Sri Mulyani Sebut Penyerapan PEN Makin Terakselerasi, Ini Updatenya
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Sri Mulyani Sebut Penyerapan PEN Makin Terakselerasi, Ini Updatenya

Senin, 21 Juni 2021 | 16:34 WIB
Oleh : Triyan Pangastuti / WBP

Jakarta, Beritasatu.com- Kementerian Keuangan (Kemkeu) mencatat realisasi anggaran program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) terus terakselerasi semakin baik. Hingga 18 Juni mencapai 32,4% atau setara Rp 226,63 triliun dari pagu anggaran sebesar Rp 699,43 triliun.

“Saya masuk program PEN hingga 18 Juni, program PEN sudah terlaksana Rp 226,63 triliun atau 32,4%,” tutur Menteri Keuangan Sri Mulyani, dalam Rapat Kerja bersama Komite IV DPD, Senin (21/6/2021).

Menkeu merinci, untuk program kesehatan sudah terealisasi Rp 39,55 triliun atau 22,9% dari pagu Rp 172,84 triliun. Dengan perincian manfaat yakni diagnostic untuk testing dan tracing, therapeutic untuk biaya perawatan untuk 206.270 pasien, insentif tenaga kesehatan, santunan kematian, serta obat dan alat pelindung diri (APD). Selain itu anggaran kesehatan untuk pengadaan 37,78 juta dosis vaksin, bantuan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk 19,15 juta orang dan insentif perpajakan kesehatan termasuk pajak pertambahan nilai (PPN) bea masuk vaksin.

Kedua, program perlindungan sosial sudah terealisasi Rp 64,91 triliun atau 43,8% dari pagu Rp 148,27 triliun. Realisasi ini telah memberikan manfaat program keluarga harapan (PKH) untuk 9,9 juta keuarga penerima manfaat (KPM), kartu sembako untuk 15,93 juta KPM, bantuan sosial tunai (BST) untuk 10 juta KPM, BLT desa untuk 4,81 juta KPM, kartu prakerja untuk 2,82 juta orang dan bantuan kuota internet untuk 27,67 juta peserta dan tenaga didik.

Selanjutnya untuk program prioritas telah terealisasi Rp 38,10 triliun atau 29,8% dari pagu Rp 127,85 triliun dengan manfaat untuk padat karya kementerian/lembaga (KL) kepada 699.100 tenaga kerja, pariwisata mencakup KSPN, ekowisata serta pelatihan SDM. Anggaran tersebut juga untuk ketahanan pangan, information communication dan technology (ICT) dan kawasan industri.

Lebih lanjut Menkeu mengatakan untuk dukungan UMKM dan korporasi pemerintah telah merealisasikan anggaran hingga Rp 48,05 triliun atau 24,8% dari pagu Rp 193,74 triliun. Program ini diberikan pemerintah untuk usaha mikro (BPUM) sebanyak 9,8 juta usaha, subsidi bunga penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) sebesar Rp 112,8 triliun untuk 3,1 juta debitur.

Terakhir, program insentif usaha pemerintah telah merealisasikan anggaran Rp 36,02 triliun atau 63,5% dari pagu Rp 56,73 triliun. Program insentif usaha untuk pajak penghasilan (PPh) 21 ditanggung pemerintah (DTP) telah dimanfaatkan oleh 90.317 pemberi kerja, kemudian PPh final UMKM DTP untuk 127.549 UMKM.

Selanjutnya pembebasan PPh 22 Impor untuk 15.7009 wajib pajak (WP), pengurangan angsuran PPh 25 untuk 69,087 WP, pengembalian pendahuluan PPN untuk 819 WP, penurunan tarif PPh badan manfaat untuk seluruh WP, PPN DTP properti untuk 519 penjual dan PPn mobil untuk 5 penjual.

Menkeu menegaskan akan terus memonitor berbagai perkembangan penyaluran anggaran PEN di lima program hingga akhir tahun.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Paling Aktif, FREN Ditransaksikan Hingga 2,8 Miliar Saham

Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dan PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) jadi paling aktif di perdagangan hari ini.

EKONOMI | 21 Juni 2021

Awal Pekan, Investor Asing Koleksi Saham Bank Pelat Merah

Investor asing mencatatakan beli bersih atau net buy hingga Rp 737,52 miliar, pada perdagangan awal pekan, Senin (21/6/2021).

EKONOMI | 21 Juni 2021

Hadapi Sejumlah Tantangan, Proyek Tol Probolinggo-Banyuwangi Dibangun Bertahap

Tantangan lain juga muncul dari kawasan hutan konservasi, sehingga pembiayaan proyek ini tidak mudah.

EKONOMI | 21 Juni 2021

IHSG Ditutup Melemah, Harga Saham AGII Naik 25%

IHSG pada perdagangan awal pekan, Senin (21/6/2021) ditutup melemah 10,86 poin atau 0,18% ke level 5.996,25.

EKONOMI | 21 Juni 2021

Soal Produk Halal, Gubernur BI Sebut Negara Nonmuslim Lebih Maju

"Negara lain yang muslim bahkan nonmuslim sangat maju dalam mengembangkan sertifikasi halal maupun produk halal," kata Perry Warjiyo.

EKONOMI | 21 Juni 2021

Chang Su Choi Berkomitmen Jadikan KB Bukopin Bank Terdepan di Indonesia

KB Bukopin harus muncul dengan citra dan positioning baru sebagai bank yang memiliki kekuatan dan keandalan TI yang kuat.

EKONOMI | 21 Juni 2021

Metropolitan Kentjana Bagikan Dividen Tunai Rp 100,5 Miliar

PT Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI) akan membagikan dividen tunai sebanyak Rp 106 per lembar saham

EKONOMI | 21 Juni 2021

Gubernur BI Sebut 4 Syarat Utama Produk Halal Indonesia Mendunia

Perry menegaskan, ada empat hal penting yang harus diperhatikan agar Indonesia tidak sekedar menjadi konsumen produk halal.

EKONOMI | 21 Juni 2021

Saraswanti Bidik Pangsa Pasar 10% di 2024

Memasuki usia 23 tahun, Saraswanti saat ini menguasai pangsa pasar 6% pupuk NPK nonsubsidi.

EKONOMI | 21 Juni 2021

Lonjakan Kasus Covid-19 Jadi Ancaman Terbesar Pemulihan Ekonomi

Kementerian Keuangan (Kemkeu) mewaspadai terjadinya risiko perlambatan ekonomi akibat lonjakan kasus Covid-19.

EKONOMI | 21 Juni 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS