Perkuat Modal, BNI Terbitkan Subdebt Rp 11 Triliun September
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Perkuat Modal, BNI Terbitkan Subdebt Rp 11 Triliun September

Kamis, 22 Juli 2021 | 09:33 WIB
Oleh : Nida Sahara / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) akan mempertebal permodalannya untuk mendukung ekspansi bisnis ke depan. Pada September 2021, perseroan berencana menerbitkan obligasi subordinasi (subdebt) berdenominasi dolar sekitar US$ 500-800 juta, atau setara Rp 7- Rp 11 triliun (kurs Rp 14.500).

Direktur Utama BNI Royke Tumilaar mengatakan, untuk melakukan transformasi dan ekspansi, perseroan perlu penguatan permodalan. Pada kuartal I 2021 rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) BNI di posisi 18%, dan posisi saat ini sudah menurun karena ekspansi. Untuk itu, perseroan memiliki dua skenario untuk meningkatkan CAR.

"September kita issue bond sekelas equity, ini pertama di Indonesia, tapi sudah dilakukan bank-bank asing seperti DBS, buat bank di Indonesia ini pertama. Kita issue US$ 500-800 juta, ini akan mengangkat modal inti kurang lebih 1%-1,5% dari sekarang 16% jadi bisa 17,5%," terang Royke saat Media Visit Virtual ke Berita Satu Media Holdings (BSMH), Rabu (21/7/2021).

Dia mengatakan, perseroan juga menyiapkan skenario kedua, yakni rights issue pada tahun 2022. Selain rights issue, BNI juga minta penyertaan modal negara (PMN) dari Kementerian BUMN sebagai pemegang saham mayoritas agar kepemilikan sahamnya tidak terdilusi. "Rights issue di 2022 akan menambah 1-1,5% lagi (CAR), izinnya itu rights issue dan minta PMN, supaya share pemerintah tetap 60%," kata Royke.

Meskipun rights issue dan PMN adalah hal yang berbeda, tetapi untuk melakukan rights issue pemegang saham eksisting harus mengambil jatah agar kepemilikannya tidak berkurang. Sehingga, rencana rights issue BNI dibarengi dengan PMN dari pemerintah sebesar Rp 7 triliun. "Rights issue dan PMN itu berbeda, tetapi kalau mau issue dan agar pemerintah share-nya tetap sama, maka harus ada penyertaan supaya kepemilikannya sama dengan posisi sekarang," kata Royke.

Sebenarnya, lanjut Royke, BNI bisa saja meningkatkan permodalan tanpa melakukan penerbitan saham baru atau menerbitkan obligasi, namun membutuhkan waktu yang lama. "Ini salah satu jalan untuk mempercepat, kalau mau normal modal inti kita bisa dicapai tahun 2025 bisa. Tapi kita butuh cepat supaya bank bisa dilihat sehat," pungkas Royke.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Awal Perdagangan, Rupiah Terapresiasi Sejalan Mata Uang Asia

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.500-Rp 14.515 per dolar AS.

EKONOMI | 22 Juli 2021

Dibuka, IHSG Langsung Melompat ke Area Hijau

Pukul 09.10 WIB, indeks harga saham gabungan naik 60,3 poin (1,0%) menjadi 6.093.

EKONOMI | 22 Juli 2021

Meski IHSG Berpotensi Menguat, Cermati Skenario Buruk Ini

Selama indeks masih bertahan di atas level support 5.974, maka pergerakan indeks diperkirakan pada rentang 5.970-6.080 terlebih dahulu.

EKONOMI | 22 Juli 2021

UMKM di 10 Destinasi Wisata Prioritas Didorong Naik Kelas

Kemkominfo memfasilitasi 26.000 UMKM di 10 destinasi wisata prioritas Indonesia.

EKONOMI | 22 Juli 2021

Bursa Asia Menguat Seiring Kebangkitan Bitcoin

Kospi Korea Selatan naik 0,78% pada perdagangan pagi menyusul saham produsen chip SK Hynix melonjak lebih 1%.

EKONOMI | 22 Juli 2021

IHSG Diprediksi Kembali Menguat, Simak Rekomendasi Sahamnya

Secara teknikal IHSG pada perdagangan hari ini akan bergerak di rentang 5.981 - 6.072.

EKONOMI | 22 Juli 2021

Harga Emas ke Level Terendah 1 Minggu karena Investor Beralih ke Saham

Harga emas di pasar spot turun 0,4% menjadi US$ 1.803,41 per ons setelah mencapai level terendah sejak 12 Juli di US$ 1.793,59.

EKONOMI | 22 Juli 2021

Harga Minyak Naik 4% Meski Stok AS Bertambah

Minyak mentah berjangka Brent naik 4,15% menjadi US$ 72,23 per barel

EKONOMI | 22 Juli 2021

Dow Melonjak Dipicu Kinerja Coca Cola dan Johnson & Johnson

Dow Jones Industrial Average naik 286,01 poin, atau 0,83%, menjadi 34.798,00.

EKONOMI | 22 Juli 2021

Mandala Finance Hadirkan Logo Baru dan Digitalisasi Pembiayaan

Logo baru Mandala Finance hadir dalam bentuk yang lebih modern dan dinamis, sesuai dengan semangat perusahaan untuk tumbuh bersama pelanggan.

EKONOMI | 22 Juli 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS