Holding Ultramikro 3 BUMN Tak Hilangkan Kendali Pemerintah
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Holding Ultramikro 3 BUMN Tak Hilangkan Kendali Pemerintah

Minggu, 20 Juni 2021 | 14:06 WIB
Oleh : Novy Lumanauw / FMB

Jakarta, Beritasatu.com – Pengamat BUMN dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) Toto Pranoto mengatakan, pembentukan holding ultramikro (Umi), yang melibatkan tiga entitas Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tidak akan mengurangi kendali negara pada ketiga perseroan tersebut.

“Pembentukan holding akan memperkuat peran masing-masing perusahaan dalam membangun pondasi ekonomi nasional di masa mendatang,” kata Toto melalui keterangan tertulis yang diterima, pada Minggu (20/6/2021).

Saat ini, pemerintah tengah membentuk holding ultramikro dengan mengintegrasikan tiga BUMN yang melayani sektor ultramikro dan UMKM yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)Tbk. atau BRI, PT Pegadaian (Persero), dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM.

BRI telah menyampaikan Keterbukaan Informasi kepada otoritas bursa, pada 14 Juni 2021. Dikatakan, pemerintah membentuk holding ultramikro dengan BRI sebagai induknya. BRI akan melaksanakan right issue dengan keterlibatan pemerintah di dalamnya melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) dalam bentuk nontunai. Berkaitan proses tersebut, pemerintah akan mengalihkan seluruh saham Seri B miliknya (inbreng) dalam Pegadaian dan PNM kepada BRI.

Menurut Toto, melalui proses tersebut porsi kepemilikan pemerintah atas saham pengendali di BRI tidak berubah.

Di sisi lain, setelah holding terbentuk negara tetap punya satu lembar saham Merah Putih seri A di Pegadaian dan PNM yang disebut golden share.

“Meski hanya 1 lembar namun pemegang saham ini bisa veto keputusan RUPS yang dianggap bertentangan dengan kepentingan negara,” ujarnya.

Toto menegaskan bahwa proses ini berbeda dengan akuisisi. Hal itu menjawab keraguan sejumlah kalangan yang khawatir dengan aksi korporasi tersebut. Dikatakan, jika prosesnya akuisisi maka tidak mustahil peran Pegadaian dan PNM akan hilang. Padahal Pegadaian dan PNM memiliki konsep pemberdayaan dan penyaluran dana yang unik dan berbeda dengan konsep perbankan dari BRI.

Proses ini, lanjut Toto, sudah pernah dijalankan pemerintah terhadap BUMN yang lain yakni holding migas. Contohnya adalah PT Pertamina (Persero) dan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. atau PGN. Kedua BUMN energi tersebut tetap eksis dan saling memperkuat fungsi masing-masing perseroan kendati bersinergi ke dalam holding migas.

“Ya proses ini seperti yang sudah dijalankan dalam pembentukan holding BUMN yang lain. Case ini (Holding Umi) agak berbeda karena induk holding-nya BRI adalah BUMN sudah Tbk sehingga mekanisme right issue harus ditempuh,” tutur Toto.

Hal senada disampaikan Pakar Hukum Administrasi dan Keuangan Publik Universitas Indonesia (UI), Dian Simatupang. Menurut Dian, tak ada yang salah dengan mekanisme inbreng saham dalam pembentukan holding ultramikro. Sebab, holding berbeda dengan merger atau akuisisi yang akan"mematikan" badan usaha lain. Dalam holding, baik BRI, PNM, dan Pegadaian masih tetap ada dan beroperasi sebagaimana biasa.

Selain itu, pemerintah masih tetap menjadi pengendali melalui kepemilikan saham Dwiwarna.“Rencana Kementerian BUMN untuk holding ultramikro sangat baik untuk akselerasi fungsi kemanfaatan umum berkaitan akses pembiayaan usaha kecil menengah dan mikro. Konsepsinya sejalan dengan prinsip paralelisme dalam sektor ekonomi yang berkeadilan,” ujar Dian.

Menunggu Pengesahan
Lebih lanjut, Toto menambahkan proses pembentukan holding BUMN Umi ini pun sudah disetujui Komite Privatisasi. Artinya tinggal menunggu Peraturan Pemerintah yang turun sebagai tanda pengesahan. Dia mengingatkan tujuan holding ini adalah supaya tercipta value creation yang lebih besar dalam pemberdayaan usaha mikro dan kecil. Sebab, value creation dalam hal ini berartinilai holding jauh lebih besar dibandingkan dengan masing-masing BUMN saat berdiri sendiri.

Hal ini, lanjut Toto, adalah bentuk dari sinergi ekosistem ultramikro yang diprogramkan pemerintah untuk mendukung visi dalam pemberdayaan segmen usaha tersebut.

Selain itu, holding diharapkan mempercepat laju inklusi keuangan dan pembiayaan berkelanjutan. Dengan holding dapat mempercepat harapan pemerintah dalam menyasar sekitar 57 juta nasabah ultramikro, di mana 30 juta di antaranya belum terakses ke sumber pendanaan lembaga keuangan formal. Ekosistem ini akan memberikan layanan produk yang lebih lengkap dan potensi pendanaan yang lebih murah untuk sekitar 29 juta usaha ultramikro pada 2024.

“Targetnya bisa akses pembiayaan lebih luas ke segmen mikro, sehingga coverage pembiayaan sektor ini ditargetkan sampai dengan 29 juta usaha mikro pada 2024. Diharapkan pula dalam proses pembinaan dan peningkatan kapabilitas bisnis ini bisa di support holding ultramikro ini,” tutupnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

BSI Pimpin Sindikasi Pinjaman Syariah untuk Tol Serang-Panimbang

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) memimpin pembiayaan sindikasi syariah untuk proyek Tol Serang-Panimbang yang total investasinya mencapai Rp8,5 triliun.

EKONOMI | 20 Juni 2021

Ekspor Dilarang, Begini Ketentuan Menangkap Benih Lobster di Alam

Penangkapan benih bening lobster (puerulus) atau lobster yang belum berpigmen hanya dapat dilakukan untuk pembudidayaan di wilayah Indonesia.

EKONOMI | 20 Juni 2021

Halal Haram Cryptocurrency Masih di Zona Abu-abu

Cryptocurrency bisa dianggap halal sepanjang gharar (ketidakpastian dalam jual beli). Hanya saja terkait gharar ini para ulama berbeda pendapat.

EKONOMI | 20 Juni 2021

Pemerintah Tawarkan SBR010 Mulai Besok, Ini Ketentuannya

SBR010 ini menawarkan tingkat kupon untuk periode 3 bulan pertama sebesar 5,10%.

EKONOMI | 20 Juni 2021

Bos AirAsia Sebut Industri Penerbangan Kembali Normal Tahun Depan

Menurutnya, itu karena perbatasan internasional dibuka kembali secara bertahap.

EKONOMI | 20 Juni 2021

CNI Bidik Mitra dari Milenial

Selama pandemi terdapat tren pertumbuhan mitra CNI dari kalangan milenial yang cukup baik.

EKONOMI | 20 Juni 2021

Sri Mulyani Tidak Kenakan PPN Pendidikan untuk Masyarakat Umum

Jasa pendidikan dengan fasilitas berbiaya tinggi dan dinikmati kalangan tertentu sedang dikaji untuk dikenakan PPN.

EKONOMI | 20 Juni 2021

Erick Thohir Harap PT PPI Putar Roda Perdagangan Nasional

PPI terus bertransformasi sebagai perusahaan yang melakukan perdagangan umum, produk komersial dan terukur.

EKONOMI | 20 Juni 2021

Panitia Munas Kurang Peka, Sejumlah Ketua Umum Kadin Daerah Kecewa

Indonesia bisa kolaps jika pemerintah tidak segera menarik rem darurat.

EKONOMI | 20 Juni 2021

Bitcoin Disebut Akan Jadi Mata Uang Digital Global, Ternyata Ini 3 Kelemahannya

Bitcoin tidak berfungsi dengan baik sebagai mata uang.

EKONOMI | 20 Juni 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS