Krakatau Steel Resmi Bentuk Subholding Sarana Infrastruktur, Saham Mayoritas Dipegang PT KIEC
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Krakatau Steel Resmi Bentuk Subholding Sarana Infrastruktur, Saham Mayoritas Dipegang PT KIEC

Senin, 5 Juli 2021 | 17:21 WIB
Oleh : Muawwan Daelami / EHD

Jakarta, Beritasatu.com – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk menuntaskan pendirian Subholding Sarana Infrastruktur. Perusahaan ini dibentuk dari hasil integrasi beberapa anak perusahaan Krakatau Steel yakni PT Krakatau Industrial Estate Cilegon (PT KIEC), PT Krakatau Daya Listrik (PT KDL), PT Krakatau Tirta Industri (PT KTI), dan PT Krakatau Bandar Samudera (PT KBS).

Dari keterbukaan informasi, PT KBS menyertakan saham senilai Rp 3,85 triliun, PT KDL senilai Rp 3,74, dan PT KTI senilai Rp 2,08 triliun kepada PT KIEC. Dengan demikian, PT KIEC menjadi pemegang saham mayoritas dari ketiga anak usaha tersebut.

Dokumen pembentukan Subholding Sarana Infrastruktur Krakatau Steel telah ditandatangani Direktur Utama Krakatau Steel Silmy Karim dan pemegang saham lain pada Rabu (30/6) lalu.

Direktur Utama Krakatau Steel Silmy Karim mengatakan, Subholding Sarana Infrastruktur memiliki pondasi kuat secara finansial. Integrasi empat perusahaan tersebut memiliki pendapatan Rp 3,4 triliun dan nilai EBITDA sebesar Rp 1 triliun pada 2020 dan akan terus berkembang seiring dengan pertumbuhan kebutuhan kawasan industri di Indonesia.

“Dari pembentukan subholding ini diproyeksikan menghasilkan pendapatan hingga Rp 7,8 triliun di lima tahun mendatang. Sementara EBITDA diproyeksikan meningkat mencapai Rp 2,2 triliun pada 2025,” kata Silmy dalam keterangan resminya, Senin (5/7/2021).

Ia menambahkan, pembentukan Subholding Sarana Infrastruktur Krakatau Steel merupakan bagian dari transformasi Krakatau Steel untuk meningkatkan value perusahaan melalui pengelolaan yang lebih baik dan pengembangan yang fokus dan terukur.

Pada 2020, puluhan perusahaan multinasional dan domestik ternama berinvestasi dengan potensi pertumbuhan yang lebih besar di tahun mendatang.

Beberapa industri itu di antaranya Semen Indonesia, Holcim, Pupuk Indonesia, Posco, Nippon Steel, PT Timah, Asahimas, Lotte Chemical, Chandra Asri, Indofood, Charoen Pokphand, JAPFA, Astra Internasional, Indonesia Power, dan masih banyak lainnya.

Anak-anak usaha yang tergabung dalam Subholding Sarana Infrastruktur juga memiliki keunggulan-keunggulan seperti PT KIEC mengelola 3.250 hektar lahan industri di mana 920 hektar lahan tersedia untuk pengembangan tiga tahun ke depan.

Terlebih, area kawasan industri yang dikelola PT KIEC juga merupakan salah satu dari lima kawasan industri terbesar di Indonesia.

Selanjutnya, PT KDL memiliki kapasitas 120 MW dan saat ini sedang fokus membangun fasilitas energi terbarukan melalui energi surya terapung yang mulai beroperasi pada 2023 mendatang.

Perusahaan lainnya adalah PT KTI. Perusahaan penyedia jasa air industri terintegrasi terbesar di Indonesia dengan kapasitas 3.000 liter per detik di Cilegon dan penambahan 1.600 liter per detik yang saat ini dikembangkan di Gresik, Kendari, dan Sumbawa.

Terakhir, PT KBS berkapasitas bongkar muat pelabuhan sebesar 25 juta ton per tahun dengan ketersediaan 17 jeti sekaligus menjadi pelabuhan curah terbesar dan terdalam secara alami di Indonesia dengan fasilitas pergudangan yang terintegerasi dan efisien.

Menurut Silmy, keunggulan-keunggulan infrastruktur tersebut berada dalam satu kawasan industri sehingga akan membuat Sarana Infrastruktur Krakatau Steel lebih kompetitif dibanding dengan kawasan industri lain di Indonesia.

Lebih jauh, keunggulan lain kawasan industri ini juga berada di lokasi strategis dan memiliki konektivitas yang baik karena berdekatan dengan bandara internasional Soekarno Hatta, Ibu Kota Jalarta, dan terhubung dengan jalur kereta api pulau Jawa serta lokasi pelabuhan PT KBS yang merupakan perlintasan jalur logistik dunia.

"Dengan beragam keunggulan tersebut area Subholding Sarana Infrastruktur ke depan berpotensi menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK),” tutup Silmy.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Inovasi Bank Jatim Raih Dua Penghargaan IHC Award 2021

Bank Jatim terus mengoptimalkan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi digital untuk menunjang kinerja.

EKONOMI | 18 September 2021

Trakindo Rilis Ekskavator Cat 323 GC Kelas 23 Ton

PT Trakindo Utama (Trakindo), perusahaan penyedia solusi alat berat Cat di Indonesia merilis ekskavator hidrolik terbaru di kelas 23 ton, yaitu Cat 323 GC.

EKONOMI | 18 September 2021

Badai Emas Pegadaian Bagi-bagi Hadiah Rp 3 Miliar untuk Nasabah

Terdapat 5,6 juta nasabah Pegadaian yang mendapatkan kesempatan mengikuti undian Badai Emas pada periode ini.

EKONOMI | 18 September 2021

PPDPP: Validasi NIK Penerima FLPP Capai 96,65%

PPDPP melakukan berbagai persiapan pengalihan dana FLPP ke BP Tapera. Salah satunya, validasi NIK penerima FLPP.

EKONOMI | 18 September 2021

Rumah Subsidi di Manokwari Dapat Bantuan PSU Rp 311,2 Juta

Kempupera meminta pengembang rumah subsidi proaktif mengusulkan bantuan PSU melalui aplikasi sistem informasi bantuan perumahan (Sibaru).

EKONOMI | 18 September 2021

5 Langkah Ciptakan Ruang Multifungsi di Rumah

Pandemi covid-19 yang masih berlangsung sampai saat ini, mendorong sebagian orang menghabiskan uang untuk mendesain ulang interior rumahnya.

EKONOMI | 18 September 2021

OJK: DigiKu Ciptakan Kesempatan yang Sama Antara Bank dan Fintech

"Kita menyambut baik DigiKu ini, diharapkan bank Himbara akan menjadi contoh produk fintech lainnya,” kata Wimboh.

EKONOMI | 18 September 2021

Pameran Virtual FIF Group Fest Berlanjut di Bengkulu

Kegiatan pameran virtual FIF Group Fest menjadi alternatif favorit sejumlah masyarakat untuk memenuhi setiap kebutuhannya.

EKONOMI | 18 September 2021

Ini Fungsi Dekorasi dalam Interior Rumah

Dekorasi berperan penting untuk memberikan kenyamanan agar penghuninya betah berada di rumah.

EKONOMI | 18 September 2021

Kadin: Diskon PPnBM 100% Dorong Produksi dan Kinerja Ekspor

Kadin menilai keputusan perpanjangan diskon PPnBM DTP sangat tepat, industri kendaraan bermotor diyakini bisa kembali bangkit.

EKONOMI | 18 September 2021


TAG POPULER

# Muhammad Kece


# Sonny Tulung


# Vaksinasi Covid-19


# Ideologi Transnasional


# Lucinta Luna



TERKINI
Covid-19 Memperburuk Pelayanan Kesehatan Kenya

Covid-19 Memperburuk Pelayanan Kesehatan Kenya

DUNIA | 12 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings