Kemdes PDTT Entaskan 6 Kabupaten Tertinggal Tahun 2021
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kemdes PDTT Entaskan 6 Kabupaten Tertinggal Tahun 2021

Kamis, 8 Juli 2021 | 19:43 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Jakarta, Beritasatu.com – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemdes PDTT) akan mengentaskan enam kabupaten tertinggal menjadi kabupaten tidak tertinggal pada tahun 2021 ini.

“Kita bekerja keras untuk mengentaskan semua kabupaten tertinggal menjadi tidak tertinggal atau menjadi kabupaten yang maju,” kata Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar, dalam kuliah online secara virtual Kamis (8/7/2021).

Pria yang disapa Gus Halim ini mengatakan, ada pun untuk angka proyeksi kabupaten tertinggal yang terentaskan setiap tahunnya sejak 2020 yakni pada 2020 sebanyak 5 kabupaten, tahun 2021 ini 6 kabupaten, 7 kabupaten di 2022, 6 kabupaten di 2023 dan 8 kabupaten di 2024. "Mudah-mudahaan kita bisa wujudkan semua," katanya.

Gus Halim memproyeksikan jumlah daerah tertinggal yang terentaskan pada tahun 2024 sebanyak 32 kabupaten, dari 62 kabupaten tertinggal.

Ketentuan kabupaten tertinggal sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 63 Tahun 2020 tentang Penetapan Daerah Tertinggal Tahun 2020-2024.

Sesuai peraturan tersebut, terdapat 62 daerah tertinggal yang tersebar di sejumlah provinsi, antara lain:

1. Sumatera Barat 1 kabupaten
2. Sumatera Selatan 1 kabupaten
3. Lampung 1 kabupaten
4. Sumatera Utara 1 kabupaten
5. Nusa Tenggara Barat 1 kabupaten
6. Nusa Tenggara Timur 13 kabupaten
7. Sulawesi Tengah 3 kabupaten
8. Maluku 6 kabupaten
9. Maluku Utara 2 kabupaten
10. Papua Barat 8 kabupaten
11. Papua 22 kabupaten.

Gus Halim menyampaikan, jumlah daerah tertinggal yang diproyeksi tersebut akan melebihi target dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2020-2024 yakni sebanyak 25 kabupaten tertinggal.

"Target pengentasan daerah tertinggal dalam RPJMN 2020-2024 sebanyak 25 daerah tertinggal dari 62 daerah tertinggal sehingga pada akhir 2024 kabupaten yang masih masuk daerah tertinggal sebanyak 37 kabupaten. Namun, berdasarkan data indeks ketertinggalannya diproyesikan yang dapat dientaskan sebanyak 32 kabupaten dari 62 kabupaten, sehingga yang tersisa hanya 30 kabupaten di tahun 2024," kata Gus Halim.

Lebih lanjut Gus Halim, arah kebijakan percepatan pembangunan daerah tertinggal yakni dengan melakukan pengembangan perekonomian masyarakat dan peningkatan sumber daya manusia.

Selanjutnya dengan percepatan pembangunan sarana prasarana, pemanfaatan teknologi dan informasi. Selain itu dengan peningkatan ketangguhan dan kemandirian daerah dan pembinaan terhadap daerah tertinggal entas tahun 2019 serta penanganan dan pemulihan ekonomi daerah pasca pandemi Covid-19.

Untuk sasaran percepatan pembangunan daerah tertinggal 2020-2024, sebut Gus Halim yakni persentase penduduk miskin di daerah tertinggal dari 26,12 persen pada tahun 2018 menjadi 23,5 -24 persen pada tahun 2024.

Indeks Pembangunan manusia (IPM) dari 58 persen pada 2018 menjadi 62,2 - 62,7 pada 2024, jumlah daerah tertinggal dari 62 kabupaten menjadi 37 kabupaten dan terlaksananya pembinaan pada 62 daerah tertinggal yang terentas di tahun 2019.

"Ini bukan perkerjaan mudah tetapi kita harus lakukan untuk dapat mencapai sasaran itu. Kita harus tekan ini dan kita harus genjot ini semua," katanya.

Sementara itu, tambah Gus Halim, mengenai pembinaan daerah tertinggal yang terentaskan di tahun 2019 yakni sebanyak 62 kabupaten masih akan terus dilakukan pembinaan oleh kementerian/lembaga dan pemda provinsi selama 3 tahun sejak ditetapkannya sebagai daerah yang sudah terentaskan.

Dalam pembinaannya tersebut, Gus Halim telah menetapkan Peraturan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal (Permendesa PDTT) Nomor 5 Tahun 2020 tentang Pembinaan Daerah Tertinggal terentaskan sebagai acuan terkait dalam penyelenggaraan pembinaan daerah tertinggal terentaskan.

Regulasi ini bertujuan untuk memberikan arahan dalam penyelenggaraan pembinaan daerah tertinggal terentaskan, guna mewujudkan konsep pembinaan dalam kerangkan pembangunan yang berkelanjuran, kemandirian dan peningkatan produktivitas daerah sehingga mendukung tercapainya tujuan pembangunan nasional.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

BabyBali Token Padukan Investasi Kripto dengan Pariwisata

Start up BabyBali Token dengan memadukan investasi cryptocurrency atau aset kripto dan sektor pariwisata sebagai underlying.

EKONOMI | 19 September 2021

Acset Indonusa Raih Kontrak Baru Rp 300 Miliar

PT Acset Indonusa Tbk (ACST), emiten konstruksi membukukan kontrak baru Rp 300 miliar hingga September 2021.

EKONOMI | 19 September 2021

Inovasi Bank Jatim Raih Dua Penghargaan IHC Award 2021

Bank Jatim terus mengoptimalkan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi digital untuk menunjang kinerja.

EKONOMI | 18 September 2021

Trakindo Rilis Ekskavator Cat 323 GC Kelas 23 Ton

PT Trakindo Utama (Trakindo), perusahaan penyedia solusi alat berat Cat di Indonesia merilis ekskavator hidrolik terbaru di kelas 23 ton, yaitu Cat 323 GC.

EKONOMI | 18 September 2021

Badai Emas Pegadaian Bagi-bagi Hadiah Rp 3 Miliar untuk Nasabah

Terdapat 5,6 juta nasabah Pegadaian yang mendapatkan kesempatan mengikuti undian Badai Emas pada periode ini.

EKONOMI | 18 September 2021

PPDPP: Validasi NIK Penerima FLPP Capai 96,65%

PPDPP melakukan berbagai persiapan pengalihan dana FLPP ke BP Tapera. Salah satunya, validasi NIK penerima FLPP.

EKONOMI | 18 September 2021

Rumah Subsidi di Manokwari Dapat Bantuan PSU Rp 311,2 Juta

Kempupera meminta pengembang rumah subsidi proaktif mengusulkan bantuan PSU melalui aplikasi sistem informasi bantuan perumahan (Sibaru).

EKONOMI | 18 September 2021

5 Langkah Ciptakan Ruang Multifungsi di Rumah

Pandemi covid-19 yang masih berlangsung sampai saat ini, mendorong sebagian orang menghabiskan uang untuk mendesain ulang interior rumahnya.

EKONOMI | 18 September 2021

OJK: DigiKu Ciptakan Kesempatan yang Sama Antara Bank dan Fintech

"Kita menyambut baik DigiKu ini, diharapkan bank Himbara akan menjadi contoh produk fintech lainnya,” kata Wimboh.

EKONOMI | 18 September 2021

Pameran Virtual FIF Group Fest Berlanjut di Bengkulu

Kegiatan pameran virtual FIF Group Fest menjadi alternatif favorit sejumlah masyarakat untuk memenuhi setiap kebutuhannya.

EKONOMI | 18 September 2021


TAG POPULER

# Napoleon Bonaparte


# Ali Kalora


# Ancaman Keamanan Bangsa


# Persib


# Pembatasan Periode Jabatan DPR



TERKINI
Dioperasi Usus Besar, Pele Kini Jalani Fisioterapi

Dioperasi Usus Besar, Pele Kini Jalani Fisioterapi

BOLA | 10 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings