Logo BeritaSatu

Ekspor Dilarang, Begini Ketentuan Menangkap Benih Lobster di Alam

Minggu, 20 Juni 2021 | 13:51 WIB
Oleh : Herman / FER

Jakarta, Beritasatu.com – Ekspor benih bening lobster (BBL) telah resmi dilarang berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen KP) Nomor 17 Tahun 2021 yang baru saja diterbitkan. Meski begitu, kegiatan penangkapan BBL di alam tetap diperbolehkan dengan sejumlah ketentuan.

Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Antam Novambar menegaskan, penangkapan benih bening lobster (puerulus) atau lobster yang belum berpigmen hanya dapat dilakukan untuk pembudidayaan di wilayah Indonesia.

Penangkapan tersebut juga harus memperhatikan estimasi potensi sumber daya ikan, jumlah tangkapan yang diperbolehkan, dan tingkat pemanfaatan sumber daya ikan yang ditetapkan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan berdasarkan masukan atau rekomendasi dari Komisi Nasional Pengkajian Sumber Daya Ikan.

"Penangkapan didasarkan pada kuota dan lokasi penangkapan BBL yang ditetapkan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan berdasarkan masukan atau rekomendasi dari Komisi Nasional Pengkajian Sumber Daya Ikan,” kata Antam Novambar, Minggu (20/6/2021).

Selanjutnya, penangkapan hanya dapat dilakukan oleh nelayan kecil yang terdaftar dalam kelompok nelayan di lokasi penangkapan benih bening lobster dan telah ditetapkan. Nelayan Kecil yang belum terdaftar dalam lembaga online single submission (OSS) dapat melakukan penangkapan sepanjang telah ditetapkan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pelaksana tugas (Plt) Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP, M Zaini Hanafi menambahkan, pengambilan BBL dari alam wajib menggunakan alat penangkapan ikan yang bersifat pasif dan ramah lingkungan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Langkah ini, sambung Zaini, agar aktivitas pengambilannya tidak mengganggu keberlanjutan ekosistem laut. Kemudian nelayan penangkap juga wajib melaporkan hasil tangkapannya ke pemerintah daerah.

"Nelayan kecil yang menangkap BBL wajib melaporkan hasil tangkapan kepada Dinas setempat untuk selanjutnya dilaporkan kepada direktur jenderal yang menangani tugas teknis di bidang perikanan tangkap," urai Zaini.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Direktur Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB) KKP Tb Haeru Rahayu menerangkan, proses selanjutnya pasca terbitnya Permen KP Nomor 17 Tahun 2021, yakni menyusun peraturan amanat dari Permen KP tersebut, berupa keputusan terkait pengaturan pengelolaan di setiap lingkup eselon I KKP. Di DJPB sendiri, saat ini sedang tahap akhir proses penyusunan Pedoman Umum Budidaya Lobster, Kepiting dan Rajungan.

"Yang terpenting adalah bagaimana kita bersama-sama mengawal implementasi Permen ini di publik, sesuai dengan tujuannya untuk menjaga keberlanjutan dan ketersediaan sumber daya perikanan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, kesetaraan teknologi budidaya, pengembangan investasi, serta peningkatan devisa negara, dapat tercapai," ujar Tebe, sapaan Tb Haeru.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Bos BI Ungkap 5 Masalah Global Perlu Diwaspadai Tahun Depan

Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo mengungkapkan terdapat lima masalah global yang patut diwaspadai hingga tahun 2023.

EKONOMI | 2 Desember 2022

Mengenal Santa Claus Rally, Ketika Sinterklas Datang Bawa Cuan

Fenomena rally pasar saham AS pada bulan Desember sering disebut pelaku pasar sebagai Santa Claus Rally.

EKONOMI | 2 Desember 2022

Ini Perbedaan Kenaikan UMP 2023 dengan Usulan Apindo

Nurjaman menegaskan, dalam menetapkan UMP 2023, harus ada kepastian hukum antara PP 36/2021 atau Permenaker 18/2022.

EKONOMI | 2 Desember 2022

Survei: Basis Pendukung Erick Thohir Solid Dukung Ganjar Pranowo

“Basis pendukung Erick Thohir lebih solid mendukung Ganjar Pranowo,” kata Burhanuddin Muhtadi.

EKONOMI | 2 Desember 2022

Melaju 130 Poin, Kurs Rupiah Tembus Kisaran Rp 15.400

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini, Jumat (2/12/2022) terpantau menguat ke kisaran Rp 15.430.

EKONOMI | 2 Desember 2022

Profit Taking, IHSG Melemah di Awal Perdagangan

IHSG melemah 31,94 poin (0,45%) ke posisi 6.988,86 pada perdagangan sesi I, Jumat (2/12/2022). IHSG bergerak mixed pada rentang 6.986 - 7.021.

EKONOMI | 2 Desember 2022

Cetak SDM Industri, Kemenperin Latih 200 Ribu Orang

BPSDMI Kementerian Perindustrian melaporkan telah melatih 200.000 orang untuk mengikuti pelatihan dan pendidikan 3 in 1.

EKONOMI | 2 Desember 2022

Investor Daily Terima Indonesia’s SDGs Actions Awards 2022

Harian Investor Daily menerima penghargaan Indonesia’s SDGs Actions Awards 2022 dari Kementerian PPN/Bappenas.

EKONOMI | 2 Desember 2022

Ombudsman: Selain PHK, Banyak Buruh yang Dirumahkan, Putus Kontrak

Ada ratusan ribu pekerja yang yang bekerja di industri impor dan domestik yang belum di-PHK tapi mereka sudah mulai dirumahkan, putus kontrak.

EKONOMI | 2 Desember 2022

Wall Street Ditutup Melemah, Pasar Nantikan Data Tenaga Kerja

Di Wall Street, Dow Jones turun 194,76 poin, atau 0,56%, ditutup pada 34.395,01. S&P 500 ditutup turun 0,09% menjadi 4.076,57.

EKONOMI | 2 Desember 2022


TAG POPULER

# Sidang Ferdy Sambo


# Piala Dunia 2022


# Gempa Cianjur


# Pertumbuhan Ekonomi 2023


# One Championship


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Penuhi Kebutuhan Pupuk Petani, Toko Pe-i Gandeng Pertashop

Penuhi Kebutuhan Pupuk Petani, Toko Pe-i Gandeng Pertashop

EKONOMI | 21 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE