Logo BeritaSatu

Pemeriksaan Kasus Asabri dan Jiwasraya Harus Sesuai Dasar Investasi Saham

Senin, 12 Juli 2021 | 11:18 WIB
Oleh : Lona Olavia / WBP

Jakarta, Beritasatu.com- Pakar hukum ekonomi bisnis Lucianus Budi Kagramanto mengharapkan agar penegakkan hukum kasus Jiwasraya dan Asabri bisa sesuai semangat penegakkan hukum terkait dengan KUHP, KUHAP maupun UU Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Pasalnya, hal ini menyangkut penentuan kerugian negara.

Dia menilai, jika benar terjadi gagal bayar oleh asuransi, maka kasus Jiwasraya dan Asabri ini sebetulnya masuk dalam ranah perdata, bukan masuk ke dalam ranah pidana. “Karena ini terkait dengan apa namanya pasar modal ya. Kemudian penetapan nilai kerugian dalam kasus tersebut serta penurunan nilai saham yang dimiliki oleh Asuransi Jiwasraya dan Asabri ini sebetulnya kan masuk dalam kajian hukum perdata,” ujarnya, Senin (12/7/2021).

Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Airlangga ini mempertanyakan dasar hukum yang dipakai Kejaksaan Agung dalam melakukan penyitaan, pemblokiran, dan perampasan aset yang tak terkait perkara korupsi. “Itu sebetulnya untuk apa, untuk kepentingan siapa. Apakah prosedur-prosedur seperti ini dapat dibenarkan oleh undang-undang? Kejaksaan jangan jadi instrumen negara untuk pemidanaan yang dipaksakan,” katanya.

Lucianus meminta agar penegakkan hukum yang dilakukan Kejaksaan Agung harus memahami dasar investasi saham yang high risk high return. Sebab, penanganan perkara Asabri-Jiwasraya yang dilakukan secara tidak hati-hati bisa mengakibatkan investor asing maupun dari dalam negeri menjadi ragu berinvestasi ke Indonesia. “Tentu ini mengganggu stabilitas ekonomi dalam jangka panjang karena tidak ada jaminan kepastian hukum bagi investor. Sebab kasus ini merupakan business judgement lawfull, yaitu business judgment rule,” katanya.

Senada, kuasa hukum PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM) dan PT Jelajah Bahari Utama (JBU) Haris Azhar mengharapkan agar tidak ada unsur politis dalam proses penegakkan hukum kasus Jiwasraya-Asabri. Sebab, penggunaan kekuasaan atas nama proses hukum akan menciptakan banyak kerugian.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

IFG: Kapabilitas Reasuransi Nasional Kurang Proporsional

IFG Progress dalam risetnya berjudul "Reasuransi 101" membeberkan bahwa peran reasuransi cukup besar dalam mem-backup risiko di industri asuransi.

EKONOMI | 25 September 2022

AXA Financial dan BAV Kerja Sama Proteksi Asuransi bagi UMKM

AXA Financial Indonesia bersama Bina Artha Ventura (BAV) menjalin kerja sama menyasar pelaku UMKM mendapat perlindungan asuransi.

EKONOMI | 25 September 2022

Hindari Penyalahgunaan Data BSU, BP Jamsostek Imbau Pekerja Gunakan Kanal Resmi

Menurut data BP Jamsostek, sampai saat ini sudah sebanyak 7,5 juta data calon penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) yang diserahkan kepada Kemnaker.

EKONOMI | 25 September 2022

Sandiaga: Upskilling dan Kolaborasi Majukan Pariwisata

Sandiaga Uno menyoroti perlunya reskilling dan upskilling untuk masa depan industri perhotelan dan pariwisata yang lebih cerah.

EKONOMI | 25 September 2022

Bank BJB Kini Tangani Nasabah Dana Pensiun Kimia Farma

Bank BJB bersama Dana Pensiun (Dapen) Kimia Farma kini menangani pembayaran manfaat pensiun bagi pensiunan Kimia Farma.

EKONOMI | 25 September 2022

Hingga Agustus, Produksi Migas PHE Capai 963.000 BOEPD

PT Pertamina Hulu Energi (PHE) hingga Agustus 2022 mencatat realisasi produksi minyak dan gas (migas) mencapai 963.000 barel setara minyak per hari.

EKONOMI | 25 September 2022

Bank BJB Bangun Sinergitas Dukung Ketahanan Pangan Nasional

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) atau bank bjb mendukung program ketahanan pangan nasional.

EKONOMI | 25 September 2022

Dituduh Rasis, McDonald's Dituntut Rp 150 Triliun

Raksasa makanan cepat saji McDonald's menghadapi tuntutan US$ 10 miliar (Rp 150 triliun) karena dituduh bersikap rasis dalam beriklan.

EKONOMI | 25 September 2022

Harga Tiket Pesawat Diprediksi Akan Naik Lebih Tinggi

Harga tiket pesawat diperkirakan akan naik lebih tinggi. Industri transportasi udara menghadapi kenaikan biaya bahan bakar jet dan masalah keuangan

EKONOMI | 25 September 2022

Supersibuk, Elon Musk Punya 27 Tangan Kanan di Tesla

CEO Tesla Elon Musk disebut memiliki 27 orang deputi di Tesla yang melapor langsung ke dirinya. Ini belum termasuk eksekutif di SpaceX dan Boring Co.

EKONOMI | 25 September 2022


TAG POPULER

# Iran


# Kudeta Tiongkok


# Guru Besar UGM Tergulung Ombak


# Xi Jinping


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kasus Positif Kumulatif & Suspek Covid-19, 25 September 2022

Kasus Positif Kumulatif & Suspek Covid-19, 25 September 2022

NEWS | 1 jam yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings