Pemulihan Ekonomi Berlanjut, Bank Commonwealth Rekomendasi Perbesar Portofolio Saham
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pemulihan Ekonomi Berlanjut, Bank Commonwealth Rekomendasi Perbesar Portofolio Saham

Rabu, 16 Juni 2021 | 09:54 WIB
Oleh : Prisma Ardianto / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Sejumlah indikator mendorong Bank Commonwealth meyakini pertumbuhan ekonomi Indonesia berlanjut di kuartal II-2021. Oleh karena itu, para nasabah sekaligus investor direkomendasikan untuk memperbesar portofolio investasi pada instrumen saham dan reksa dana saham untuk beberapa waktu ke depan.

"Kita lihat bahwa tahun 2021 menjadi tahun pemulihan ekonomi. Kita melihat bahwa PMI sudah di atas 50 yang menunjukkan adanya ekspansi, indeks keyakinan konsumen juga naik di atas 100. Termasuk adanya peningkatan penjualan mobil karena adanya stimulus. Dari info-info tersebut kami merekomendasikan meningkatkan portofolio saham dan reksa dana saham dibandingkan kelas aset obligasi," ungkap Chief of Retail & SME Business Commonwealth Bank Ivan Jaya pada acara Hot Economy di Beritasatu TV, Selasa (15/6/2021).

Dia pun menjelaskan, para investor memang sudah seharusnya melakukan diversifikasi investasi sebagai bentuk meminimalisir risiko volatilitas pasar. Apalagi kondisi pandemi mendorong ketidakpastian masih tetap tinggi, baik dari sisi pertumbuhan ekonomi maupun pasar keuangan. Dalam hal ini, diversifikasi portofolio investasi menjadi begitu penting.

"Kita bedah beberapa portofolio aset, kalau dari sisi saham kita sudah melihat investor asing sudah mulai masuk ke pasar saham Indonesia. Sepanjang Mei 2021 ada sekitar Rp 2,6 triliun. Kita juga dengar akan ada GoTo yang akan IPO, dan akan memiliki kapitalisasi pasar sebesar US$ 40 miliar atau Rp 600 triliun, sehingga menjadikan GoTo menjadi emiten dengan kapitalisasi pasar kedua di IHSG. Harga komoditas juga meningkat seiring perbaikan ekonomi. Jadi kita bisa melihat kelas aset saham masih punya harapan," ungkap dia.

Dari sisi obligasi, sambung dia, volatilitas domestik dinilai lebih tangguh menghadapi volatilitas global karena dominasi kepemilikan asing terus menurun. Pada 2016-2019 rata-rata kepemilikan asing itu masih sekitar 45% dari total outstanding, saat ini sudah sekitar 27-30%, sehingga volatilitas obligasi kini bisa cukup terjaga.

Sedangkan untuk emas, melihat dampak melimpahnya likuiditas di Amerika yang terus mencetak uang, maka nilai mata uangnya cenderung melemah. Secara historis, melemahnya nilai tukar US Dollar itu memiliki korelasi negatif dengan harga emas. Sehingga ketika US Dollar melemah, harga emas bisa naik.

"Melihat kemungkinan itu, kita bisa pilah-pilah untuk mendiversifikasikan portofolio investasi untuk menyeimbangkan risk and return, untuk mencapai tujuan keuangan tanpa harus khawatir dengan kondisi pasar," ujar Ivan.

Dia juga memaparkan rekomendasi komposisi investasi berdasarkan profil risiko investor hingga semester II-2021. Untuk investor dengan profil risiko moderat disarankan memperbesar porsi saham menjadi 15%, pendapatan tetap 30%, dan pasar uang sebesar 50%. Untuk profil risiko agresif (growth), bisa meningkatkan porsi saham menjadi 65%, pasar uang di 15%, dan pendapatan tetap di posisi 20%.

Sementara itu, Presiden Direktur Batavia Prosperindo Aset Manajemen Lilis Setiadi mengungkapkan, pihaknya memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kisaran 4-5% di tahun 2021. Namun demikian, perbaikan ekonomi secara umum belum terjadi merata pada setiap sektor.

Oleh karena itu, setidaknya ada tiga hal utama yang perlu dicermati investor sampai dengan akhir tahun 2021 menyangkut keputusan investasi. Pertama, tentu kelanjutan dan perkembangan Covid-19, baik di secara domestik maupun global. Hal tersebut berkaitan langsung dengan aktivitas masyarakat yang memacu pertumbuhan ekonomi.

Kedua, adalah pertumbuhan ekonomi di Amerika, terutama titik fokus pada peningkatan inflasi dan lapangan pekerjaan. "Apabila inflasi mencapai titik tertentu yang dinilai tinggi dan konsisten dan lapangan pekerjaan mencapai titik optimal, gabungan kedua faktor itu akan sangat menjadi trigger yang sangat berpengaruh untuk The Fed mulai kebijakan lebih lanjut dari sisi moneter. Tapering itu akan mulai diperbincangkan dan menjadi momok signifikan untuk pasar investasi," ungkap Lilis.

Ketiga, mesti melihat pertumbuhan ekonomi di Tiongkok. Pertumbuhan ekonomi Tiongkok atas keberhasilan penanganan pandemi Covid-19 tersebut tentu sangat layak dicermati, terutama jika terjadi perlambatan. "Tiga hal utama tadi saya rasa menjadi faktor utama, minimal sampai akhir tahun atau awal tahun 2021 untuk kita bisa melihat volatilitas di perekonomian global dan pasar keuangan kita," tandas dia.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

IHSG Berpotensi Menguat, Ini Rekomendasi Saham Hari Ini

Valbury Sekuritas merekomendasikan TLKM, GGRM, PGAS, SMGR, JSMR.

EKONOMI | 16 Juni 2021

IHSG Dibuka Melemah, Investor Tunggu Hasil Rapat BI dan the Fed

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah ke 6.073,1 pada awal perdagangan hari ini, Rabu (15/6/2021).

EKONOMI | 16 Juni 2021

Bundamedik, Induk Usaha DGNS Siap Melantai di Bursa

Bunda Medik Healthcare System (BMHS) memiliki ekosistem kesehatan terlengkap di tanah air.

EKONOMI | 16 Juni 2021

Fokus Pasar: Kinerja Ekspor dan Impor Indonesia

Neraca perdagangan Indonesia kembali mencatatkan surplus dagang pada akhir Mei 2021 sebanyak US$ 2,37 miliar

EKONOMI | 16 Juni 2021

Bursa Asia Mixed, Ekspor Jepang Tumbuh Sekitar 50%

Nikkei 225 Tokyo turun 0,2%, indeks komposit Shanghai turun 0,26%, Hang Seng Hong Kong turun 0,14%, S&P/ASX 200 naik 0,34%, Kospi Korsel naik 0,5%.

EKONOMI | 16 Juni 2021

Negosiasi Nuklir AS-Iran Alot, Harga Minyak Mentah Dunia Menguat

Harga minyak mentah Brent naik 1,55% ke US% 72,13 per barel. Sementara, WTI naik 1,75% ke US$ 72,12 per barel.

EKONOMI | 16 Juni 2021

Bursa Eropa Menguat, Investor Tunggu Rapat the Fed

Indeks Stoxx600 naik 0,11%, DAX Jerman naik 0,36%, FTSE Inggris naik 0,36%, CAC Prancis naik 0,35%, FTSE MIB Italia turun 0,08%

EKONOMI | 16 Juni 2021

Wall Street Ditutup Melemah Jelang Rapat the Fed

Dow Jones Industrial Average turun 0,27%, S&P 500 turun 0,2%, dan Nasdaq turun 0,71%.

EKONOMI | 16 Juni 2021

Makin Kondusif, Laba Emiten Diramal Tumbuh 20-25%

Secara agregat adanya ruang pertumbuhan Earning Per Share (EPS) atau laba per saham emiten akan tumbuh sebesar 20%-25% pada tahun 2021

EKONOMI | 15 Juni 2021

Kuartal I, Darya Varia Serap Capex Rp 26 Miliar

PT Darya Varia Laboratoria Tbk (DVLA) pada tahun ini mengalokasikan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp 134 miliar.

EKONOMI | 15 Juni 2021


TAG POPULER

# Perawatan Mobil


# UMKM


# Akidi Tio


# Pesawat Kepresidenan


# Greysia Polii



TERKINI

Perkuat Kolaborasi G20, Menkominfo Usulkan Kelompok Kerja Ekonomi Digital

DIGITAL | 8 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS