Wapres: Ruang Terbuka Luas untuk Kembangkan Industri Keuangan Syariah
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Wapres: Ruang Terbuka Luas untuk Kembangkan Industri Keuangan Syariah

Kamis, 15 Juli 2021 | 12:33 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin mengatakan masih terdapat ruang yang luas untuk pengembangan industri keuangan syariah Indonesia.

"Lembaga Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pernah menyampaikan bahwa market share keuangansyariah Indonesia masih relatif rendah yaitu 9,89% dari total aset keuangan nasional Indonesia, termasuk di dalamnya pasar modal syariah," kata Wapres Ma'ruf Amin.

Hal itu disampaikan saat menyampaikan keynote speech dalam webinar bertema 'The Future of Islamic Capital Market: Opportunities, Challenges, and Way Forward', Kamis (17/7/2021).

Wapres menjelaskan sekitar 87% dari penduduk Indonesia beragama Islam. Artinya, potensi pasar sangat besar. Saat ini, The State of the Global Islamic Economy Report 2020/2021 telah memposisikan Indonesia pada peringkat ekonomi syariah di peringkat ke-4 dunia.

Wapres juga memaparkan bahwa laporan Islamic Finance Country Index (IFCI) 2020 menyebutkan, dari 42 negara yang di-survey terkait keuangan syariah, Indonesia menempati posisi ke-2 dengan skor 82,01 setelah Malaysia.

Menurut Wapres, peringkat tersebut menunjukan bahwa sektor ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia mengalami perkembangan yang cukup pesat. Bahkan di tengah kondisi pandemi Covid-19.

"Capaian ini tentunya menumbuhkan semangat optimisme dan keyakinan bagi kita semua, para stakeholder, investor, maupun pelaku usaha sektor ekonomi syariah untuk terus mengembangkan dan memajukan industri keuangan syariah di Indonesia," urai Wapres.

Wapres lalu membeberkan pengembangan pasar modal syariah Indonesia telah dilakukan sejak tahun 1997 dengan terbitnya produk reksadana syariah pertama. Namun, geliatnya baru mulai dirasakan pada tahun 2011. Dan untuk lebih mengembangkan pasar modal syariah OJK telah menerbitkan Roadmap Pasar Modal Syariah tahun 2020-2024 sebagai salah satu panduan terkait arah kebijakan pasar modal syariah.

Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah Indonesia untuk penguatan industri keuangan syariah. Beberapa diantaranya adalah merger tiga Bank Umum Syariah yang kini dikenal dengan nama PT Bank Syariah Indonesia (PT BSI). Pada tahun 2025 ditargetkan nantinya akan masuk dalam 10 besar bank syariah dunia.

Lalu penerbitan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) untuk kalangan industri dan ritel untuk masyarakat umum. Total penerbitan Sukuk Ritel tersebut mencapai Rp 203 triliun dengan total investor sebanyak 347.145 individu. Juga penerbitan Green Sukuk yang telah menerima sekitar 42 penghargaan dari berbagai lembaga internasional.

OJK juga telah memberikan izin penerbitan instrumen investasi syariah di pasar modal syariah seperti reksa dana syariah dan saham syariah.

Lebih jauh, Wapres mengakui bahwa akibat pandemi Covid-19, kinerja pasar modal syariah ikut mengalami perlambatan. Menghadapi situasi ini diperlukan suatu inovasi bersama.

Sedikitnya terdapat dua tantangan utama yang harus dihadapi dalam upaya pengembangan dan perluasan pasar ke depan. Yaitu: peningkatan literasi dan edukasi kepada masyarakat, korporasi, dan investor potensial. Serta dilakukannya sosialisasi kepada masyarakat khususnya kepada generasi milenial.

"Sehingga mudah dipahami, dapat menarik minat, dan relevan dengan kondisi kekinian," kata Wapres.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Menko Airlangga Raih Penghargaan Internasional Terkait Pemulihan Ekonomi

Lima tokoh lainnya dari India, Korea Selatan, dan Inggris juga mendapat penghargaan di ajang yang sama.

EKONOMI | 20 September 2021

Tumbuh 8%, Industri Furnitur Tangguh Hadapi Dampak Pandemi

Industri furnitur merupakan salah satu sektor yang potensial dikembangkan karena didukung dengan ketersediaan sumber daya alam di dalam negeri.

EKONOMI | 20 September 2021

Kemnaker Dorong Perusahaan untuk Menyediakan Fasilitas Koperasi Pekerja

Kemnaker mendorong agar setiap perusahaan menyediakan fasilitas penunjang kesejahteraan pekerja/buruh, salah satunya koperasi pekerja/buruh.

EKONOMI | 20 September 2021

Modernland Mulai Serah Terima Proyek Mixed Home The Savoy

The Savoy yang mengusung konsep hunian 2 in 1, merupakan satu-satunya area rumah sekaligus tempat usaha yang berada di kawasan River Garden Jakarta Garden City.

EKONOMI | 20 September 2021

Pengamat: Holding Tingkatkan Interlink Digital UMKM dan UMi

Pada masa pandemi masyarakat cenderung bertransaksi secara daring dan mengurangi interaksi secara langsung termasuk dalam kegiatan ekonomi.

EKONOMI | 20 September 2021

Jokowi Terbitkan Keppres Tim Gernas Bangga Buatan Indonesia

Jokowi menerbitkan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) 15/2021 tentang Tim Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia

EKONOMI | 20 September 2021

Fasilitas Hanggar dan Taxiway Bandara Salakanagara Mulai Dibangun

KEK Tanjung Lesung menggandeng Indonesia Flying Club (IFC) bangun fasilitas hanggar dan taxiway di bandara Salakanagara.

EKONOMI | 20 September 2021

WE+ Gandeng Posfin, Perluas Akses Klaim Asuransi

WE+ (WEPLUS) menggandeng PT Pos Finansial Indonesia (Posfin) untuk memperluas pasar serta memberi kemudahan dalam layanan klaim.

EKONOMI | 20 September 2021

Anak-Anak di Bawah 12 Tahun Diizinkan ke Mal, APPBI Siap Kawal Prokes

“Protokol kesehatan harus tetap diberlakukan secara ketat, disiplin dan konsisten,” tegas Ketua Umum APPBI Alphonzus Widjaja.

EKONOMI | 20 September 2021

10 Daerah di Luar Jawa-Bali Masih Jalankan PPKM Level 4

PPKM level 4 diterapkan di 10 kabupaten/kota karena terkait dengan aglomerasi, jumlah penduduk maupun tingkat vaksinasi yang masih di bawah 50%.

EKONOMI | 20 September 2021


TAG POPULER

# Myanmar


# Napoleon Bonaparte


# Mourinho


# Manchester United


# KKB



TERKINI
Meskipun Diizinkan Masuk Mal, Wagub Riza Imbau Anak Usia di Bawah 12 Tahun Tetap di Rumah

Meskipun Diizinkan Masuk Mal, Wagub Riza Imbau Anak Usia di Bawah 12 Tahun Tetap di Rumah

MEGAPOLITAN | 5 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings