Logo BeritaSatu

Minat Masyarakat Beralih ke Pembayaran Contactless Tinggi, ini Pemicunya

Kamis, 24 Juni 2021 | 13:09 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com Visa, pemimpin pembayaran digital merilis temuan Studi Visa Consumer Payment Attitudes yang menyoroti bertumbuhnya minat masyarakat Indonesia terhadap pembayaran nirkontak (contactless) karena lebih nyaman, aman, dan sehat dibandingkan uang tunai.

“Teknologi contactless sudah menjadi hal yang lumrah dalam kehidupan, termasuk memungkinkan cara membayar yang cepat, aman, dan nyaman," kata Presiden Direktur Visa Indonesia Riko Abdurrahman saat memaparkan hasil studi secara virtual Kamis (24/6/2021).

Berdasarkan studi tersebut, sekitar 69% masyarakat Indonesia membawa semakin sedikit uang tunai dan lebih sering menggunakan pembayaran contactles. Alasannya, lebih nyaman karena tidak perlu membawa uang tunai (67%), mudah digunakan (61%), dan aman dari risiko penularan virus (60%).

Secara global, transaksi Visa contactless atau tap to pay telah bertumbuh lebih dari 30% (year-on-year/yoy)per bulan Maret 20213. Asia Pasifik memimpin adopsi pembayaran contactless. Dari total transaksi kartu Visa yang dilakukan secara tatap muka, lebih dari 50% menggunakan kartu contactless atau metode tap to pay.

Di sejumlah negara, seperti Australia, Singapura, Selandia Baru, dan Taiwan, porsi pembayaran contactless mencapai lebih dari 75% dari total transaksi kartu Visa yang dilakukan secara tatap muka.

Di banyak negara di Asia Tenggara, termasuk di Indonesia, adopsi pembayaran contactless masih terbilang baru, tetapi mengalami pertumbuhan cepat. "Kami senang dapat bekerja sama dengan mitra bank dan retailer di seluruh negeri untuk membantu mewujudkan potensi pertumbuhan ini,” kata Riko.

Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan mendorong adopsi pembayaran contactless, Visa menginisiasi kampanye konsumen selama 3 bulan berkolaborasi dengan sejumlah bank.

Studi juga menunjukkan bahwa 72% pemegang kartu contactless di Indonesia menggunakan pembayaran contactless setidaknya seminggu sekali. Pandemi telah mendorong konsumen lebih sering menggunakan kartu contactless, dengan 69% pemegang kartu contactless mengakui penggunaan yang meningkat sejak pandemi. “Membayar hanya dengan men-tap kartu contactless memudahkan transaksi sehari-hari,” tambah Riko.

Di Indonesia, pembayaran menggunakan kartu kredit contactless Visa dapat dilakukan hanya dengan sekali tap, tanpa perlu memasukkan PIN untuk nominal transaksi hingga Rp 1 juta.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Searah Mata Uang Asia, Rupiah Melemah ke Rp 15.237

Transaksi mata uang Garuda atau rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 15.222- Rp 15.243 per dolar AS.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

20 Menit Perdagangan, Aksi Beli Saham Warnai Gerak IHSG

Pukul 09.20 WIB, IHSG melemah 15,7 poin (0,19%) menjadi 7.059 dan Investor33 melemah menjadi ke 492,1

EKONOMI | 7 Oktober 2022

IHSG Rawan Profit Taking, Cermati MEDC, PNLF, ICBP, dan EMTK

Level resistance IHSG berada di 7.094,7.135, 7.178, 7.256 dengan support 7.054, 7.010, 6.968, 6.925.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Ditjen Hubdat Sosialisasi SPM Angkutan Sungai dan Danau

Sosialisasi dilakukan untuk mengoptimalkan angkutan sungai dan danau serta pelabuhan penyeberangan, dalam menghubungkan wilayah di Indonesia.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Indonesia-Jepang Perkuat Ekosistem Startup Indonesia

Japan Indonesia Innovation Meetup 2022 akan mempertemukan perusahaan rintisan Jepang dan Indonesia guna memperkuat ekosistem startup.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Data Pekerjaan AS Jadi Fokus Investor, Harga Emas Melemah

Harga emas di pasar spot turun 0,1% menjadi US$ 1.714,29 per ons. Sedangkan harga emas berjangka AS datar (flat) di US$ 1.720,8.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Harga Minyak Naik karena Pemotongan Produksi OPEC+

Harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS naik 69 sen, atau 0,8% menjadi US$ 88,45 barel, setelah ditutup naik 1,4% pada Rabu.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Jayamas Medica Lepas 15% Saham ke Publik, Cek Jadwalnya

PT Jayamas Medica Industri Tbk (OneMed), pemimpin pasar alat kesehatan Indonesia akan melaksanakan penawaran umum saham perdana (IPO).

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Dow Jones Hilang 350 Poin, Investor Tunggu Data Pekerjaan

Dow Jones Industrial Average turun 346,93 poin, atau 1,15%, menjadi 29.926,94 dan S&P 500 kehilangan 1,02% menjadi 3.744,52.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

Bursa Eropa Melemah karena Gagal Manfaatkan Momentum Positif

Pan-European Stoxx 600 di bursa Eropa turun 0,5% Kamis setelah sebelumnya sempat naik lebih 0,8%.

EKONOMI | 7 Oktober 2022


TAG POPULER

# Jokowi tak salami kapolri


# Banjir Jakarta


# MTsN 19 Jakarta


# Tersangka Tragedi Kanjuruhan


# Mamat Alkatiri


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Biden Ampuni Warga AS yang Dihukum karena Miliki Ganja Jumlah Kecil

Biden Ampuni Warga AS yang Dihukum karena Miliki Ganja Jumlah Kecil

NEWS | 10 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings