OJK: Ekonomi Digital Percepat Pertumbuhan Ekonomi
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

OJK: Ekonomi Digital Percepat Pertumbuhan Ekonomi

Kamis, 10 Juni 2021 | 20:23 WIB
Oleh : Novy Lumanauw / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengatakan, ekonomi digital akan mempercepat laju pertumbuhan ekonomi nasional, seiring berkembangnya berbagai platform digital, termasuk di sektor jasa keuangan.

“Banyak sekali platform digital yang berkembang di sektor keuangan. Dan, ini semua akan mendukung mempercepat pertumbuhan ekonomi kita di masa digital ini. Ini juga memperkuat daya saing kita sehingga Indonesia ini akan menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” kata Wimboh saat memberikan keterangan pers usai Rapat Terbatas mengenai Hilirisasi Ekonomi Digital yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi), di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (10/6/2021).

Ia mengatakan, potensi ekonomi digital Indonesia juga ditunjang oleh jumlah penduduk yang mencapai 272 juta jiwa dan wilayah Nusantara yang tersebar dari Sabang sampai Merauke.

Ia berharap para penyedia layanan digital dari dalam negeri mampu menangkap potensi tersebut sehingga tidak diambil oleh bangsa lain.

“Kami yakin ini suatu momentum yang harus kita dorong dan kita kembangkan, sehingga nanti yang menjadi backbone perekonomian kita ke depan adalah perekonomian yang berbasis digital,” ujarnya.

Ia memaparkan, sejak tahun 2017, OJK telah mencanangkan percepatan transformasi digital di sektor jasa keuangan.

“Ini semua kebijakan OJK sejak tahun 2017 sudah kita canangkan untuk mempercepat mentransformasi bisnis sektor keuangan ini ke arah digital. Karena apa? Karena ini persaingan global, mau tidak mau harus berbasis digital,” ujarnya.

Menurut Wimboh, OJK telah memiliki rencana induk (master plan) untuk mendigitalisasi sektor jasa keuangan, sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari perkembangan digitalisasi ekonomi nasional.

“Kita ketahui bahwa sekarang ini orang kalau mau transfer uang enggak usah pergi ke bank. Ini bentuk dari produk digital di perbankan. Di samping itu, kita kalau mau kredit sekarang sudah kita arahkan terutama kredit-kredit yang mikro, kecil, menengah tidak usah harus datang secara fisik,” jelas Wimboh.

Digitalisasi, lanjutnya, akan mempermudah dan memberikan pelayanan yang lebih baik, murah, cepat, serta dapat menjangkau kawasan yang lebih jauh.

“Kita yakin dengan digital ini sektor keuangan akan menjangkau nasabah yang lebih banyak lagi, bahkan dengan ongkos yang lebih murah. Ini akan memberikan sumbangan ya pertumbuhan ekonomi kita yang lebih cepat dan lebih besar.” ujarnya.

Wimboh juga mengungkapkan berbagai jasa keuangan berbasis digital atau fintech terus tumbuh dan berkembang. Salah satunya, yang saat ini marak, adalah jasa peminjaman melalui fintech peer to peer (P2P) lending atau fintech lending.

“Sekarang ini lending tidak hanya diberikan oleh lembaga keuangan maupun oleh bank tapi bisa dilakukan oleh peer to peer. Jumlah yang diberikan pinjaman melalui P2P ini sudah besar sekali, yaitu Rp194,1 triliun,” katanya.

Sampai saat ini, total jumlah penyelenggara fintech lending yang terdaftar dan berizin di OJK telah mencapai sekitar 146 perusahaan. Selain itu, masih terdapat entitas yang belum terdaftar dan berizin. “Yang ilegal banyak sekali dan tentunya akan kami tertibkan untuk semua itu memenuhi peraturan,” ujar Wimboh. Selain fintech lending, ungkap Wimboh, terdapat juga jasa penawaran efek melalui layanan urun dana berbasis digital atau securities crowdfunding.

“Jadi anak-anak muda yang belum mempunyai credit record di bank ya silahkan mengeluarkan surat utang melalui pasar modal yang kita sebut securities crowdfunding, terutama apabila sudah mempunyai proyek-proyek terutama proyek dengan pemerintah,” kata Wimboh.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Dorong UMKM Masuk Ekosistem Digital, Pemerintah Terapkan Strategi Jemput Bola

Pemerintah akan menerapkan strategi jemput bola untuk mendorong para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) secepatnya memasuki ekosistem digital.

EKONOMI | 10 Juni 2021

OJK: Ekonomi Digital Percepat Pertumbuhan Ekonomi

Ekonomi digital akan mempercepat laju pertumbuhan ekonomi nasional, seiring berkembangnya berbagai platform digital, termasuk di sektor jasa keuangan.

EKONOMI | 10 Juni 2021

Solusi Sinergi Digital Anggarkan Capex Rp 400 Miliar Tahun Ini

Capex Solusi Sinergi Digital sebesar Rp 350 miliar digunakan perseroan untuk pembangunan fiber optic di jalur kereta api PT Kereta Api Indonesia.

EKONOMI | 10 Juni 2021

Kemhub Catat Pergerakan Logistik Nasional Tumbuh 7%

Kementerian Perhubungan (Kemhub) mencatat pergerakan logistik nasional pada kuartal I-2021 tumbuh sekitar 7% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

EKONOMI | 10 Juni 2021

Anggaran Dipangkas, Bina Marga Kempupera Batasi Program Baru

Direktorat Jenderal Bina Marga pada 2022 mendapatkan pagu indikatif sebesar Rp 39,7 triliun di mana Rp 37,3 triliun akan dialokasikan untuk program konektivitas

EKONOMI | 10 Juni 2021

Kempupera Akan Bangun 8 Bendungan dalam 2 Tahun

Kempupera tahun ini bakal membangun empat bendungan lanjutan dan empat bendungan baru pada 2022.

EKONOMI | 10 Juni 2021

Bank KB Bukopin Bidik Pertumbuhan Kredit 10%

Pemegang saham melakukan normalisasi untuk menyokong transisi dan pembenahan PT Bank KB Bukopin.

EKONOMI | 10 Juni 2021

Kolaborasi Bank Digital dan Fintech Dorong Peningkatan Inklusi Keuangan

Target pasar fintech dan bank digital adalah masyarakat yang tergolong underbanked dan unbanked.

EKONOMI | 10 Juni 2021

Program Padat Karya Bidang Permukiman Serap 119.018 Tenaga Kerja

Ditjen Cipta Karya Kempupera pada tahun anggaran 2021 mendapat alokasi sebesar Rp5,29 triliun untuk program padat karya tunai (PKT).

EKONOMI | 10 Juni 2021

Bank Mandiri Fasilitasi Pembelian Rumah Adhi City Sentul

Bank Mandiri memberikan kemudahan cara bayar yang cukup panjang untuk konsumen Adhi City Sentul.

EKONOMI | 10 Juni 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS