Hingga Akhir Mei 2021, Integra Indocabinet Bukukan Sales Order Rp 2,6 T
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Hingga Akhir Mei 2021, Integra Indocabinet Bukukan Sales Order Rp 2,6 T

Minggu, 4 Juli 2021 | 09:28 WIB
Oleh : Muhammad Ghafur Fadillah / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Integra Indocabinet Tbk (WOOD) sepanjang periode Januari hingga Mei 2021 membukukan sales order mencapai Rp 2,6 triliun. Permintaan penjualan didukung oleh permintaan yang kuat baik dari pasar ekspor khususnya pasar Amerika Serikat (AS) dan pulihnya permintaan domestik.

Dalam keterangan tertulis, manajemen Integra Indocabinet menjelaskan, sales order dan pendapatan penjualan yang berhasil diraih perseroan pada lima bulan pertama 2021 tersebut menunjukan potensi pertumbuhan yang prospektif ke depannya.

“Meskipun dengan kondisi kekurangan pengiriman kontainer secara global yang menunda beberapa pengiriman, kami masih dapat membukukan pendapatan sebanyak Rp 378 miliar pada Mei 2021. Realisasi ini meningkat atau tumbuh sebesar 85,3% secara tahunan,” jelas manajemen, Sabtu (3/7/2021).

Sedangkan, pendapatan penjualan selama periode Januari hingga Mei tercatat sebesar Rp 1,6 triliun atau tumbuh 84,9%, di mana pada bulan Mei 2021 sendiri, perseroan memperoleh penambahan sales order sebesar Rp 600 miliar. Pada semester 2 mendatang, perseroan memperkirakan sales order akan terus bertumbuh seiring dengan tingginya permintaan pasar dari segmen furnitur dan building component.

“Pasar AS akan tetap menjadi kontributor penjualan terbesar dan dukungan dari wilayah lain seperti Eropa dan domestik mulai pulih,” ujar manajemen.

Incar Penjualan Naik
Adapun sebelumnya, Integra Indocabinet optimistis penjualan tahun ini tumbuh 25%, seiring diperolehnya pemesanan sebesar Rp 1,80 triliun pada Februari lalu. Order tersebut mayoritas dari pasar luar negeri, sejalan dengan sekitar 80-85% pasar Integra adalah ekspor dan sisanya domestik.

Perang dagang yang terjadi antara Amerika Serikat dan Tiongkok ternyata bisa menjadi pemicu (trigger) meningkatnya pesanan produk furnitur ke perusahaan yang berbasis di Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim) tersebut.

CEO & Founder Integra Indocabinet Halim Rusli mengatakan, ketika banyak perusahaan manufaktur furnitur terpuruk bahkan merugi, Integra justru meraup berkah luar biasa. Ini merupakan pemesanan tertinggi sepanjang sejarah Integra dan akan mengerek penjualan sepanjang tahun 2021.

“Kami pikir ini karena trigger dari perang dagang. Dengan melihat prediksi pasar dan situasi sekarang, yang mana Tiongkok sebagai pesaing dan Vietnam sudah penuh kapasitasnya, kami berkeyakinan tahun ini penjualan kami tumbuh hingga 25%," ujar Halim

Dia menjelaskan, saat ini, sejumlah negara berupaya merebut pasar produk kayu khususnya pasar furnitur Amerika Serikat (AS). Ini terutama dilakukan oleh Vietnam yang pangsa pasarnya 35%, Tiongkok 15%, Malaysia 15%, dan Indonesia 4,60%.

“Saat ini ada peluang yang sangat besar bagi Indonesia untuk memperbesar pangsa pasar ke AS, mengingat Indonesia memiliki bahan baku yang melimpah dan jarang dimiliki oleh negara lain. Selain itu, sumber daya manusia/tenaga kerja kompetitif,” jelasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Bahlil: Semua Negara Terapkan Strategi Pemulihan Ekonomi

Menteri Investasi Bahlil Lahadalia mengatakan saat ini berbagai negara di dunia termasuk Indonesia terus merumuskan strategi pemulihan ekonomi.

EKONOMI | 5 Desember 2021

Erupsi Semeru, Kementerian PUPR Terjunkan Alat Berat

Kementerian PUPR bergerak cepat membantu penanganan darurat bencana erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

EKONOMI | 5 Desember 2021

Bahlil Sumringah Reformasi Struktural Pacu Investasi

Kepercayaan investor dalam negeri dan luar negeri menguat sejalan upaya reformasi struktural melalui Undang-Undang Cipta Kerja.

EKONOMI | 5 Desember 2021

Tertekan Pandemi, Angkasa Pura I Siapkan Skema Restrukturasi

Pandemi Covid-19 yang mulai terjadi di Indonesia sejak Maret 2020 berdampak terhadap penurunan drastis pergerakan penumpang di 15 bandara Angkasa Pura I.

EKONOMI | 5 Desember 2021

Bahlil: Sinergi di Kabinet Indonesia Maju Semakin Baik

Bahlil Lahadalia mengakui orkestrasi atau sinergi di Kabinet Indonesia Maju semakin baik dibandingkan 6 bulan lalu.

EKONOMI | 5 Desember 2021

Bank Victoria Raih Rp 185 M dari Private Placement

PT Bank Victoria International Tbk (BVIC) diperkirakan akan mengantongi dana Rp 185,9 miliar dari private placement.

EKONOMI | 5 Desember 2021

Bahlil Fokus Hilirisasi Kejar Investasi Rp 1.200 T 

Arah kebijakan investasi tahun 2022 akan difokuskan untuk mendorong hilirisasi.

EKONOMI | 5 Desember 2021

TBS Energi Investasi US$ 8 Juta di Perusahaan EBT Singapura

-PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) melalui anak usahanya, PT Toba Bara Energi berinvestasi pada perusahaan EBT Singapura, Solar United Network Pte Ltd.

EKONOMI | 5 Desember 2021

Restrukturisasi AP 1 Ditargetkan Selesai Januari 2022 

PT Angkasa Pura I menargetkan bisa mulai bangkit dari pandemi pada awal tahun depan. Saat ini AP 1 tengah melakukan restrukturisasi operasional dan finansial.

EKONOMI | 5 Desember 2021

Persepsi Publik Bahwa Ekonomi Buruk Makin Berkurang

Persepsi publik yang mengatakan ekonomi nasional masih buruk terus mengalami penurunan.

EKONOMI | 5 Desember 2021


TAG POPULER

# Vaksin Sinovac


# Mahasiswi Bunuh Diri


# BWF World Tour


# Semeru


# Vaksinasi Covid-19



TERKINI
Bahlil: Semua Negara Terapkan Strategi Pemulihan Ekonomi

Bahlil: Semua Negara Terapkan Strategi Pemulihan Ekonomi

EKONOMI | 6 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings