Logo BeritaSatu

Perpanjangan Stimulus Listrik hingga Desember Dinilai Tepat Sasaran

Kamis, 22 Juli 2021 | 15:56 WIB
Oleh : Lona Olavia / WBP

Jakarta, Beritasatu.com- Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan mengapresiasi kebijakan pemerintah yang memperpanjang stimulus listrik hingga Desember 2021. Dia juga menilai penyaluran dana subsidi listrik itu juga lebih tepat sasaran

“Kebijakan ini sangat tepat sekali di tengah pandemi. Program tersebut bentuk kehadiran dan perhatian negara terhadap masyarakat,” ujar dia Kamis (22/7/2021).

Menurut Mamit, stimulus ini memberikan sejumlah keuntungan. Seperti mengurangi beban masyarakat dan UMKM, yang terdampak ekonomi akibat pandemi Covid-19. “Pemberian stimulus ini juga menjadi penggerak perekonomian dan menjaga daya beli masyarakat. Keuangan PLN juga tidak terdampak,” katanya.

Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Ida Nuryatin Finahari menuturkan, stimulus untuk program ketenagalistrikan sudah beberapa kali diperpanjang sejak diberikan tahun 2020 lalu seiring merebaknya pandemi. "Dari Januari sampai Juni 2021, realisasi pemberian stimulus sektor ketenagalistrikan sebesar Rp 6,74 trilun yang diberikan kepada 32,9 juta pelanggan dari total yang dianggarkan sebesar Rp 6,94 trilun dari target 33,98 juta pelanggan," sebutnya.

Soal stimulus ketenagalistrikan yang akan diberlakukan sampai Desember 2021, Ida menerangkan untuk diskon listrik akan diberikan untuk 32,6 juta pelanggan PLN. "Perkiraan kebutuhan tambahan anggaran sebesar Rp 1,91 triliun sehingga alokasi untuk program diskon listrik ini akan naik menjadi Rp 9,46 triliun," jelasnya.

Sementara program bantuan rekening minimum dan pembebasan biaya beban, akan diberikan kepada 1,14 juta pelanggan PLN, dengan tambahan anggaran Rp 400 miliar, sehingga total anggaran yang diberikan sampai Desember 2021 menjadi Rp 2,26 triliun. "Jadi total stimulus selama tahun 2021 diperkirakan sebesar Rp 11,72 triliun," ungkap Ida.

Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril memastikan program tersebut tidak membebani cash flow PLN. “Subsidi dibayarkan bulanan. Jadi tidak ada masalah cash flow. Kita ini sifatnya menyalurkan. Uangnya dari pemerintah. Jadi tidak mempengaruhi cash flow,” ujarnya.

Bob menegaskan bahwa saat ini kapasitas pembangkit listrik PLN secara nasional mencapai 62.915 mega watt dengan total pelanggan mencapai 80,4 juta pelanggan. Dengan kapasitas tersebut dipastikan tidak ada kekurangan pasokan listrik, khususnya bagi pelanggan rumah tangga dan industri.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Erick Thohir Incar Investasi dari Adani Group

Menteri BUMN Erick Thohir mengharapkan terjalinnya kerja sama antara BUMN dan perusahaan asal India, Adani Group.

EKONOMI | 27 September 2022

Tekan Inflasi Pangan, Petani Milenial Subang Tanam Cabai

Petani milenial menanam ribuan bibit cabai keriting di lahan 5000 meter persegi di wilayah Palasari, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang.

EKONOMI | 27 September 2022

Aplikator Baja Ringan Ikut Uji Kompetensi Tenaga Konstruksi

Serfifikasi tenaga konstruksi juga sejalan dengan rencana pemerintah membangun Ibu Kota Negara (IKN) di Kaltim.

EKONOMI | 27 September 2022

BBM Lebih Boros Sejak Pertalite Naik? Ini Cara Memastikannya

Baru-baru ini, beberapa pengendara mengeluhkan Pertalite terasa semakin boros dan lebih cepat menguap dibandingkan sebelum adanya kenaikan harga.

EKONOMI | 27 September 2022

Rachmat Gobel Dorong Indonesia Bisa Swasembada Aspal

Buton, salah satu pulau di provinsi tersebut, memiliki cadangan aspal besar di dunia. Potensinya sekitar 663 juta ton.

EKONOMI | 27 September 2022

Delameta Bilano Buktikan Teknologi Nasional Mampu Bersaing di Kancah Dunia

Delameta Bilano selaku produsen IoT dalam negeri telah mengantongi sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang dikeluarkan oleh Kemenperin.

EKONOMI | 27 September 2022

PT Rintis Koneksikan 10 Bank Jadi Peserta BI-Fast Batch IV

Sebanyak 10 bank menjadi peserta BI-Fast batch IV melalui multi-tenancy infrastruktur sharing PT Rintis Sejahtera (Rintis), pemilik jaringan ATM Prima.

EKONOMI | 27 September 2022

Tok! Right Issue Waskita Karya Rp 980 Miliar Disetujui

Pada 2022 Waskita Karya akan mendapatkan alokasi Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp 3 triliun.

EKONOMI | 27 September 2022

Sektor Basic dan Teknologi Picu IHSG Turun 34 Poin di Sesi I

Volume perdagangan IHSG hingga sesi siang ini tercatat sebanyak 153,7 miliar saham senilai Rp 7,1 triliun.

EKONOMI | 27 September 2022

AFPI Laporkan Pinjol Ilegal Replikasi Fintech ke Bareskrim

AFPI melaporkan dugaan tindak pidana replikasi 28 platform fintech peer to peer (p2p) lending berizin kepada Bareskrim, Polri

EKONOMI | 27 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Surplus APBN


# Kompor Listrik


# AKBP Arif Rachman


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
6 Cara Mengatasi Ketiak Basah yang Mengganggu dan <em>Bikin </em>Malu

6 Cara Mengatasi Ketiak Basah yang Mengganggu dan Bikin Malu

NEWS | 27 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings