Holding Ultra Mikro Tata Ulang Ekosistem Usaha Wong Cilik
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Holding Ultra Mikro Tata Ulang Ekosistem Usaha Wong Cilik

Sabtu, 19 Juni 2021 | 11:12 WIB
Oleh : Novy Lumanauw / WBP

Jakarta, Beritasatu.com– Pembentukan holding ultra mikro yang melibatkan tiga entitas Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dinilai menjadi sarana untuk kembali menata ekosistem usaha wong cilik dan membangun fondasi ekonomi nasional di masa mendatang.

“Pemerintah tentu ingin holding ini lebih spesifik dalam menjangkau banyak pelaku usaha di daerah terluar dan membangun integrasi yang lebih baik. Cara ini sangat baik, terutama di masa post-pandemi. Ini untuk membangun fondasi ekonomi di masa depan," Ekonom Universitas Indonesia (UI) sekaligus Direktur Eksekutif Next Policy Fithra Faisal Hastiadi melalui keterangan tertulis pada Sabtu (19/6/2021).

Faisal mengatakan, pembentukan holding dapat menjadi sarana bagi pemerintah untuk menata ulang ekosistem pembiayaan dan pemberdayaan usaha mikro ke depannya.

Seperti diketahui, pemerintah tengah membentuk holding ultra mikro dengan mengintegrasikan ekosistem tiga BUMN yang melayani sektor ultramikro dan UMKM yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Pegadaian (Persero), dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM.

Faisal melanjutkan, Pegadaian dan PNM mampu melakukan pendampingan pada segmen ultramikro secara lebih intensif. Upaya yang dilakukan PNM pun juga akan membantu meningkatkan inklusi keuangan karena akan banyak mendorong pelaku usaha unbankable untuk memiliki tabungan terlebih dulu.

Sementara itu, BRI yang kuat dalam permodalan dan likuiditas dapat meningkatkan kinerja Pegadaian dan PNM secara langsung dalam melakukan pendampingan. "Terlebih, integrasi data dari holding tersebut tentu akan mampu menangkap banyak potensi pertumbuhan ultra mikro berkualitas di tahun ini,” tegas Faisal.

Di lain sisi, Pengamat BUMN dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) Toto Pranoto sebelumnya berpandangan holding yang diprediksi rampung dalam waktu dekat ini akan sangat berperan dalam menjaga kestabilan pelaku ultra mikro. “Dalam waktu dekat ini, holding akan mampu menjaga kestabilan. Namun, dalam jangka panjang proses empowering sektor usaha mikro dan kecil akan lebih powerful," katanya.

Dia menjelaskan dalam masa pandemi ini holding akan mampu meningkatkan perannya sebagai penjaga kinerja pelaku ultra mikro. Terlebih segmen ultra mikro ini sangat bergantung pada tingkat kepercayaan konsumen dan mobilitas masyarakat, yang mana saat ini belum pulih seutuhnya.

Kepentingan pemerintah dalam holding ultra mikro ini, kata Toto, adalah peningkatan akses pembiayaan ke jutaan sektor usaha mikro dan kecil yang tidak bankable, yang perlu dipercepat dengan rapungnya aksi korporasi. "Konsolidasi tiga BUMN yang bergerak di segmen market yang berhimpitan ini akan jauh lebih efektif dan efisien saat mereka bisa bersinergi semua sumber daya yang dimiliki," imbuhnya.

Langkah awal proses integrasi ekosistem BUMN sektor ultra mikro saat ini telah dijalankan, menyusul adanya keterbukaan informasi yang disampaikan BRI pada 14 Juni 2021. Pembentukan holding ultra mikro ini sebagai bentuk perwujudan visi pemerintah yang mencanangkan peningkatan aksesibilitas layanan keuangan segmen ultra mikro.

Pemerintah membentuk holding ultra mikro dengan BRI sebagai induknya. BRI akan melaksanakan rights issue dengan keterlibatan pemerintah di dalamnya melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) dalam bentuk nontunai. Berkaitan proses tersebut, pemerintah akan mengalihkan seluruh saham Seri B miliknya (inbreng) dalam Pegadaian dan PNM kepada BRI.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

IHSG di Atas 6.000, Kapitalisasi Bursa Hilang Rp 102 Triliun dalam Sepekan

Nilai transaksi harian perdagangan bursa naik sebesar 2,58% menjadi Rp 12,554 triliun dari Rp 12,238 triliun.

EKONOMI | 19 Juni 2021

Sejarah, FKDB Ekspor Tempe 4,8 Ton ke Jepang

Ekspor kuliner tempe yang dilakukan Forum Komunikasi Doa Bangsa membuktikan bahwa UKM yang ada di Indonesia sebenarnya bisa bangkit dari keterpurukan.

EKONOMI | 19 Juni 2021

Menteri Trenggono Dorong Balai KKP Tingkatkan Produksi Rajungan

Rajungan termasuk komoditas perikanan yang punya nilai tinggi di pasar.

EKONOMI | 19 Juni 2021

Harga Emas Catat Minggu Terburuk dalam Setahun Imbas The Fed

Harga emas di pasar spot turun tipis 0,17% menjadi US$ 1.770,36 per ons.

EKONOMI | 19 Juni 2021

Harga Minyak Naik karena OPEC Proyeksikan Pertumbuhan Produksi AS Melambat

Harga minyak mentah berjangka Brent naik 39 sen, atau 0,53% menjadi US$ 73,47 per barel.

EKONOMI | 19 Juni 2021

Tuntas! Kempupera Serahkan Pengelolaan Empat Venue PON ke Pemprov Papua

Pembangunan tiga venue tambahan ditargetkan selesai pada Juli 2021.

EKONOMI | 19 Juni 2021

Dow Jatuh karena Pernyataan the Fed, Secara Mingguan Terburuk Sejak Oktober

Indeks Dow Jones turun 533,37 poin, atau 1,6%, menjadi 33.290,08.

EKONOMI | 19 Juni 2021

Bursa Eropa Terseret Harga Komoditas, Saham Aegon Ambles 5,5%

Pan-European Stoxx 600 berakhir melemah 1,6%.

EKONOMI | 19 Juni 2021

Didimax Ubah Paradigma Tentang Forex Lewat Edukasi

Edukasi yang di berikan Didimax, mencakup berbagai aspek trading, dari pengenalan trading forex, cara bertransaksi, cara menentukan buy sell.

EKONOMI | 19 Juni 2021

Kementerian ESDM Libatkan Generasi Muda Garap Potensi EBT

Patriot Energi akan memberikan akses listrik kepada masyarakat yang bersih, andal, dan kontinu, khususnya di 3T.

EKONOMI | 19 Juni 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS