Logo BeritaSatu

Satelit Satria Masuk Tahap Konstruksi

Selasa, 22 Juni 2021 | 20:21 WIB
Oleh : Herman / FER

Jakarta, Beritasatu.com – Direktur Infrastruktur Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) Bambang Noegroho mengungkapkan, pengadaan Satelit Multifungsi Satelit Indonesia Raya (Satria-1) yang diselenggarakan melalui skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU) saat ini sudah memasuki tahap konstruksi. Diharapkan proses tersebut rampung pada kuartal III 2023 dan bisa segera beroperasi di akhir 2023.

"Secara proses, kita sudah mencapai financial close pada 31 Maret 2021, lalu saat ini sedang dalam proses konstruksi. Secara overall progresnya 11,5% di mana di dalamnya termasuk ada pembangunan satelit,” kata Bambang Noegroho dalam acara diskusi Peran Perbankan Dukung Upaya Perluasan Konektivitas Nasional melalui Proyek Satria secara daring, Selasa (22/6/2021).

Advertisement

Seperti diketahui, Satria diinisiasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk menyediakan layanan internet pita lebar (broadband) termasuk akses WiFi gratis, di lebih dari 150.000 titik pelayanan publik termasuk sekolah, rumah sakit, dan kantor pemerintahan di daerah terpencil di Indonesia.

Proyek ini merupakan kerja sama pemerintah dengan PT Satelit Nusantara Tiga (SNT) sebagai badan usaha pemenang tender dengan capex sekitar Rp 6,42 triliun dan masa konsesi 15 tahun. Satria menggunakan teknologi high throughput satellite (HTS) produksi Thales Alenia Space (TAS) dari Prancis, dengan rocket launcher produksi Space-X yaitu Falcon 9-5500 dari Amerika Serikat.

Direktur Utama PT Satelit Nusantara Tiga Adi Rahman Adiwoso menambahkan, dalam proses konstruksi satelit Satria, panel-panelnya sudah dibuat. Kemungkinan besar pada Agustus 2021 ini akan dilakukan groundbreaking untuk mulai membangun stasiun bumi yang mengontrol satelit.

“Di era digital saat ini, penguatan dan perluasan konektivitas digital akan sangat meningkatkan akses pendidikan serta pelayanan kesehatan yang berkualitas, sekaligus menurunkan tingkat kesenjangan ekonomi dan infrastruktur, yang menjadi bagian dari tujuan pembangunan berkelanjutan Indonesia. Dengan adanya proyek Satria, kami berharap ini dapat membantu ribuan sekolah serta fasilitas pelayanan publik, juga membuka akses internet yang setara bagi jutaan masyarakat dari Sabang hingga Merauke,” kata Adiwoso.

Pendanaan proyek Satelit Satria ini salah satunya didukung oleh HSBC. Sebagai bagian dari komitmen HSBC untuk mendukung pembangunan infrastruktur dan ekonomi digital nasional, HSBC telah merangkul sindikasi bank internasional, export credit agency dan bank pembangunan multilateral untuk mendukung pembiayaan proyek ini.

"Melalui dukungan jaringan global serta keahlian HSBC dalam strukturisasi pembiayaan, kami berkomitmen untuk membantu membuka akses bagi sekolah, fasilitas publik serta masyarakat di daerah tertinggal untuk bisa terhubung dan tumbuh, khususnya melalui Satria, yang kami yakini akan berperan penting dalam memperkuat konektivitas digital Indonesia, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih berkelanjutan di Indonesia,” kata President Director PT Bank HSBC Indonesia François de Maricourt.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

PP Presisi Rampungkan 540 Struktur Beton Tol Cinere-Jagorawi

 PT PP Presisi Tbk (PPRE) merampungkan pengangkatan 540 struktur beton proyek jalan tol Cinere-Jagorawi.

EKONOMI | 9 Februari 2023

Belajar dari Nasib Warunk Upnormal, Ini yang Harus Dilakukan Pelaku Usaha F&B

Runtuhnya sejumah bisnis F&B  seperti Warunk Upnormal karena tidak adaptif dan tidak resilience dalam menghadapi perubahan.

EKONOMI | 9 Februari 2023

BPH Migas Tekankan Edukasi Perubahan Harga BBM Nonsubsidi

BPH Migas menyatakan masyarakat perlu diberikan edukasi soal perubahan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi secara berkala.

EKONOMI | 9 Februari 2023

BUMN dan Industri Minerba Didorong Usung Energi Bersih

Kementerian BUMN terus mendorong perusahaan BUMN atau pelat merah termasuk industri minerba untuk mengusung prinsip ekonomi hijau.

EKONOMI | 9 Februari 2023

2023, Bank Ina Bidik Transaksi Digital Rp 2 Triliun

Bank Ina Perdana mengincar transaksi digital melalui INA Mobile bisa meningkat Rp 2 triliun di tahun 2023.

EKONOMI | 9 Februari 2023

Layanan Identitas Digital Permudah Tamu Mendaftar di Hotel

Penerapan layanan identitas digital terverifikasi saat mendaftar di hotel disosialisasikan dalam Rakernas PHRI.

EKONOMI | 9 Februari 2023

Rupiah Hari Ini 9 Februari 2022 Ditutup Melemah ke Rp 15.099

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) hari ini Kamis (9/2/2023) ditutup melemah dibandingkan posisi kemarin.

EKONOMI | 9 Februari 2023

IHSG Hari Ini 9 Februari 2023 Ditutup Ambles ke 6.897

IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada penutupan perdagangan hari ini Kamis (9/2/2023) turun 42,7 poin (0,62%) ke level 6.897.

EKONOMI | 9 Februari 2023

Induk TikTok dan Douyin Jajaki Layanan Pesan Antar Makanan di Tiongkok

Induk TikTok, ByteDance, tengah menguji layanan pesan-antar makanan di Tiongkok melalui aplikasi video pendeknya Douyin.

EKONOMI | 9 Februari 2023

Dukung Penerimaan Negara, Industri Kripto Mudahkan Lapor Pajak

Aplikasi penjualan aset kripto, PT Pintu Kemana Saja, turut berkontribusi pada pemasukan negara melalui pajak.

EKONOMI | 9 Februari 2023


TAG POPULER

# Sugeng Guruh Gautama


# Disney PHK Karyawan


# Gempa Turki


# Ferdy Sambo


# Capres PDIP


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Novel Baswedan Yakin Harun Masiku Tak Akan Ditangkap, KPK: Jangan Berprasangka

Novel Baswedan Yakin Harun Masiku Tak Akan Ditangkap, KPK: Jangan Berprasangka

NASIONAL | 3 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE