Gapki: Jangan Sembarangan Pasang Label “No Palm Oil”
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Gapki: Jangan Sembarangan Pasang Label “No Palm Oil”

Kamis, 17 Juni 2021 | 15:51 WIB
Oleh : Heru Andriyanto / HA

Jakarta, Beritasatu.com – Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) menyesalkan masih adanya sejumlah perusahaan makanan yang menggunakan label “no palm oil” atau “tanpa minyak sawit” dalam kemasan produk mereka hanya karena ikut-ikutan atau untuk keperluan marketing semata.

Bagi Gapki, pelabelan seperti itu merupakan salah satu bentuk kampanye negatif dan sangat merugikan industri sawit di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Gapki Joko Supriyono dalam pertemuan virtual dengan awak media, Kamis (17/6/2021).

Joko mengatakan bahwa Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sudah mengatur soal pelabelan, di mana disebutkan bahwa label makanan harus mencantumkan apa adanya kandungan produk tersebut, tidak ditambah-tambahi atau dikurangi.

“Misalnya label 'no palm oil’, itu pelanggaran,” kata Joko, sembari mencontohkan salah satu merek coklat yang diproduksi di Bali.

“Kita langsung laporkan ke BPOM untuk diberesin, tetapi karena sudah banyak produknya yang dicetak maka [tulisan itu] ditutup pakai selotip,” imbuhnya.

Berdasarkan data, minyak sawit berkontribusi besar pada surplus perdagangan luar negeri Indonesia setiap tahun.

Tahun lalu, ketika neraca perdagangan Indonesia menghasilkan surplus US$ 21,7 miliar, total ekspor sawit dan produk olahannya mencapai US$ 22,97 miliar.

Selain itu, industri minyak sawit juga menjadi tulang punggung program pemerintah untuk mendorong penggunaan biodiesel dan mengurangi ketergantungan pada minyak fosil melalui proyek B-30 -- di mana 30% bahan bakar diesel adalah minyak nabati.

Program ini akan ditingkatkan menjadi B-40 atau 40% kandungan bahan bakar nabati.

Juga, keanggotaan GAPKI sebagian meliputi badan usaha milik negara bidang perkebunan, sehingga industri ini memiliki kepentingan nasional yang strategis.

“Mereka tidak paham bahwa makna ‘no palm oil’ bagi mereka dan kita itu tidak sama. Bagi kita itu mejelekkan industri, dan negatif buat kita. Bagi mereka lebih ke keperluan marketing, bukan esensinya,” ulas Joko.

“Di Jogja [Yogyakarta] yang namanya coklat Monggo juga begitu, dengan bangga menuliskan ‘no palm oil’, tetapi sudah kita tertibkan,” ujarnya.

Dia menambahkan edukasi soal pelabelan ini tetap diperlukan karena masih banyak produsen makanan yang belum mengerti tentang makna pelabelan ini bagi kepentingan industri sawit di Indonesia.

Label ‘no palm oil’ dikampanyekan oleh negara-negara Barat yang menuduh industri sawit sebagai penyebab utama deforestasi di Indonesia dan Malaysia. Tuduhan ini sudah dibantah oleh pemerintah dua negara, dengan data bahwa perluasan lahan perkebunan kelapa sawit tidak berkontribusi signifikan pada deforestasi dan penerbitan regulasi yang melarang keras pembukaan lahan perkebunan di kawasan hutan lindung.

“Biasanya jika ada label seperti itu [di perusahaan Indonesia] pasti ada orang asingnya,” kata Joko.

Bukan hanya soal label makanan, kampanye negatif terhadap sawit di Indonesia juga sudah “diselundupkan” ke sekolah, paparnya.

Misalnya sebuah sekolah di Riau yang mengajarkan bahwa industri sawit adalah hal buruk buat Indonesia, atau sebuah sekolah internasional di Bali yang mengatakan sawit merusak dunia.

“Kita melalui Kementerian Pendidikan langsung kirim surat. Masa sekolah di Indonesia kurikulumnya seperti itu,” kata Joko.

“Irjennya langsung turun gunung minta direvisi semua itu. Dan kasus-kasus seperti ini bukan yang pertama,” tandasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

PBB Rilis Program Baru untuk Pacu Investasi SDGs di RI

PBB di Indonesia hari ini meluncurkan program kerja sama multipihak untuk pacu investasi SDGs.

EKONOMI | 3 Desember 2021

Bank DKI Salurkan Dana Beasiswa Pendidikan Rp 13,47 Miliar

Bank DKI dipercaya oleh Yayasan Beasiswa Jakarta sebagai mitra kolaborator penyaluran dana hibah sebesar Rp 13,47 miliar.

EKONOMI | 3 Desember 2021

Asya Raih 2 Penghargaan Indonesia Properti Awards 2021

Dua penghargaan yang diraih pada Indonesia Properti Awards 2021 menjadi pencapaian gemilang bagi Asya di penghujung tahun 2021.

EKONOMI | 3 Desember 2021

HCML Teken 3 Transaksi Jual-Beli Gas Selama Gelaran IOG 2021

HCML menandatangani tiga transaksi jual-beli gas bumi Lapangan MAC dengan Petrokimia Gresik, Inti Alasindo Energy, dan Bayu Buana Gemilang.

EKONOMI | 3 Desember 2021

Laba Bersih Kioson Tumbuh 113,4% di Kuartal III 2021

PT Kioson Komersial Indonesia Tbk (KIOS) berhasil mencatatkan laba bersih Rp 2,2 miliar pada akhir kuartal III 2021.

EKONOMI | 3 Desember 2021

Erick Thohir Wajibkan BUMN Tanam Pohon, Ini Respons KBI

Selain melakukan penanaman pohon, PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) atau KBI juga mempersiapkan diri sebagai lembaga kliring perdagangan karbon.

EKONOMI | 3 Desember 2021

Kadin Siapkan Road Map Indonesia Emas 2045

Kadin Indonesia menyiapkan Road Map To Indonesia 2045 dengan menguatkan tiga program utama.

EKONOMI | 3 Desember 2021

Jokowi Minta Kadin Detailkan Transformasi Ekonomi

Presiden Jokowi meminta dukungan Kadin untuk mendetailkan kebijakan-kebijakan pemerintah, utamanya yang akan menjadi fokus Indonesia pada Presidensi G-20.

EKONOMI | 3 Desember 2021

4 Klaster Sold Out, Familia Urban Siapkan Klaster Kelima

PT Timah Karya Persada Properti (Timah Properti), anak perusahaan BUMN PT Timah Tbk, mengembangkan proyek rumah tapak Familia Urban @Bekasi.

EKONOMI | 3 Desember 2021

Pengungkapan Informasi ESG Perbankan Belum Komprehensif

Bumi Global Karbon (BGK) telah menyelesaikan peninjauan atas pengungkapan faktor ESG pada laporan keberlanjutan perbankan nasional.

EKONOMI | 3 Desember 2021


TAG POPULER

# Kento Momota


# Prajurit Santri


# BWF World Tour


# Waskita Karya


# Omicron



TERKINI
Pemkot Bekasi Raih Penghargaan JDIHN dari Menkumham

Pemkot Bekasi Raih Penghargaan JDIHN dari Menkumham

MEGAPOLITAN | 13 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings