Masuk Semester 2, Ini 5 Tantangan Bitcoin
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Masuk Semester 2, Ini 5 Tantangan Bitcoin

Jumat, 2 Juli 2021 | 11:21 WIB
Oleh : Faisal Maliki Baskoro / FMB

New York, Beritasatu.com - Bitcoin melaju kencang di awal tahun ini, menembus level tertinggi US$ 65.000. Namun, aset yang terkenal sangat volatil ini tidak mampu bertahan dan di akhir semester pertama turun 47% dari puncaknya. Memasuki semester kedua, ini lima risiko yang harus dihadapi bitcoin, menurut CNBC.com.

1. Regulasi
Negara-negara mulai memperketat industri cryptocurrency, mulai dari AS hingga Tiongkok. Tiongkok sudah menutup fasilitas penambangan kripto dan melarang perbankan dan perusahaan keuangan melayani transaksi kripto. Perusahaan trading bitcoin ternama Binance juga baru-baru ini dilarang melakukan aktivitas di Inggris.

Menteri Keuangan AS Janet Yellen juga baru-baru ini mengeluarkan peringatan bahwa kripto dapat digunakan untuk transaksi ilegal. Tahun lalu, mantan Presiden AS Donald Trump mengusulkan RUU antipencucian uang di mana orang-orang yang melakukan transaksi kripto di atas US$ 3.000 wajib dicek identitasnya.

Simon Yu, co-founder start-up kripto StormX, justru menyambut positif crackdown bitcoin di Tiongkok. Menurutnya, hal ini dapat mengakibatkan desentralisasi. Dia juga mengatakan over-regulasi di AS dapat menjadi masalah.

"Terlalu banyak departemen di AS yang mengatur kripto. Apakah kripto itu sekuritas, komoditas, atau properti? Sampai saat ini, AS belum memahami bagaimana cara mengatur industri ini, sehingga terkadang keputusan yang diambil justru menyulitkan kripto," kata dia.

2. Volatilitas
Volatilitas bitcoin sangat ekstrem. Sempat menyentuh US$ 64.829 pada bulan April, bersamaan dengan IPO Coinbase, kemudian jatuh ke US$ 28.911 pada bulan Juni, bahkan sempat negatif. Saat ini, sudah kembali ke kisaran US$ 34.000.

Pihak-pihak yang optimistis akan bitcoin (bitcoin bulls) menganggap bitcoin sebagai "emas digital" di mana investasi bitcoin bisa memberikan keuntungan yang besar di tengah turbulensi ekonomi.

Ross Middleton, CFO dari DeversiFi, mengatakan volatilitas dapat menjadi daya tarik investor, karena dengan alokasi dana yang kecil bisa mendapat untung yang besar. Namun, pergerakan yang stabil di US$ 30.000-US$ 40.000 dapat menjadi basis harga, sehingga menarik modal baru ke pasar kripto.

3. Isu Lingkungan
Aktivitas menambang bitcoin memboroskan energi yang sangat besar. Konsumsi energi naik berbanding lurus dengan kenaikan harga bitcoin.

CEO Tesla Elon Musk sempat membeli bitcoin US$ 1,5 miliar dan menerima bitcoin sebagai alat pembayaran. Namun, Musk kemudian berbalik arah dan menghentikan transaksi dengan bitcoin karena alasan lingkungan.

4. Pengawasan Stablecoin
Stablecoin adalah jenis koin yang valuasinya mengikuti aset di dunia nyata, seperti dolar AS. Pekan lalu, Presiden the Federal Reserve Boston Eric Rosengren mengatakan tether, stablecoin yang mengikuti nilai tukar dolar 1:1, adalah ancaman kepada sistem keuangan.

Investor kripto sering menggunakan tether untuk membeli aset kripto, tetapi beberapa investor mulai khawatir tether tidak memiliki cadangan dolar yang cukup untuk menjustifikasi kurs tether terhadap dolar.

Token tether mencapai US$ 60 miliar dalam sirkulasi, lebih besar dari sebagian besar bank AS. Kekhawatiran juga muncul karena adanya dugaan tether digunakan untuk memanipulasi harga bitcoin.

5. Koin Meme dan Penipuan
Dogecoin, koin yang awalnya hanya untuk main-main, tiba-tiba naik pesat hingga pada suatu waktu, valuasi seluruh koin ini lebih mahal daripada Ford dan perusahaan-perusahaan besar AS lainnya. Naiknya Doge karena "pompom" atau "digoreng" oleh Elon Musk. Harga Doge kini sudah terdepresiasi secara signifikan.

Terpisah, koin kripto bernama titan anjlok hingga tidak bernilai sama sekali. Salah satu pemegang titan adalah konglomerat pemilik klub basket Dallas Mavericks.

Simon Yu mengatakan semakin banyak scam terkait kripto. Terkait koin meme, banyak investor terjebak pump and dump, di mana harga koin naik tinggi karena "digoreng" atau disuntik dengan pembelian yang masif, lalu anjlok setelah "penggorengnya" untung.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: CNBC.com


BERITA LAINNYA

Nusantara Infrastructure Incar Proyek JORR Elevated Cikunir-Ulujami Rp 20 Triliun

PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) melalui anak usaha PT Marga Metro Nusantara (MMN) mengincar proyek (JORR) Elevated Cikunir – Ulujami.

EKONOMI | 21 September 2021

Gubernur BI Sebut Nilai Tukar Rupiah Berpotensi Terus Menguat

Penguatan nilai tukar rupiah didorong perbaikan ekonomi domestik dan ketahanan eksternal.

EKONOMI | 21 September 2021

Holding Perkebunan Nusantara Restrukturisasi Bisnis Gula

Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melakukan restrukturisasi bisnis sebagai langkah strategis menjawab tantangan ketahanan gula nasional.

EKONOMI | 21 September 2021

Jaga Stabilitas Sistem Keuangan, BI Tetapkan 6 Langkah Kebijakan

Selain mempertahakan BI7DRR di kisaran 3,5%, Bank Indonesia menetapkan enam langkah bauran kebijakan moneter.

EKONOMI | 21 September 2021

Satgas BLBI Tagih Ahli Waris jika Obligor dan Debitur Sudah Meninggal

Satgas BLBI tetap melakukan penagihan pada sejumlah obligor dan debitur yang telah meninggal dunia melalui ahli waris.

EKONOMI | 21 September 2021

Menangkan Sengketa Pajak, Kinerja Saham PGN Diproyeksi Terus Menguat

Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), emiten berkode saham PGAS kembali memenangkan perkara Peninjauan Kembali (PK) terkait sengketa pajak PPN penjualan gas bumi ke konsumen

EKONOMI | 21 September 2021

IHSG Tergerus, Ini Saham Paling Banyak Ditransaksian Secara Volume dan Nilai

BBRI teraktif secara value saat IHSG ditutup turun 15,55 poin (0,26%) ke level 6,060,75.

EKONOMI | 24 Agustus 2021

IHSG Turun, Asing Lepas BBRI dan Buru TLKM

TLKM paling diburu asing saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 15,55 poin (0,26%) ke level 6,060,75.

EKONOMI | 21 September 2021

DSFI Kasih Cuan Lebar Meski IHSG Melemah

PT Dharma Samudera Fishing Ind Tbk (DSFI) tercatat paling cuan saat IHSG ditutup turun 15,55 poin.

EKONOMI | 21 September 2021

Gubernur BI: Dampak Krisis Evergrande Beri Pengaruh ke Pasar Modal

"Memang ada pengaruhnya terhadap pasar modal Indonesia, lebih karena eksternal bukan karena domestik," tegas Perry.

EKONOMI | 21 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
Prediksi Puncak Covid-19 Berdasarkan Data 21 September 2021

Prediksi Puncak Covid-19 Berdasarkan Data 21 September 2021

BERITA GRAFIK | 3 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings