Gapki Usul Penetapan Harga Acuan Sawit Pakai Rupiah
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Gapki Usul Penetapan Harga Acuan Sawit Pakai Rupiah

Jumat, 18 Juni 2021 | 08:20 WIB
Oleh : Heru Andriyanto / HA

Jakarta, Beritasatu.com – Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) menyarankan agar pemerintah menggunakan mata uang rupiah dalam menetapkan harga acuan sawit.

Menurut Ketua Umum Gapki Joko Supriyono, selama ini reference price atau harga acuan sawit memakai dolar Amerika.

“Indonesia senangnya pakai harga dolar, kita dorong supaya kalau kita buat harga penetapan ya pakai harga Indonesia,” kata Joko dalam pertemuan virtual dengan awak media, Kamis (17/6/2021).

“Saya tidak tahu kenapa pemerintah masih senang pakai harga dolar,” imbuhnya.

Sebagai perbandingan, harga patokan sawit di bursa berjangka Malaysia Derivatives Index atau MDEX selalu memakai ringgit.

Pernyataan Joko ini menanggapi wacana agar Indonesia sebagai produsen sawit terbesar di dunia juga bisa menjadi sumber referensi harga sawit internasional.

Menurut Joko, harga sawit di mana pun sebetulnya relatif sama, karena yang membentuk harga adalah pasar.

“Sebagai produsen kita tidak bisa membuat harga, karena trasaksi terjadi di berbagai tempat,” jelas Joko.

Sebelumnya, BUMN yang membidangi jasa perdagangan dan lelang komoditas, PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (PT KPBN), menargetkan untuk menjadi referensi harga internasional bagi komoditas-komoditas unggulan Indonesia seperti sawit, karet, teh, gula dan molates.

Dua tahun lalu, KPBN mengadopsi nama baru agar lebih mudah dikenal di pasar internasional, yaitu Inacom yang merupakan kepanjangan dari Indonesian Commodity.

Joko membenarkan referensi harga dari KPBN merupakan komponen penting dalam penetapan harga ekspor.

“Contoh menentukan harga patokan ekspor bulanan itu 20% dari harga di Rotterdam, 60% harga KPBN, dan 20% harga MDEX Malaysia, tetapi lalu di-convert ke dolar lagi,” kata Joko.

“Kita terus kasih masukan paling tidak untuk harga patokan kita mestinya pakai rupiah juga nggak apa-apa, cuma di-adjust biaya transportasinya saja,” terangnya.

Menurut Direktur Pemasaran Holding Perkebunan Nusantara Dwi Sutoro, lelang sawit dilakukan secara harian Senin sampai Jumat yang membentuk harga acuan dalam penjualan business-to-business atau kontrak yang merujuk pada KPBN.

“Lelang dilakukan jam 2.00 sore, lalu akan keluar harga seperti apa,” kata Dwi dalam kesempatan yang sama.

Volume lelang itu tidak terlalu signifikan dibandingkan total produksi sawit nasional, kata Dwi.

“Dari sekitar 40 juta ton produksi sawit per tahun, yang kita lelang hanya 1 juta ton,” jelasnya.

Pembentukan harga lelang ada rumusnya, misalnya dengan ditambahkan komponen biaya transportasi dan levy atau pungutan resmi yang menentukan harga akhir pada pukul 14.00, jelas Dwi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

112 Gardu Listrik PLN Terdampak Erupsi Gunung Semeru

PLN mencatat sebanyak 30.523 pelanggan di wilayah Kabupaten Lumajang, terdampak erupsi Gunung Semeru.  

EKONOMI | 4 Desember 2021

Rachmat Gobel Minta Syarikat Islam Fokus Dakwah Ekonomi

Gobel mendorong Syarikat Islam (SI) membuat rumusan yang konkret dan terukur dalam program aksi di bidang ekonomi.

EKONOMI | 4 Desember 2021

Erupsi Gunung Semeru, PLN Utamakan Pemulihan Suplai Listrik

PT PLN (Persero) fokus mempercepat pemulihan suplai listrik terdampak bencana erupsi Gunung Semeru di beberapa wilayah Kabupaten Lumajang.

EKONOMI | 4 Desember 2021

Industri Fintech dan E-Commerce Dorong Pemulihan Ekonomi

Momentum pertumbuhan industri fintech pendanaan bersama dan e-commerce diproyeksi terus meningkat di tahun 2022.

EKONOMI | 4 Desember 2021

10 BTS Telkomsel Terdampak Erupsi Gunung Semeru

Telkomsel memastikan layanan telekomunikasi dan layanan data di sekitar wilayah terdampak erupsi Gunung Semeru masih tetap berjalan lancar.

EKONOMI | 4 Desember 2021

Diminati Investor, IPO Tays Bakers Oversubscribed 26X 

Saham PT Jaya Swarasa Agung Tbk atau Tays Bakers (TAYS)  kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 26 kali.

EKONOMI | 4 Desember 2021

Menteri Basuki Minta BUJT Tingkatkan Kualitas Layanan Tol

Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) di Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Bali, didorong untuk meningkatkan kualitas layanan jalan tol secara berkelanjutan.

EKONOMI | 4 Desember 2021

Menteri PUPR Pacu Pembangunan Infrastruktur di Papua

Kementerian PUPR mengambil langkah-langkah terobosan pembangunan infrastruktur di Papua dan Papua Barat dengan lebih terpadu, tepat, dan fokus.

EKONOMI | 4 Desember 2021

Dubes Djauhari: Ekspor Indonesia ke Tiongkok Tumbuh 59,7%

Hingga September 2021, kinerja ekspor Indonesia ke Tiongkok mengalami peningkatan 59,7%.

EKONOMI | 4 Desember 2021

Cegah Omicron Meluas, Kemenhub Perketat Pintu Masuk Udara

Pengetatan pintu masuk ini berlaku bagi WNI dan WNA, serta personel atau kru pesawat udara asing (pilot, pramugari/pramugara, teknisi, dan engineering).

EKONOMI | 4 Desember 2021


TAG POPULER

# Lili Pintauli Siregar


# Insentif PPN


# Kekayaan Nurul Ghufron


# Greysia/Apriyani


# Jokowi



TERKINI
Menang 1-0, Liverpool Geser Chelsea di Puncak Klasemen

Menang 1-0, Liverpool Geser Chelsea di Puncak Klasemen

BOLA | 16 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings