Halal Haram Cryptocurrency Masih di Zona Abu-abu
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Halal Haram Cryptocurrency Masih di Zona Abu-abu

Minggu, 20 Juni 2021 | 13:48 WIB
Oleh : Lona Olavia / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Hingga tengah tahun 2021, pasar aset kripto di Indonesia secara konsisten menjadi sorotan karena pertumbuhan dan tingginya ketertarikan masyarakat. Pertumbuhan masif investasi aset kripto ini terjadi seiring dengan antusiasme investor memilih aset kripto sebagai alternatif instrumen investasi. Namun di sisi lain, bersamaan dengan itu, terus mencuat pandangan apakah aset kripto halal atau haram untuk diperdagangkan.

“Jika memang aset kripto ada yang menyebutkan debatable tentang gharar (ketidakpastian tentang jual beli), maka kembali lagi pada innamal a'malu binniyat, semua itu tergantung niat dari pelaksanaan transaksinya, apakah mau dijadikan spekulasi atau sungguh dijadikan investasi yang percaya penerapan teknologi blockchain itu sendiri,” kata Ketua Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo) Teguh Kurniawan Harmanda kepada Investor Daily, Minggu (20/6/2021).

Di Indonesia, cryptocurrency dianggap sebagai komoditas. Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 99 Tahun 2018 dan Peraturan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Nomor 5 Tahun 2019. Peraturan Bappebti tersebut mengatur tentang Ketentuan Teknis Penyelenggaraan Pasar Fisik Aset Kripto di Bursa Berjangka, memperjelas status kripto Indonesia yaitu aset kripto sebagai komoditi yang dapat diperdagangkan di Bursa Berjangka.

Selain itu, perdagangan berjangka komoditi bagi umat muslim juga diatur dalam Fatwa DSN Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 82 Tahun 2011 tentang Perdagangan Komoditi Berdasarkan Prinsip Syariah di Bursa Komoditi yang merupakan suatu bentuk perlindungan hukum dalam rangka memberikan kepastian hukum bagi investor (muslim) dalam melakukan transaksi perdagangan berjangka komoditi agar sesuai dengan prinsip-prinsip hukum Islam.

Sementara itu, menyadari pentingnya memberi pedoman bagi umat Islam Indonesia dalam menghadapi tantangan terkini, Founder Islamic Law Firm (ILF) Yenny Wahid berinisiatif mengajak para kiai untuk membahas status hukum fikih transaksi kripto melalui diskusi Bahtsul Masail Halal Haram Transaksi Kripto.

Sebagaimana telah diberitakan sebelumnya, meski meski baru diakui sebagai komoditas dan bukan alat tukar, transaksi mata uang kripto atau cryptocurrency di Indonesia semakin diterima masyarakat sebagai peluang bisnis dan investasi. Namun, umat Islam di Indonesia masih menghadapi pro-kontra dari segi kehalalan dan keharamannya.

“Mereka yang mengatakan halal berargumen sistem mata uang kripto sebagai alat tukar justru lebih terbebas dari riba dibanding dengan uang fiat dan bank konvensional. Ini karena sistem blockchain menjalankan transaksi langsung peer-to-peer tanpa perantara. Sementara uang fiat hanya berjalan berkat ditopang bank sentral yang bersistem bunga. Atau mereka berargumen kalau cryptocurrency atau cryptoasset halal sejauh tidak dilarang negara atau pemerintah,” kata Yenny.

Yenny juga menyampaikan bahwa banyak juga yang mengharamkan dengan dasar tingkat volatilitas mata uang kripto tinggi serupa judi, dan tidak bisa diperdagangkan karena tidak ada underlying asset.

“Mereka yang mengatakan ini haram setidaknya berpendapat bahwa mata uang kripto memiliki tingkat volatilitas harga yang tinggi dianggap menyerupai judi. Selain itu dinilai tidak ada underlying asset-nya sehingga tidak dapat diperdagangkan,” ungkap putri Presiden Keempat RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ini.

Adapun ada empat kesimpulan dari diskusi ini. Pertama, aset kripto adalah kekayaan (mal) menurut fikih. Kedua, karena dia kekayaan, maka sah dipertukarkan sepanjang tidak terjadi gharar (ketidakpastian). Para ulama bahtsul masail pun sepakat bahwa transaksi kripto harus tidak ada gharar, hanya saja terkait hal ini para ulama berbeda pendapat. Sehingga, jika yang mengatakan di dalam cryptocurrency ada gharar, maka itu tidak diperkenankan. Bagi yang mengatakan itu tidak ada gharar, sebagaimana juga didukung ulama bahtsul masail, maka cryptocurrency boleh dipertukarkan.

Ketiga, mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah melakukan transaksi ini, jika tidak memiliki pengetahuan tentang cryptocurrency. Keempat, mendorong pemerintah agar membuat regulasi yang ketat untuk menghindari penyalahgunaan dan penyimpangan transaksi kripto.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pemerintah Tawarkan SBR010 Mulai Besok, Ini Ketentuannya

SBR010 ini menawarkan tingkat kupon untuk periode 3 bulan pertama sebesar 5,10%.

EKONOMI | 20 Juni 2021

Bos AirAsia Sebut Industri Penerbangan Kembali Normal Tahun Depan

Menurutnya, itu karena perbatasan internasional dibuka kembali secara bertahap.

EKONOMI | 20 Juni 2021

CNI Bidik Mitra dari Milenial

Selama pandemi terdapat tren pertumbuhan mitra CNI dari kalangan milenial yang cukup baik.

EKONOMI | 20 Juni 2021

Sri Mulyani Tidak Kenakan PPN Pendidikan untuk Masyarakat Umum

Jasa pendidikan dengan fasilitas berbiaya tinggi dan dinikmati kalangan tertentu sedang dikaji untuk dikenakan PPN.

EKONOMI | 20 Juni 2021

Erick Thohir Harap PT PPI Putar Roda Perdagangan Nasional

PPI terus bertransformasi sebagai perusahaan yang melakukan perdagangan umum, produk komersial dan terukur.

EKONOMI | 20 Juni 2021

Panitia Munas Kurang Peka, Sejumlah Ketua Umum Kadin Daerah Kecewa

Indonesia bisa kolaps jika pemerintah tidak segera menarik rem darurat.

EKONOMI | 20 Juni 2021

Bitcoin Disebut Akan Jadi Mata Uang Digital Global, Ternyata Ini 3 Kelemahannya

Bitcoin tidak berfungsi dengan baik sebagai mata uang.

EKONOMI | 20 Juni 2021

Di Tengah Masa Pandemi Covid-19, Serapan Tenaga Kerja Industri TPT Terus Meningkat

Kinerja ekspor dari industri tekstil dan produk tekstil (TPT) tercatat sebesar US$ 10,55 miliar pada tahun 2020.

EKONOMI | 19 Juni 2021

Kemperin Fokus Genjot Daya Saing dan Ekspor IKM Makanan dan Minuman

Kemperin terus dukung IKM dalam meningkatkan kualitas serta membangun branding.

EKONOMI | 19 Juni 2021

Airlangga: Industri Unggas Rakyat Serap 2 Juta Tenaga Kerja

Airlangga menegaskan pentingnya peran industri unggas rakyat bagi perekonomian Indonesia.

EKONOMI | 19 Juni 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS