BPK Temukan 6 Masalah dalam Program Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

BPK Temukan 6 Masalah dalam Program Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi

Selasa, 22 Juni 2021 | 13:11 WIB
Oleh : Triyan Pangastuti / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan sejumlah permasalahan terkait pelaksanaan Program Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2020 atau PC-PEN. Hal ini berdasarkan dari hasil pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) Tahun 2020.

Ketua BPK Agung Firman Sampurna mengatakan berdasarkan pemeriksaan LKPP Tahun 2020 terdapat sejumlah permasalahan ketidakpatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan dan kelemahan Sistem Pengendalian Intern. Bahkan permasalahan yang terkait dengan Program PC-PEN meliputi enam aspek.

Pertama, mekanisme pelaporan kebijakan keuangan negara untuk menangani dampak pandemi Covid-19 pada LKPP belum disusun.

Kedua, realisasi insentif dan fasilitas perpajakan dalam rangka penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional tahun 2020 minimal sebesar Rp 1,69 triliun juga dinilai tidak sesuai ketentuan,” kata Agung dalam Rapat Paripurna DPR RI, Selasa (22/6).

Ketiga, pengendalian dalam pelaksanaan belanja Program PC-PEN sebesar Rp 9 triliun pada 10 Kementerian/Lembaga juga tidak memadai.

Keempat, penyaluran belanja subsidi bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan non KUR serta belanja lain-lain Kartu Prakerja dalam rangka PC-PEN belum memperhatikan kesiapan pelaksanaan program, sehingga terdapat sisa dana kegiatan/program yang masih belum disalurkan sebesar Rp 6,77 triliun.

Kelima, BPK juga menemukan realisasi pengeluaran pembiayaan tahun 2020 sebesar Rp 28,75 triliun dalam rangka PC-PEN tidak dilakukan secara bertahap sesuai dengan kesiapan dan jadwal kebutuhan penerima akhir investasi.

"Keenam, pemerintah belum selesai mengidentifikasi pengembalian belanja/pembiayaan PC PEN Tahun 2020 di Tahun 2021 sebagai sisa dana SBN PC-PEN Tahun 2020 dan kegiatan PC-PEN Tahun 2020 yang dilanjutkan di Tahun 2021," pungkasnya.

Permasalahan di Luar PC PEN
Tak hanya itu, BPK menemukan enam masalah yang tidak terkait dengan Program PC PEN. Pertama pelaporan beberapa transaksi pajak yang belum lengkap dalam menyajikan hak negara minimal sebesar Rp 21,57 triliun atau USD 8,26 juta serta kewajiban negara minimal sebesar Rp 16,59 triliun sesuai basis akuntansi actual.

“Serta saldo piutang daluwarsa belum diyakini kewajarannya sebesar Rp 1,75 triliun”ungkapnya.

Lebih lanjut Agung menyebut penganggaran, pelaksanaan dan permasalahan lainnya, mengenai penganggaran, pelaksanaan, dan pertanggungjawaban belanja di luar program PC-PEN pada 80 K/L minimal sebesar Rp15,58 triliun belum sepenuhnya sesuai dengan ketentuan.

Ada pula realisasi pembiayaan dan pemindahbukuan dari rekening BUN berupa dana abadi penelitian, kebudayaan, dan perguruan tinggi sebesar Rp8,99 triliun dititipkan pada rekening BLU Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) karena pengaturan terkait pengelolaan dana tersebut belum ditetapkan.

“Kemudian, terdapat ketidakjelasan atas status tagihan penggantian dana talangan pendanaan pengadaan tanah proyek strategis nasional (PSN) oleh badan usaha yang tidak lolos verifikasi berdasarkan Laporan Hasil Verifikasi (LHV) BPKP”tuturnya.

Terakhir, pemerintah belum menetapkan pedoman perhitungan kewajiban jangka panjang atas program pensiun.

"Atas permasalahan-permasalahan tersebut, BPK memberikan rekomendasi kepada pemerintah untuk perbaikan pengelolaan dan pertanggungjawaban APBN tahun mendatang untuk ditindaklanjuti," ujarnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

BPK Berikan Opini WTP untuk Laporan Keuangan Pemerintah Pusat

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) 2020.

EKONOMI | 22 Juni 2021

Properti di Bali Masih Menarik Minat Investor

Investasi properti di Bali tetap menggiurkan di masa pandemi covid-19, karena menjanjikan yield dan capital gain tinggi.

EKONOMI | 22 Juni 2021

PPKM Mikro Diperkuat, Pengunjung Pusat Perbelanjaan Diprediksi Tinggal 10%

Di pusat perbelanjaan juga berlaku protokol kesehatan secara berlapis yang diberlakukan oleh pengelola pusat perbelanjaan dan penyewa.

EKONOMI | 22 Juni 2021

Naiknya Peringkat PGN dari Moody's Berdampak Positif pada Kinerja

Peringkat Moody's untuk PGN yang tetap dipertahankan di level Baa2, menunjukkan perseroan mampu mempertahankan posisi keuangan dan likuiditas yang baik.

EKONOMI | 22 Juni 2021

IHSG Meroket di Sesi I, Cek Saham yang Kasih Cuan Lebar

Saham BANK menguat 9,12%, BBKP naik 8,25%, NATO meningkat 6,8%, KAEF melonjak 6,19%, EMTK terangkat 5,63%.

EKONOMI | 22 Juni 2021

Bursa Asia Bangkit, Nikkei di Jepang Melonjak 3%

Indeks Topix naik 3,05%.

EKONOMI | 22 Juni 2021

Kempupera Bangun Rusun Atlet di Jabar Senilai Rp 12,59 Miliar

"Salah satu upaya pemerintah mendorong prestasi para atlet adalah menyediakan hunian layak seperti rumah susun,” kata Menpupera.

EKONOMI | 22 Juni 2021

Sesi Siang, IHSG Bertambah 90 Poin Menuju 6.086

Volume perdagangan hingga sesi siang ini tercatat sebanyak 100,8 miliar saham senilai Rp 6,8 triliun.

EKONOMI | 22 Juni 2021

Penjualan Properti Terus Menanjak, Kinerja LPKR Diprediksi Tumbuh

Melonjaknya laba operasional 72,7% YoY (year on year/yoy) menjadi Rp 509 miliar pada kuartal pertama tahun 2021 melampaui ekspektasi.

EKONOMI | 22 Juni 2021

Naik Hingga 30%, Industri Pengolahan Tetap Dominasi Ekspor Nasional

Kinerja ekspor industri pengolahan terus menunjukkan tren positif di tengah ancaman dampak pandemi Covid-19.

EKONOMI | 22 Juni 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS