Indofarma Optimistis Target Ekspor Rp 22 Miliar Tercapai
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Indofarma Optimistis Target Ekspor Rp 22 Miliar Tercapai

Jumat, 11 Juni 2021 | 16:33 WIB
Oleh : Lona Olavia / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Indofarma Tbk (INAF) melepas produk ekspor sebanyak empat unit kontainer 40 feet dengan tujuan Karachi untuk kebutuhan pasar di Afghanistan.

Direktur Utama Indofarma Arief Pramuhanto mengatakan, perseroan telah menjalin kerja sama dengan Hikmat Hanafi Ltd, yakni perusahaan distribusi farmasi yang berada di Afghanistan selama lebih dari 20 tahun. Adapun produk yang sudah diekspor terdiri dari obat ethical generik, ethical branded dan over the counter (OTC). Di mana, salah satu produk Pareto untuk Afghanistan adalah OBH Plus dan Indomag Syrup.

Beberapa daftar produk Pareto yang akan dikirim antara lain, OBH Plus Syrup dengan kapasitas 100 mililiter (ml) sebanyak 650.012 botol, Indomag susp 150 ml sebanyak 48.850 botol, dan Floxinaf 400 miligram (mg) sebanyak 9.300 kotak.

Arief menyebutkan, penjualan segmen produk obat pada tahun 2020 tercatat sebesar Rp 865,86 miliar, naik Rp 140,09 miliar atau 19,30% dibandingkan tahun 2019 sebesar Rp 725,77 miliar. Peningkatan tersebut dipengaruhi oleh pertumbuhan nilai penjualan dari segmen ekspor sebesar 27,11% atau Rp 3,91 miliar dibandingkan dengan tahun 2019 senilai Rp 14,42 miliar menjadi Rp 18,33 miliar.

“Untuk target pasar ekspor tahun 2021 ini yakni sebesar Rp 22 miliar. Sedangkan permintaan kebutuhan (purchase order) yang telah kami terima hingga hari ini sudah sekitar Rp 23 miliar, sehingga diharapkan target tahun ini akan tercapai,” sebut dia dalam keterangan resmi, Jumat (11/6/2021).

Arief mengatakan, selain Afghanistan, ada beberapa negara tujuan ekspor yang saat ini telah berjalan antara lain Singapura, Kamboja dan Vietnam. Sedangkan yang dalam proses penjajakan yakni negara Irak. “Untuk sasaran negara berikutnya antara lain negara Azerbaijan, Nigeria, dan Timor Leste,” ucapnya.

Lebih lanjut, hingga akhir tahun ini, Indofarma menargetkan, penjualan bisa sebesar Rp 2,5 triliun, atau meningkat dari akhir 2020 sebesar Rp 1,7 triliun. Begitupun dengan laba bersih di angka Rp 40 miliar, naik dari posisi akhir 2020 Rp 27,58 miliar. ”Komposisinya tidak akan beda jauh di mana, 50%-55% berasal dari farma dan 45%-50% dari alat kesehatan,” sebut Arief.

Hingga kuartal I-2021, perseroan mencatatkan penjualan sebesar Rp 373,20 miliar, meningkat sebesar Rp 225,04 miliar atau 152% dibandingkan periode yang sama tahun 2020 sebesar Rp 148,16 miliar. Peningkatan Penjualan Bersih tersebut terutama ditopang dari penjualan segmen ethical sebesar Rp 191,87 miliar dan alat kesehatan sebesar Rp 175,49 miliar. Keberhasilan peningkatan penjualan tersebut berkontribusi positif pada pencapaian laba bersih perseroan Rp 1,8 miliar setelah mengalami kerugian bersih Rp 21,43 miliar pada periode yang sama tahun buku 2020.

”Perseroan meningkatkan kinerja penjualan pada kuartal I-2021 dengan strategi penjualan obat ethical dan alat kesehatan terkait Covid-19,” ujar Arief.

Sementara itu, emiten BUMN farmasi tersebut tengah menyiapkan tujuh proyek besar sebagai bagian dari upaya mengembangkan kemandirian produk alat kesehatan di Indonesia. Enam di antaranya merupakan proyek pengembangan produk dan satu sisanya proyek pendukung. Perseroan pun sudah menyiapkan dana untuk pembiayaan investasi sebesar Rp 169,86 miliar dan modal kerja Rp 30 miliar atau sekitar Rp 200 miliar.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Antusiasme Masyarakat pada Produk ETF Meningkat Pesat

Meskipun pemahaman komprehensif konsep investasi masih terus berkembang, antusiasme masyarakat pada produk ETF sudah meningkat pesat.

EKONOMI | 11 Juni 2021

Kurs Rupiah Menguat terhadap Sejumlah Mata Uang Dunia

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan sore hari ini, Jumat(11/6/2021), terpantau menguat ke kisaran Rp 14.188.

EKONOMI | 11 Juni 2021

Tidak Terpengaruh Sentimen Inflasi AS, Bursa Eropa Menguat

Indeks Stoxx600 naik 0,27%, DAX Jerman naik 0,05%, FTSE Inggris naik 0,51%, CAC Prancis naik 0,38%, FTSE MIB Italia naik 0,02%.

EKONOMI | 11 Juni 2021

Bursa Asia Mixed, Sensex India Ukir Rekor

Nikkei Tokyo turun 0,03%, indeks komposit Shanghai turun 0,58%, Hang Seng Hong Kong naik 0,36%, S&P/ASX 200 Australia naik 0,13%, Kospi Korsel naik 0,77%.

EKONOMI | 11 Juni 2021

Asing Borong Saham, IHSG Ditutup Melemah

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,2% ke 6.095,5 pada penutupan perdagangan hari ini, Jumat (11/6/2021).

EKONOMI | 11 Juni 2021

Kemhub Akan Beri Stimulus untuk Muatan Balik Tol Laut

Kementerian Perhubungan (Kemhub) akan memberikan stimulus berupa potongan tarif untuk muatan balik sebesar 50% dari tarif muatan berangkat tol laut.

EKONOMI | 11 Juni 2021

HUT Ke-8, Beritasatu.com Tingkatkan Kerja Kolektif

Beritasatu.com adalah ujung tombak dan tulang punggung ekosistem digital BSMH.

EKONOMI | 11 Juni 2021

Dalam 3 Tahun Terakhir, Transaksi Bursa Indonesia Tertinggi di ASEAN

menurut Bursa Efek Indonesia (BEI), lonjakan frekuensi transaksi mencapai rata-rata 1,2 juta transaksi per hari dan merupakan yang tertinggi di kawasan ASEAN.

EKONOMI | 11 Juni 2021

Miliki Aset Terbesar, PLN Kalahkan Pertamina dan 4 Bank BUMN

Berdasarkan laporan keuangan PLN pada tahun 2020 menunjukkan, aset BUMN itu mencapai Rp 1.589 triliun.

EKONOMI | 11 Juni 2021

Ekspansi, Temas Beli 13 Kapal Baru

PT Temas Tbk (TMAS) memperbesar kapasitas dengan akuisisi sebanyak 11 kapal baru untuk menangkap peluang angkutan laut lintas negara.

EKONOMI | 11 Juni 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS