Kemkeu: Pemerintah Telah Terima Dana Rp 1.825 Triliun dari Penerbitan SBSN
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kemkeu: Pemerintah Telah Terima Dana Rp 1.825 Triliun dari Penerbitan SBSN

Senin, 19 Juli 2021 | 23:09 WIB
Oleh : Arnoldus Kristianus / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Pihak Kementerian Keuangan (Kemkeu) menyatakan telah mendapatkan dana sebesar Rp 1.825 triliun dari penerbitan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) sejak tahun 2008 hingga Juni 2021. Nilai outstanding dari jumlah tersebut mencapai Rp 1.091 triliun.

“Ini angka yang luar biasa menunjukan kepercayaan akan instrumen SBSN ini.Kami terus mencoba berbagai skema SBSN untuk bisa dapat diterima oleh masyarakat,” ucap Dirjen Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko Kementerian Keuangan Luky Alfirman dalam webinar Pengelolaan Dana Haji IAEI-BPKH, Senin (19/7/2021).

Dia mengatakan SBSN merupakan bagian dari sumber pembiayaan APBN. Dengan adanya SBSN pembiayaan negara tidak hanya yang berbasis konvensional tetapi juga berbasis syariah. Tujuan lain dari penerbitan SBSN yaitu mewujudkan kehadiran pemerintah dalam mendukung perekonomian dan perkembangan keuangan syariah di Indonesia.

“Kami tidak berhenti untuk terus melakukan inovasi instrumen SBSN ini,” ucap Luky.

DJPPR terus menerbitkan sejumlah instrumen pembiayaan, pertama yaitu sukuk proyek atau project based dalam sukuk tersebut pemerintah melakukan underlying proyek pemerintah yang ada di APBN sebagai dasar penerbitan SBSN ini.

Kedua yaitu menerbitkan green sukuk, bahkan pemerintah menerbitkan global green sukuk. Luky mengatakan Indonesia adalah negara pertama di dunia yang menerbitkan global green sukuk.

“Intinya sukuk yang kita terbitkan dipasarkan di global ini basisnya adalah proyek yang sifatnya green. Ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk mendukung penanganan perubahan iklim,” ucap Luky.

Dia mengatakn pemerintah juga memperluas basis investor kita termasuk basis investor domestik khususnya yang bersifat ritel atau individu. Pemerintah meluncurkan SBSN ritel ada dua yaitu sukuk ritel yang sifatnya dapat diperdagangkan yang kedua adalah sukuk tabungan yang tidak dapat diperdagangkan

“Sekarang investor yang punya preferensi ingin membeli SBN ritel berbasis syariah bisa membeli sukuk ritel dan sukuk tabungan,” kata Luky.

Sejak tahun 2018 pemerintah sudah mengembangkan E SBN yaitu platform online dimana sekarang SBN ritel kita termasuk sukuk ritel maupun sukuk tabungan sekarang dapat diperoleh melalui platform online. Investor selama masa penawaran bisa menggunakan gadgetnya untuk melakukan pembayaran dengan cara online juga.

“Jadi ada penemuan yang menarik semenjak kita menggunakan platform online ini. Ternyata sekarang pembeli terbesar datang dari generasi milenial, setiap kali penerbitan kontribusi dari generasi milenial ini bisa mencapai 40-50% Apalagi di masa pandemic kita perlu menjaga jarak, ini tidak menganggu untuk investasi melalui platform online tersebut ,” kata Luky.

Pada tahun 2020 pemerintah juga meluncurkan Cash Wakaf Linked Sukuk (CWLS) yang menjadi inovasi inovasi bidang keuangan untuk sektor sosial. Melalui CWLS pemerintah memfasilitasi wakaf uang yang merupakan bagian dari wakif dan kita sediakan instrumennya dalam bentuk CWLS.

“Kita sudah meluncurkan ini sejak tahun lalu dan Alhamdulillah sudah penerbitan ketiga hasilnya sangat bagus,” kata Luky.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Nusantara Infrastructure Incar Proyek JORR Elevated Cikunir-Ulujami Rp 20 Triliun

PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) melalui anak usaha PT Marga Metro Nusantara (MMN) mengincar proyek (JORR) Elevated Cikunir – Ulujami.

EKONOMI | 21 September 2021

Gubernur BI Sebut Nilai Tukar Rupiah Berpotensi Terus Menguat

Penguatan nilai tukar rupiah didorong perbaikan ekonomi domestik dan ketahanan eksternal.

EKONOMI | 21 September 2021

Holding Perkebunan Nusantara Restrukturisasi Bisnis Gula

Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melakukan restrukturisasi bisnis sebagai langkah strategis menjawab tantangan ketahanan gula nasional.

EKONOMI | 21 September 2021

Jaga Stabilitas Sistem Keuangan, BI Tetapkan 6 Langkah Kebijakan

Selain mempertahakan BI7DRR di kisaran 3,5%, Bank Indonesia menetapkan enam langkah bauran kebijakan moneter.

EKONOMI | 21 September 2021

Satgas BLBI Tagih Ahli Waris jika Obligor dan Debitur Sudah Meninggal

Satgas BLBI tetap melakukan penagihan pada sejumlah obligor dan debitur yang telah meninggal dunia melalui ahli waris.

EKONOMI | 21 September 2021

Menangkan Sengketa Pajak, Kinerja Saham PGN Diproyeksi Terus Menguat

Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), emiten berkode saham PGAS kembali memenangkan perkara Peninjauan Kembali (PK) terkait sengketa pajak PPN penjualan gas bumi ke konsumen

EKONOMI | 21 September 2021

IHSG Tergerus, Ini Saham Paling Banyak Ditransaksian Secara Volume dan Nilai

BBRI teraktif secara value saat IHSG ditutup turun 15,55 poin (0,26%) ke level 6,060,75.

EKONOMI | 24 Agustus 2021

IHSG Turun, Asing Lepas BBRI dan Buru TLKM

TLKM paling diburu asing saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 15,55 poin (0,26%) ke level 6,060,75.

EKONOMI | 21 September 2021

DSFI Kasih Cuan Lebar Meski IHSG Melemah

PT Dharma Samudera Fishing Ind Tbk (DSFI) tercatat paling cuan saat IHSG ditutup turun 15,55 poin.

EKONOMI | 21 September 2021

Gubernur BI: Dampak Krisis Evergrande Beri Pengaruh ke Pasar Modal

"Memang ada pengaruhnya terhadap pasar modal Indonesia, lebih karena eksternal bukan karena domestik," tegas Perry.

EKONOMI | 21 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
Lewat OMNIX, Infomedia Bantu Perusahaan Kelola Fungsi CRM

Lewat OMNIX, Infomedia Bantu Perusahaan Kelola Fungsi CRM

DIGITAL | 15 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings