Logo BeritaSatu

Permudah Investor, Hawksight Rilis Aplikasi Trading Assistant

Jumat, 18 Juni 2021 | 21:35 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Tumbuhnya kesadaran masyarakat akan investasi semakin berkembang di Indonesia. Pada akhir tahun lalu, Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat lebih dari 1,5 juta akun investor saham.

Tidak hanya saham, minat masyarakat juga terbagi pada investasi lainnya seperti cryptocurrency dan forex. Sayangnya, banyak masyarakat yang belum paham dengan strategi jual-beli ini.

Menjawab fenomena tersebut, Hawksight meluncurkan aplikasi trading assistant untuk membantu trader dalam menyusun strategi.

Hawksight merupakan aplikasi yang bekerja dengan memberikan sinyal kepada trader terkait momen yang optimal untuk menjual atau membeli baik saham, cryptocurrency atau forex. Melalui Hawksight, trader dapat mencari saham, cryptocurrency atau forex yang sesuai.

Selain itu, Hawksight juga memungkinkan trader menerima sinyal dan pemberitahuan dalam waktu jual-beli saham sehingga dapat mengoptimalkan profit.

Cukup dengan satu klik, pengguna Hawksight bisa langsung mendapatkan sinyal trading dari saham indeks Kompas100 melalui fitur signal screener di Hawksight.

Berangkat dari Global AI Trading Assistant yang telah sukses dalam mendukung US Stocks dan cryptocurrency, ekspansi di Indonesia akan dilakukan melalui dukungan terhadap IDX Stocks serta kerja sama dengan sekuritas Indonesia.

Saat ini, Hawksight sendiri telah mendapatkan investasi oleh perusahaan modal ventura dari Inggris Raya dan sedang dalam proses diskusi oleh berbagai sekuritas Indonesia dan Asia Tenggara untuk menjalin kerja sama.

Co-founder dan CEO Hawksight, Bradian Muliadi, mengatakan, pihaknya melihat pasar Indonesia tengah menggeliat dan dalam pertumbuhan yang signifikan. Masyarakat mulai melek dengan investasi baik itu saham, cryptocurrency, maupun forex.

“Namun sayangnya, tidak jarang juga kami menemukan banyak yang 'asal' masuk tanpa pemahaman yang mendalam. Tidak tahu kapan harus jual atau kapan harus beli jadi profit yang dihasilkan tidak maksimal bahkan banyak yang rugi,” kata Bradian Muliadi melalui keterangan tertulis yang diterima Beritasatu.com, Jumat (18/6/2021).

Hawksight didirikan oleh Bradian Muliadi dan Lorenzo Ampil. Sebelumnya, Bradian merupakan founder sekaligus investor yang mendirikan startup influencer marketing di Indonesia yang telah diakuisisi, dan startup software-as-a-service yang dibangun di Tanah Air tetapi berhasil tumbuh secara global ke lebih dari 50 negara.

Sedangkan Lorenzo sebelumnya merupakan data scientist Uber dan juga bekerja pada konsultan AI global, Thinking Machines, yang membangun AI software untuk perusahaan finansial.

Bradian menambahkan tujuan dari hadirnya Hawksight adalah untuk membantu para investor dalam mengoptimalkan profitnya. Selain itu, Hawksight juga memungkinkan anggotanya untuk berdiskusi secara langsung perihal laporan atau permintaan lainnya.

"Kami berharap dengan adanya Hawksight ini, mampu mendukung para investor dan berkontribusi dalam pengembangan pasar modal di Indonesia," tutup Bradian.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Di Tengah Gelombang PHK, Startup-startup Kripto Ini Justru Tambah Pegawai

Sejumlah startup kripto justru menambah pegawai di tengah gelombang PHK di startup. Sejauh ini, hanya Tokocrypto yang melakukan PHK.

EKONOMI | 30 September 2022

Menguat Tipis, Kurs Rupiah Masih Nyangkut di Rp 15.200

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi hari ini, Jumat (30/9/2022), terpantau menguat ke kisaran Rp 15.235.

EKONOMI | 30 September 2022

Melemah 1%, IHSG Gagal Bertahan di Kisaran 7.000

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 1,02% ke 6.964,4 pada awal perdagangan hari ini, Jumat (30/9/2022).

EKONOMI | 30 September 2022

Bursa Asia Dibuka Melemah Menyusul Jatuhnya S&P 500

Bursa Asia-Pasifik diperdagangkan lebih rendah pada hari Jumat (30/9/2022). Pelaku pasar menunggu data manufaktur Tiongkok yang akan dirilis hari ini.

EKONOMI | 30 September 2022

Dewan Komisaris PTPP Tinjau Progres Tiga Proyek Sekaligus

Andi Gani menegaskan, dewan komisaris PTPP mengapresiasi kinerja tim proyek perseroan yang selalu menerapkan inovasi dalam setiap proses pembangunan.

EKONOMI | 30 September 2022

Berbisnis Lebih Menguntungkan dengan Bank Mayapada

Bank Mayapada berkomitmen untuk tetap menjaga kualitas produk serta pelayanannya bagi nasabah untuk mendukung pemenuhan kebutuhan nasabah.

EKONOMI | 29 September 2022

Fasilitas dan Infrastruktur, Fokus Utama Konsumen Perumahan

PT Kesuma Agung Selaras (KAS) meresmikan jembatan dan akses jalan yang menghubungkan perumahan Graha Laras Sentul dengan kawasan sekitarnya.

EKONOMI | 30 September 2022

Gandeng Sinergy Networks, Surge Bidik Pendapatan Rp 821 M

PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau Surge melalui PT Integrasi Jaringan Ekosistem (Weave) menandatangani perjanjian dengan Sinergy Networks.

EKONOMI | 30 September 2022

Traveloka Dapat Suntikan Dana US$ 300 Juta dari INA Dkk

Traveloka, mendapatkan fasilitas pendanaan US$ 300 juta dari Indonesia Investment Authority, BlackRock, Allianz Global Investors, Orion Capital Asia.

EKONOMI | 30 September 2022

ICT Business Partnership, Pengusaha Korea-Indonesia Jalin Kerja Sama

Kementerian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Korea bekerja sama dengan Korea National IT Industry Promotion Agency menggelar ICT Business Partnership.

EKONOMI | 29 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Legislator Sarankan Pemerintah Menginisiasi Ulang Pokja RUU Sisdiknas

Legislator Sarankan Pemerintah Menginisiasi Ulang Pokja RUU Sisdiknas

NEWS | 15 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings