021

IHSG di Zona Hijau pada Awal Perdagangan

Pukul 09.10 WIB, indeks harga saham gabungan naik 27,3 poin (0,47%) menjadi 6.076.

EKONOMI | 10 Juni 2021

Agar UKM Tancap Gas, BGK Berkolaborasi dengan Kampus

BKG telah mengembangkan aplikasi teknologi yang dapat melakukan pembuatan laporan secara instan dan efisien untuk pelaku usaha yaitu Cerah SR Tool.

EKONOMI | 10 Juni 2021

IHSG Berpeluang Menguat, Ini Saham Pilihannya

Level support IHSG berada di 5.900, 5.742 dan level resiten berada di 6.113, 6.230.

EKONOMI | 10 Juni 2021

Penguatan IHSG Diperkirakan Berlanjut, Ini Rekomendasi Sahamnya

Secara teknikal IHSG perdagangan hari ini akan bergerak di rentang 6.2002 - 6.093.

EKONOMI | 10 Juni 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS