Kemperin Fokus Genjot Daya Saing dan Ekspor IKM Makanan dan Minuman
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kemperin Fokus Genjot Daya Saing dan Ekspor IKM Makanan dan Minuman

Sabtu, 19 Juni 2021 | 21:46 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Perindustrian (Kemperin) terus mendukung industri kecil dan menengah (IKM) dalam meningkatkan kualitas serta membangun branding, mulai dari peningkatan nilai tambah sampai dengan pemasaran.

IKM juga dibimbing untuk dapat menentukan strategi yang tepat dalam beradaptasi, memperkuat inovasi dan teknologi, serta membaca tren dan kebutuhan pasar.

IKM makanan dan minuman (mamin) merupakan salah satu sektor yang dipacu pengembangannya. IKM makanan dan minuman (mamin) saat ini berjumlah sekitar 1,68 juta unit usaha atau 38,27% dari total unit usaha IKM secara keseluruhan. Jumlah tersebut mampu menyerap hingga sekitar 3,89 juta tenaga kerja.

“Tentunya ini menunjukkan bahwa IKM mamin memiliki peran penting sebagai komponen pemberdayaan masyarakat dalam memajukan perekonomian Indonesia,” ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Sabtu (19/6/2021).


Produk IKM mamin Indonesia memiliki potensi yang besar untuk memenuhi pasar dalam negeri serta pasar ekspor. Di era pasar global, peluang ekspor produk Indonesia terbuka lebar, namun hal ini juga menjadi tantangan tersendiri karena pelaku usaha akan bersaing dengan kompetitor dari negara lain.

Menurut data dari salah satu e-commerce global, banyak produk mamin yang tersedia di Indonesia memiliki potensi pasar ekspor yang tinggi seperti aneka tepung (tepung tapioka, tepung sagu), aneka buah kering (mangga, nangka, buah naga, pepaya), keripik buah (nangka, pisang, singkong), gula palma, kopi, teh, bubuk kelor, olahan kelapa (bubuk kelapa, VCO), dan rempah (bubuk lada, bubuk kayu manis).

Namun karena para pelaku IKM mamin masih perlu meningkatkan pengetahuan akan akses pasar global, maka pasar ekspor produk-produk potensial tersebut pada saat ini masih didominasi dari negara lain seperti Vietnam dan Thailand. “Hal ini menunjukkan Indonesia perlu memanfaatkan peluang pasar ekspor,” Ungkap Menperin.

Untuk dapat memanfaatkan peluang tersebut dan bersaing dengan negara lain, faktor penting yang harus diperhatikan oleh IKM mamin adalah pemenuhan keamanan dan mutu produk sesuai standar-standar yang ditentukan, penggunaan teknologi proses yang efisien dan inovatif, serta pengembangan produk menyesuaikan dengan permintaan pasar.

Aneka produk hilir mamin, termasuk keripik dan kerupuk, perlu terus ditingkatkan daya saingnya dengan memperhatikan standar-standar seperti GMP (Good Manufacturing Practices) atau Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) dan HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point).

Kemudian, memiliki kemasan yang menarik dan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Selain itu, penggunaan mesin dan teknologi peralatan juga diperlukan untuk menjaga kualitas produk pangan yang dihasilkan.

“Produk IKM mamin juga membutuhkan sertifikasi sistem keamanan pangan agar dapat diterima di pasar global. Selain menghasilkan produk hilir yang berkualitas, IKM mamin juga telah mampu menghasilkan produk bahan baku yang dapat menjadi substitusi impor, seperti tepung mocaf, sagu, porang, dan sebagainya,” jelas Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (Dirjen IKMA) Kemenperin, Gati Wibawaningsih.

Kemperin memiliki program Indonesia Food Innovation (IFI) yang dilaksanakan rutin setiap tahun untuk memacu IKM mamin dalam meningkatkan nilai inovasi dan pemanfaatan penggunaan bahan baku lokal yang cukup banyak dan beragam.

Lewat IFI, Kemperin mendorong IKM mamin untuk melakukan percepatan pengembangan kapasitas bisnis dengan memberikan solusi supply chain dan added value kepada komoditas bahan pangan asal Indonesia melalui inovasi yang berkelanjutan untuk memenuhi perubahan pasar yang dinamis, sehingga menghasilkan produk mamin berkualitas dan berdaya saing ekspor.

“IFI merupakan program pembinaan dan pendampingan yang tepat dari para ahli di bidang bisnis maupun teknis untuk akselerasi bisnis menuju IKM modern yang marketable, profitable dan sustainable, dan berujung pada peningkatan skala bisnis IKM,” papar Dirjen IKMA.

Kemperin juga mendorong IKM yang mampu menghasilkan permesinan teknologi tepat guna (TTG) seperti PT Yogya Presisi Tehnikatama Industri, di Sleman, Yogyakarta, untuk memproduksi mesin dan peralatan yang dapat digunakan oleh IKM mamin dalam meningkatkan kapasitas produksi dan daya saingnya.

Peningkatan nilai tambah IKM mamin melalui efisiensi, inovasi dan teknologi dengan menerapkan industri 4.0 merupakan salah satu fokus Kemperin.

Penerapan industri 4.0 di sektor IKM sudah dilakukan dari sisi hulu sampai kepada pemasaran, meliputi pembangunan material center untuk menjamin ketersediaan bahan baku yang mudah dijangkau oleh IKM dan dengan harga yang bersaing.

Selanjutnya, penerapan sistem traceability pada produksi gula kelapa di Kabupaten Banyumas. Kemudian, pemanfaatan teknologi digital melalui program e-Smart IKM untuk pemasaran produk IKM yang telah dijalankan Kemenperin sejak 2017. “Kami juga mendorong peningkatan kualitas kemasan produk IKM melalui platform e-kemasan,” pungkas Gati.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Airlangga: Industri Unggas Rakyat Serap 2 Juta Tenaga Kerja

Airlangga menegaskan pentingnya peran industri unggas rakyat bagi perekonomian Indonesia.

EKONOMI | 19 Juni 2021

Yenny Wahid Prakarsai Pembahasan Halal atau Haram Uang Kripto

Uang kripto (cryptocurrency) masih menjadi perdebatan di kalangan umat muslim Indonesia.

EKONOMI | 19 Juni 2021

Ayda Ajak Desainer Muda Asia Ciptakan Desain Praktis Berdampak Sosial

Asia Young Designer Awards (AYDA) yang diselenggarakan oleh Nippon Paint melanjutkan misinya untuk memberdayakan dan mendorong para desainer muda.

EKONOMI | 19 Juni 2021

Saumata Suites Jadwalkan Serah Terima Unit Akhir Juni 2021

Apartemen Saumata Suites dijadwalkan melakukan serah terima unit kepada pembeli pada 30 Juni 2021.

EKONOMI | 19 Juni 2021

Kagum dengan Alumni Prakerja Penyandang Disabilitas, Airlangga Minta BNI untuk Berikan KUR

Airlangga Hartarto memberi apresiasi kepada salah satu alumni prakerja yang juga menyandang disabilitas atas kegigihannya mengikuti program tersebut.

EKONOMI | 19 Juni 2021

Menteri BUMN Harapkan Identitas Baru Telkomsel Jadi Simbol Transformasi

Menteri BUMN Erick Thohir berharap pergantian identitas Telkomsel dengan yang baru menjadi simbol transformasi untuk menjadi perusahaan kelas dunia.

EKONOMI | 19 Juni 2021

Avialiani: Holding Ultra Mikro Dibutuhkan UMKM

Proporsi pembiayaan UMKM terhadap total kredit perbankan baru sekitar 19,97 persen.

EKONOMI | 19 Juni 2021

Rumah Pertama Kalangan Milenial di Kisaran Rp 150 Juta

Penjualan rumah atau hunian dengan rentang harga mulai dari Rp150 juta merupakan langkah tepat untuk mendorong milenial membeli properti.

EKONOMI | 19 Juni 2021

Pakar Hukum: Pemerintah Tetap Pengendali Holding Ultra Mikro

Pembentukan holding berbeda dengan merger atau akuisisi yang akan "mematikan" badan usaha lainnya.

EKONOMI | 19 Juni 2021

Kadin Harap Pajak Sembako Tidak Berdampak pada Sektor Perikanan

Pada dasarnya kenaikan PPN ini akan menaikkan variable cost perusahaan, di bagian perbekalan kapal dan konsumsi karyawan.

EKONOMI | 19 Juni 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS