Kadin Sebut Dampak Kebijakan Harga Gas US$ 6 Perlu Dievaluasi
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kadin Sebut Dampak Kebijakan Harga Gas US$ 6 Perlu Dievaluasi

Jumat, 11 Juni 2021 | 05:53 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com – Setelah lebih 1 tahun diberlakukan pemerintah, kebijakan harga gas US$ 6 per million british thermal unit (MMBTU) kepada tujuh industri tertentu dinilai belum memberikan dampak signifikan.

“Ini sudah setahun, apa yang dikerjakan, mana hasilnya. Kita harus ekspansi, kalau enggak kita balik lagi jalani bisnis as usual,” ujar Wakil Komite Tetap Industri Hulu dan Petrokimia Kadin Indonesia, Achmad Widjaja, Jumat (11/6/2021).

Kebijakan harga gas sebesar US$ 6 per MMBTU tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 40 Tahun 2016 tentang Penetapan Harga Gas Bumi. Perpres tersebut kemudian diturunkan dalam Permen ESDM Nomor 8 Tahun 2020 tentang Cara Penetapan Pengguna dan Harga Gas Bumi Tertentu di Bidang Industri. Adapun aturan teknisnya dituangkan dalam Kepmen ESDM Nomor 89 K/10/MEM/2020 tentang Pengguna dan Harga Gas Bumi Tertentu di Bidang Industri.

Dalam Kepmen 89 ESDM itu disebutkan tujuh sektor industri yang memperoleh gas dengan harga khusus USD6 per MMBTU yakni industri pupuk, petrokimia, oleokimia, baja, keramik, kaca dan industri sarung tangan karet. Berdasarkan aturan itu, skema harga ini berlangsung dari 2020 sampai 2024.

Namun menurut Achmad, sudah lebih dari 1 tahun kebijakan harga gas US$ 6 per MMBTU dijalankan, belum terlihat ketujuh industri itu melakukan inovasi, meningkatkan daya saing, dan memberikan multiplier effect seperti yang diharapkan. Evaluasi ini perlu dilakukan sesegera mungkin, dan tidak perlu menunggu sampai 2024. Pasalnya jika kebijakan ini diberlakukan terlalu lama tanpa memberi dampak ekonomi yang sepadan, maka negara akan semakin dirugikan. Maklum, dengan penetapan harga US$ 6 per MMBTU pendapatan pemerintah dari penjualan gas menurun drastis.

Untuk mengurangi potensi kerugian negara, Achmad meminta Kementerian ESDM mengawasi industri-industri mana saja yang sudah memanfaatkan fasilitas gas murah tersebut, dan mana yang belum. Selain itu memastikan bahwa penyerapannya optimal dan merata, terhadap tujuh sektor industri yang termaksud dalam aturan.

Selain Kementerian Perindustrian, stakeholder terkait seperti Kementerian ESDM, Kementerian BUMN dan Kementerian Keuangan juga perlu duduk bersama dan melakukan evaluasi terhadap regulasi harga gas industri ini. Apakah dampak yang diharapkan sudah sesuai atau sebaliknya. Sebab penentuan harga gas ini terkait dengan pengembangan industri dan pendapatan negara sehingga perlu dibahas bersama.

Pengamat Energi Mamit Setiawan sependapat dengan Kadin. Harga gas untuk industri tertentu yang akan diberlalukan sampai 2024 harus segera dievaluasi. Untuk mengukur dampak dari kebijakan tarif ini bisa dipantau dari kinerja produk ketujuh industri yang mendapat perlakuan khusus tersebut. Misalnya penjualannya apakah meningkat, termasuk di dalamnya serapan tenaga kerja baru dan dampaknya terhadap pembayaran pajak kepada negara.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Bursa Eropa Bervariasi di Tengah Kenaikan Inflasi AS

Stoxx 600 pan-Eropa ditutup sedikit menguat. Saham telekomunikasi naik 1,2%, sementara saham perjalanan turun 1,2%.

EKONOMI | 11 Juni 2021

OJK Dukung Ekonomi Digital Melalui Transformasi Jasa Keuangan

Persaingan global saat ini menuntut transformasi digital di dalam setiap lini kehidupan.

EKONOMI | 11 Juni 2021

Sun Paper Source Ekspor Tisu ke Australia hingga AS

Sun Paper Source mengekspor sebelas kontainer berisi 136,3 ton tisu senilai US$ 134.000 ke Malaysia, Amerika Serikat (AS), Australia dan Jamaika

EKONOMI | 10 Juni 2021

K-Link Indonesia Luncurkan K-Mart Online Store untuk Lindungi Konsumen

K-Link meluncurkan K-Mart Online Store, aplikasi belanja yang akan mempermudah konsumen berbelanja produk-produk K-Link. K-mart diluncurkan agar konsumen mendapatkan produk yang dijamin keasliannya sehingga manfaat produknya terpercaya.

EKONOMI | 10 Juni 2021

Wujudkan Daya Saing Global, Kemperin Akselerasi Penerapan Industri Hijau

Kemperin bertekad untuk terus mendorong seluruh sektor manufaktur di Indonesia dalam penerapan prinsip industri hijau.

EKONOMI | 10 Juni 2021

PSI Pertanyakan Rencana Pengenaan PPN Sembako

Juru Bicara m Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Andre Vincent Wenas mempertanyakan rencana pengenaan PPN untuk sembako.

EKONOMI | 10 Juni 2021

Bangun Kemandirian IKM, Pemkot Tangerang Gandeng Indomaret

Pemerintah Kota Tangerang terus berupaya meningkatkan kemandirian para pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM).

EKONOMI | 10 Juni 2021

Targetkan 42 Mitra10 Hingga Akhir 2021, CSAP Ekspansi ke Banjarmasin

Mitra10 Banjarmasin merupakan superstore Mitra10 ke-39 di Indonesia sekaligus yang pertama berlokasi di Kalimantan Selatan.

EKONOMI | 10 Juni 2021

Kemperin Dukung IKM Berdaya Saing dan Berorientasi Lingkungan

Industri Kecil dan Menengah (IKM) diakui memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional.

EKONOMI | 10 Juni 2021

Sejumlah Fakta Menarik di Balik El Salvador Legalkan Bitcoin

El Salvador secara resmi membuat sejarah dengan menjadi negara pertama di dunia yang menerima Bitcoin sebagai alat pembayaran sah.

EKONOMI | 10 Juni 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS