Realisasi Anggaran PEN Per 11 Juni Rp 219,65 Triliun, Buat Apa Saja?
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Realisasi Anggaran PEN Per 11 Juni Rp 219,65 Triliun, Buat Apa Saja?

Selasa, 15 Juni 2021 | 14:05 WIB
Oleh : Triyan Pangastuti / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyebutkan realisasi anggaran pemulihan ekonomi nasional (PEN) telah mencapai 31,4% yakni Rp 219,65 triliun dari pagu tahun ini Rp 699,43 triliun per 11 Juni 2021.

“PEN terus memberi stimulus fiskal kepada sektor yang memiliki multiplier effect,“ katanya dalam Webinar BPK RI Seri II di Jakarta, Selasa (15/6/2021).

Secara terinci, anggaran PEN Rp 219,65 triliun meliputi bidang kesehatan mencapai Rp 35,41 triliun terdiri dari program diagnostic Rp 240 miliar triliun, therapeutic Rp 15,89 triliun, vaksinasi Rp 8,42 triliun, penelitian dan komunikasi Rp 5 miliar, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Rp 660 miliar, bantuan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Rp 260 miliar, insentif perpajakan kesehatan Rp 3,09 triliun, serta penanganan kesehatan lainnya di daerah Rp 6,83 triliun.

Kemudian untuk program perlindungan sosial yang mencapai Rp 64,04 triliun terdiri atas program keluarga harapan (PKH) Rp 13,96 triliun, Kartu Sembako Rp 17,3 triliun, bantuan sosail tunai (BST) Rp 11,94 triliun, Kartu Prakerja Rp 9,85 triliun, diskon listrik Rp 4,74 triliun, BLT Desa Rp 3,91 triliun, serta subsidi kuota Rp 2,33 triliun.

Program prioritas Rp 37,1 triliun meliputi padat karya K/L Rp 10,9 triliun, pariwisata Rp 1,27 triliun, ketahanan pangan Rp 11,3 triliun, information communication technology (ICT) Rp 3,09 triliun, kawasan industri Rp 530 miliar, fasilitas pinjaman daerah Rp 10 triliun, program prioritas lainnya Rp 10 miliar.

Realisasi dukungan UMKM dan korporasi sebesar Rp 41,73 triliun terdiri atas BPUM Rp 11,76 triliun, IJP UMKM dan korporasi Rp 1,02 triliun, serta penempatan dana untuk restrukturisasi kredit perbankan Rp 28,95 triliun. “Pemerintah juga mendorong UMKM, di mana kontribusinya 61%, pemerintah mendorong banpres produktif usaha mikro, yang tahun lalu membantu 9,8 juta pelaku usaha mikro dan di tahun ini diperpanjang dan ditambah menjadi 12,8 juta usaha mikro,” tuturnya.

Bahkan realisasi kredit usaha rakyat (KUR) hingga 14 Juni 2021 sudah mencapai Rp 111,9 triliun dan ini 44,26% dari target yang sudah ditingkatkan menjadi Rp 253 triliun diberikan kepada 3,06 juta debitur.

Terakhir yakni insentif usaha Rp 41,73 triliun meliputi PPh 21 DTP Rp1,3 triliun oleh 90.200 wajib pajak (WP), PPh Final UMKM DTP Rp 310 miliar oleh 127.000 WP, serta PPnBM DTP kendaraan bermotor Rp 200 miliar dari lima WP.

Kemudian PPN DTP Perumahan Rp 60 miliar oleh 424 WP, pengurangan angsuran PPh 25 Rp 15,39 triliun oleh 68.900, pengembalian pendahuluan PPN Rp 7,25 triliun oleh 1.400 WP, serta penurunan tarif PPh Badan Rp 6,84 triliun.

Airlangga mengatakan pemerintah memastikan akan terus memonitor berbagai perkembangan akselerasi program pemulihan ekonomi nasional hingga akhir tahun. “Pemerintah terus memonitor kendala-kendala yang muncul sehingga diharapkan realisasi dapat terus di akselerasi,” tegasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Raih Obligasi Rp 500 Miliar, Adhi Commuter Properti Kebut Proyek di Kawasan TOD

Dana hasil obligasi Adhi Commuter Properti untuk pengembangan TOD Adhi City Sentul tahap 3 dan untuk Oase Parjk di Tangerang.

EKONOMI | 15 Juni 2021

Gelar Talkshow dengan Arya Sinulingga, PPI Bahas Cara Tingkatkan Kemampuan Komunikasi

PPI menyelenggarakan talkshow bersama Staf Khusus III Menteri BUMN, Arya Sinulingga, dengan tema Upgrade Your Communication Skill.

EKONOMI | 15 Juni 2021

BPK Susun Tinjauan Masa Depan di Tengah Ketidakpastian

BPK memerlukan data informasi dan insight yang holistik, integratif lintas sektor, tematik serta mendalam.

EKONOMI | 15 Juni 2021

Ketidakpastian Masih Tinggi, BPK Susun Foresight

BPK tengah menyusun arah kebijakan inisiatif strategis peningkatan kapasitas dan foresight BPK yang masuk dalam rencana implementasi Renstra 2020 hingga 2024.

EKONOMI | 15 Juni 2021

Penjualan Cemerlang, Uni-Charm Berhasil Balikan Rugi Jadi Untung.

Pendapatan yang bertumbuh 2,78% menjadi Rp 2,10 triliun dari sebelumnya Rp 2,04 triliun.

EKONOMI | 15 Juni 2021

Digital Edge Resmi Jadi Pemegang Saham Mayoritas Indonet

Setelah akuisisi ini, maka Indonet dikendalikan sepenuhnya Digital Edge Limited dengan kepemilikan 59,1%.

EKONOMI | 15 Juni 2021

Antisipasi Bencana, Pemerintah Bangun Pengendali Banjir di DAS Bali

Program penataan dan normalisasi sungai tersebut bertujuan mengurangi risiko bencana banjir.

EKONOMI | 15 Juni 2021

Mei 2021, Upah Riil Buruh Tani Turun 0,07%

Upah nominal harian buruh tani nasional naik sebesar 0,14% pada Mei dari April 2021. Sedangkan upah riil buruh tani mengalami penurunan sebesar 0,07%.

EKONOMI | 15 Juni 2021

Kepala BPS: Faktor Musiman Picu Penurunan Ekspor-Impor Mei 2021

Setiap tahunnya selalu terjadi penurunan ekspor dan impor pascaramadan dan Lebaran. Namun setelah itu, kinerja ekspor-impor diyakini akan kembali naik.

EKONOMI | 15 Juni 2021

Sesi I IHSG Melemah, Ini 5 Saham Paling Cuan

Harga MTWI menguat 23,85%, NPGF naik 23,43%, ICON meningkat 13,46%, TPIA melonjak 7,83%, JSKY terangkat 7,14%.

EKONOMI | 15 Juni 2021


TAG POPULER

# PPKM Level 4 Diperpanjang


# Greysia Polii


# Akidi Tio


# Olimpiade Tokyo


# Jokowi



TERKINI

IHSG Ditutup Menguat di Tengah Koreksi Bursa Asia

EKONOMI | 6 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS