Sri Mulyani: Selama Covid-19 Banyak Modal Asing Keluar dari Emerging Market
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Sri Mulyani: Selama Covid-19 Banyak Modal Asing Keluar dari Emerging Market

Senin, 14 Juni 2021 | 19:19 WIB
Oleh : Triyan Pangastuti / WBP

Jakarta, Beritasatu.com- Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengungkapkan selama Covid-19, aliran modal asing keluar (capital outflow) dari negara berkembang (emerging country) berlangsung lebih lama dibandingkan periode krisis keuangan global di 2008 lalu.

"Periode global financial crisis (krisis keuangan) aliran modal asing kembali ke negara emerging pada bulan keenam. Sementara pada Covid-19 ini capital outflow belum kembali meskipun sudah memasuki bulan ke-15," ujarnya dalam rapat bersama Komisi XI DPR, Senin (14/6/2021).

Ia menjelaskan bahwa capital outflow disebabkan oleh dampak pandemi yang sifatnya berkelanjutan. Namu, ia memastikan aliran modal asing di Indonesia masih relatif stabil dan terjaga, didukung prospek kinerja ekonomi yang terus menunjukkan tren perbaikan. Selain itu, tingkat imbal hasil surat berharga negara (SBN) masih menarik bagi investor. "Kalau kita lihat di Indonesia masih relatif dalam kondisi terjaga," ucapnya.

Adapun sejak periode Januari 2020 atau masa awal kemunculan Covid-19, investor asing di pasar modal membukukan jual bersih (net sell) Rp 125,6 triliun, hingga 10 Juni 2021. Angka ini lebih tinggi dibandingkan outflow di pasar Surat Berharga Negara (SBN). Catatan Bank Indonesia (BI), investor asing mencatat beli bersih (net buy) sebesar Rp 14,65 triliun dari awal tahun hingga 10 Juni 2021.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo mengatakan bahwa, beberapa risiko yang masih terus dicermati yakni kondisi ekonomi global seperti Amerika Serikat (AS) yang diproyeksi akan pulih lebih cepat. Hal ini sejalan dengan suksesknya vaksinasi sehingga mengerek ke inflasi. Adapun stimulus fiskal AS yang besar menyebabkan kenaikan US Treasury meningkat signifikan hingga 1,6% dari sebelumnya 1,2% -1,3%. "Ini berdampak pada stabilitas eksternal kita yakni terjadi capital outflow,” tuturnya.

Perry menjelaskan bahwa BI bersama Menteri Keuangan terus berkoordinasi merumuskan langkah stabilitas tidak hanya berkaitan dengan nilai tukar, tetapi stabilisasi SBN. “Tidak dipungkiri ini berdampak pada depresiasi rupiah juga kenaikan obligasi SBN kita tapi lebih manageable. Ke depan yang harus dipantau barangkali beberapa isu global,” tuturnya.

Selain itu, Perry juga masih terus mengamati kenaikan kasus Covid-19 yang dapat mengganggu mobilitas dan kinerja korporasi. “Sehingga rambatan ke stabilitas sistem keuangan perlu kita antisipasi," tuturnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Astra Financial Relaksasi Kredit Pembiayaan Senilai Rp 31 Triliun

Astra Financial, Transportation & Logistic (AFTL) telah melaksanakan kebijakan relaksasi kredit sebesar Rp 31 triliun kepada lebih dari 1 juta pelanggan.

EKONOMI | 14 Juni 2021

Kimia Farma Diagnostika dan Itama Ranoraya Kerja Sama Penyediaan Alat Uji Swab Antigen

Kerja sama PT Kimia Farma Diagnostika dan PT Itama Ranoraya bertujuan menjamin ketersediaan alat swab antigen guna mendukung pelayanan publik sehari-hari.

EKONOMI | 14 Juni 2021

Arli: Bali Bisa Kembangkan Kembali Rumput Laut

Terpuruknya perekonomian Bali selama pandemi berimbas pada kesejahteraan masyarakat lokal.

EKONOMI | 14 Juni 2021

Pemerintah Bertekad Pacu Produktivitas dan Daya Saing Industri Elektronik

Pemerintah terus memacu produktivitas dan daya saing industri elektronik sehingga dapat memberikan kontribusi signfikan bagi perekonomian nasional.

EKONOMI | 14 Juni 2021

BP2MI-Pemprov Sulsel Kolaborasi Atasi Pekerja Migran Indonesia

BP2MI dan Pemerintah Provinsi Sulsel berkolaborasi mengatasi pekerja migran asal Sulsel.

EKONOMI | 14 Juni 2021

Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika Buka Lapangan Kerja Baru

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika ini akan membuka lapangan kerja baru, memiliki potensi bisnis luar biasa.

EKONOMI | 14 Juni 2021

Industri Sawit Mampu Angkat Nilai Tambah Ekonomi

Pemerintah melakukan banyak hal terkait pengembangan industri sawit.

EKONOMI | 14 Juni 2021

Awal Pekan, FREN dan BBRI Jadi Saham Paling Aktif

Saham PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) ditransaksikan hingga 3,8 miliar saham pada perdagangan Senin (14/6/2021).

EKONOMI | 14 Juni 2021

Saham BBRI Jadi Favorit Asing Hari Ini

Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) jadi favorit investor asing setelah dikoleksi sebanyak Rp 256,6 miliar, pada perdagangan Senin (14/6/2021).

EKONOMI | 14 Juni 2021

Kasus Covid-19 Meningkat, Sejumlah Kadin Provinsi Ingin Munas Ditunda

Selain kasus Covid-19 yang melonjak, fasilitas di Kendari juga terbatas.

EKONOMI | 14 Juni 2021


TAG POPULER

# Sodetan Ciliwung


# Malaysia Pulangkan Pekerja Indonesia


# Dinar Candy


# Bendera Putih


# Covid-19



TERKINI

Positif Covid-19, Ahli Anestesi RS Balikpapan dr Syukriati Meninggal Dunia

NASIONAL | 14 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS