Ingin Naik Kelas, Bank MNC Incar Dana Rights Issue Rp 4 Triliun
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Ingin Naik Kelas, Bank MNC Incar Dana Rights Issue Rp 4 Triliun

Rabu, 16 Juni 2021 | 10:23 WIB
Oleh : Lona Olavia / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) optimistis dapat meraih dana dari aksi penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue senilai Rp 4 triliun. Langkah tersebut agar Bank MNC yang telah mendapat lisensi sebagai bank digital dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) langsung bisa masuk ke kategori bank umum kegiatan usaha (BUKU) III atau bank dengan modal inti di atas Rp 5 triliun. Sedangkan saat ini, Bank MNC masih berstatus bank BUKU II dengan modal di bawah Rp 5 triliun.

Direktur Utama MNC Investama Darma Putra mengaku, sejak mendapatkan lisensi dari OJK terkait digital banking, banyak perusahaan pengelola dana investasi (hedge fund) dan investor ritel yang sudah mengajukan minatnya terhadap Bank MNC. Namun, hingga saat ini, manajemen belum memutuskan siapa yang akan bergabung nanti.

“Setiap hari hampir 2-3 kali kami presentasi ke fund besar dan ritel juga, ke institusi lokal juga banyak. Tidak menutup kemungkinan kita akan mencari investor strategis seperti dari Jepang, karena minatnya luar biasa pada digital banking, seperti Marubeni, Sumitomo sudah berkali-kali datang. Terakhir kemarin juga ada fund besar yang fokusnya di investasi digital sudah datang ke kami dan kami presentasikan tentang rencana ke depan digitalisasi dari financial services under MNC Kapital,” ujarnya dalam Public Expose Insidentil PT MNC Investama Tbk (BHIT), Selasa (15/6).

Bank MNC diketahui menargetkan dapat menyelesaikan rencana aksi rights issue sebanyak 14,23 miliar saham pada Agustus 2021. Rencana aksi korporasi itu telah mendapatkan persetujuan pemegang saham dalam RUPSLB yang digelar 9 Juni 2021. Selanjutnya, perseroan menargetkan dapat mengantongi pernyataan efektif dari OJK pada 30 Juli 2021. Dalam informasi penawaran umum terbatas VIII (PUT VIII), MNC Bank akan melakukan menerbitkan saham baru sebanyak-banyaknya 14,23 miliar saham seri B dengan nilai nominal Rp 50 per saham atau sebesar 33,33% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah PUT VIII.

HMETD ini diperdagangkan di BEI dan dilaksanakan mulai 16 Agustus 2021 sampai dengan 30 Agustus 2021. Pencatatan atas saham yang ditawarkan ini seluruhnya dilakukan pada BEI pada 14 Agustus 2021. Tanggal terakhir pelaksanaan HMETD adalah 30 Agustus 2021 di mana hak yang tidak dilaksanakan pada tanggal tersebut tidak berlaku lagi. Seluruh dana yang diperoleh dari PUT VIII setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi akan dipergunakan seluruhnya untuk memperkuat struktur permodalan, memperluas kapasitas pinjaman MNC Bank secara digital dan akuisisi pengguna untuk mendukung pertumbuhan, dan mendukung pengembangan aplikasi MotionBanking.

MNC Investama atau Holding Grup MNC ini, jelas Darma juga akan menggelar rights issue sebanyak-banyaknya 12.952.851.616 lembar saham atau sebanyak-banyaknya 15,38% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor (tidak termasuk saham treasury) setelah terlaksananya penambahan modal dengan HMETD dengan nilai nominal Rp 100. Perseroan akan menggunakan dana rights issue antara lain sebesar US$ 148,73 juta atau setara dengan Rp 2,12 triliun untuk mengkonversi sebagian obligasi bersifat senior perseroan menjadi saham perseroan, dan sisanya akan digunakan untuk modal kerja.

Selain itu, MNC Investama juga akan menggelar private placement dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 778.042.132 saham dengan nilai nominal Rp 100. Jumlah itu sebanyak-banyaknya 1,15% dari seluruh saham yang telah disetor penuh dalam perseroan.

Adapun jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah dua aksi korporasi tersebut meningkat menjadi sebanyak-banyaknya 87.496.992.582 saham. Dampak dari dua aksi korporasi ini antara lain akan mengalami penurunan atau dilusi kepemilikan saham sebanyak-banyaknya 15,38% setelah rights issue dan 0,92% setelah private placement. ”Kami akan gelar RUPSLB pada 6 Juli 2021 meminta persetujuan pemegang saham untuk right issue,” pungkas Darma.

Kinerja Tumbuh
Sementara itu, terkait kinerja akhir tahun ini, MNC Investama ditargetkan bisa bertumbuh 15%-20% baik di sisi pendapatan maupun laba bersih. Kenaikan kinerja salah satunya didukung oleh berlangsungnya Piala Eropa Juni-Juli 2021 yang disiarkan langsung di jaringan televisi MNC Group.

”Piala Eropa akan meningkatkan kinerja kami, dengan pay TV karena kami jualan voucher dan free to air banyak yang menonton, pengiklan utama akan masuk. Sehingga dengan adanya Euro Cup akan ada tambahan revenue yang signifikan,” sebut Darma.

Adapun untuk menggapainya, emiten milik taipan Hary Tanoesoedibjo ini menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar US$ 60 juta untuk di bisnis media. Lalu US$ 20 juta untuk meningkatkan kapasitas digital bisnis di lini financial services.

Di sisi lain, anak usaha dari PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV), PT Asia Vision Network (AVN) diharapkan Darma bisa melakukan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham di Bursa Nasdaq, Amerika Serikat pada Agustus mendatang. Pencatatan ini akan dilakukan melalui perusahaan akuisisi bertujuan khusus atau Special Purpose Acquisition Company (SPAC).

Dari aksi ini nantinya perusahaan akan mendapatkan dana segar US$ 135 juta. Dana ini akan digunakan perusahaan untuk pembangunan jaringan broadband serat optik, pengembangan konten dan penyempurnaan sistem dan teknologi aplikasi OTT.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

IHSG Berpotensi Menguat, 5 Saham Ini Layak Dikoleksi

Agar tetap cuan, Valbury Sekuritas Indonesia menyarankan para investor untuk cermati saham BBRI, PGAS, TINS, ANTM, PTPP.

EKONOMI | 27 September 2021

Kompak, IHSG Menguat Seiring Bursa Asia

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 0,1% ke 6.151 pada awal perdagangan hari ini, Senin (27/9/2021).

EKONOMI | 27 September 2021

Fokus Pasar: Nasib Moratorium Sawit Indonesia

Pelaku pasar di awal pekan cermati mengenai perizinan moratorium sawit yang menentukan arah laju saham komoditas terkait.

EKONOMI | 27 September 2021

Bursa Asia Mixed Jelang Rilis Data Industri Tiongkok

Nikkei naik 0,36%, Topix naik 0,57%, S&P/ASX 200 Australia naik 0,17%, dan Kospi Korsel turun 0,12%.

EKONOMI | 27 September 2021

Imbal Hasil SUN Diproyeksi Naik Dipengaruhi Sentimen Tapering The Fed

Harga Surat Utang Negara (SUN) pada pekan ini diperkirakan mengalami penurunan, sementara imbal hasil menguat.

EKONOMI | 26 September 2021

QRIS Jadi Sarana UMKM Masuk ke Ekosistem Digital

Dari 10,45 juta pengguna QRIS saat ini, sebanyak 96% adalah UMKM dan ditargetkan angkanya terus bertambah.

EKONOMI | 26 September 2021

Pasca-Rights Issue, Aset BRI Terbesar di Indonesia

Rights issue BRI bernominal jumbo dilakukan untuk mendanai holding ultramikro (UMi).

EKONOMI | 26 September 2021

ACC Syariah Permudah Masyarakat Tunaikan Ibadah Haji

ACC Syariah Haji juga memberikan pendampingan pengurusan hingga mendapatkan nomor porsi haji.

EKONOMI | 26 September 2021

Ini Upaya Kemenhub Tingkatkan Konektivitas ke Asmat Papua

Kemenhub untuk terus meningkatkan konektivitas dari dan ke Kabupaten Asmat, Papua.

EKONOMI | 26 September 2021

Jadi Movement Manager BBI, KKP Sandingkan Olahan Ikan dengan Kopi

Pada September 2021 gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) dipusatkan di Aceh dengan KKP sebagai pengelola gerakan.

EKONOMI | 26 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Update Covid-19


# Lionel Messi


# Kebakaran Lapas Tangerang


# SUN



TERKINI
MNC Investama Jalin Kolaborasi Layanan Cloud dengan Amazon Web Services

MNC Investama Jalin Kolaborasi Layanan Cloud dengan Amazon Web Services

EKONOMI | 22 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings