Perluas Pasar Luar Negeri, Superkrane Incar Pendapatan Tumbuh 20%
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Perluas Pasar Luar Negeri, Superkrane Incar Pendapatan Tumbuh 20%

Kamis, 22 Juli 2021 | 19:54 WIB
Oleh : Muhammad Ghafur Fadillah / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Superkrane Mitra Utama Tbk (SKRN) pada tahun ini incar pendapatan hingga Rp 600 miliar. Untuk mengejar target ini perseroan siapkan berbagai strategi mulai dari efisiensi hingga ekspansi pasar luar negeri.

Sekretaris Perusahaan Eddy Gunawin menjelaskan, penjajakan pasar ekspor menjadi salah satu fokus perseroan pada tahun ini, di samping pasar existing seperti dalam negeri. Hingga Maret 2021, perseroan telah menyewakan dua crane dengan kapasitas sebesar 650 ton dan 750 ton kepada pelanggan asal Vietnam yang dipergunakan untuk membantu pembangunan windmill.

Terbaru, perseroan juga mendapatkan pesanan dari pelanggan lain untuk permintaan sewa crane dari kapasitas dari 100 ton sampai 800 ton.

“Kontraknya selama 6 bulan, baru-baru ini kami mendapat konfirmasi untuk peluang perpanjangan kontrak selama 2 tahun,” jelasnya kepada Investor Daily, Kamis (22/7/2021).

Kedepan, perseroan berkomitmen untuk terus memperluas market share kepada beberapa negara di Asia Tenggara. Maka dari itu, selain untuk ekspor dan meningkatnya permintaan sewa perseroan memutuskan untuk menambah 21 crane dengan berbagai ukuran. Penambahan sejumlah armada ini sejalan dengan meningkatnya capital expenditure (capex) yang dianggarkan pada 2021 yakni Rp 150 miliar.

“Sebelumnya kami hanya menganggarkan belanja modal sebanyak Rp 50 miliar, namun menimbang perekonomian Indonesia yang membaik maka perseroan memutuskan untuk meningkatkan capex. Sejauh ini sudah terealisasi Rp 150 miliar untuk penambahan crane. Pengiriman terakhir akan tiba pada September 2020,” ujarnya.

Seiring dengan penambahan armada tersebut, Superkrane juga memperluas layanan dengan menawarkan one stop solution dalam pengangkatan, logistik hingga operator di lapangan. Langkah ini dilakukan agar perseroan sebagai pembeda dengan para kompetitor.

Dari segi efisiensi, kata Eddy, dilakukan perseroan dengan melakukan perawatan dan perbaikan secara rutin melalui peningkatan skill karyawan bersama para prinsipal alat angkat atau crane baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Dengan demikian, strategi ini diharapkan memperkuat posisi bisnis perseroan dan meningkatkan market share baik dalam negeri maupun luar negeri. Untuk dalam negeri sendiri, Superkrane Mitra menargetkan pertumbuhan pada kisaran 25% sampai 35%. Sebagai informasi, Superkrane telah mengoperasikan 75% dari seluruh alat angkat (crane) dan alat berat pendukung lainnya.

“Dengan terus menjadi market leader di pasar, kami menargetkan pertumbuhan 10- 20% secara tahunan di tahun 2021 dibanding tahun 2020. Target ini masih realistis berhubung permintaan yang telah mulai kembali normal sejak bulan Mei 2021.” kata Eddy.

Untuk diketahui, hingga kuartal-I 2021, Superkrane membukukan pendapatan sebanyak Rp 54,18 miliar, terpangkas hingga 59,96% dari periode yang sama dari tahun sebelumnya yakni Rp 135,31 miliar. Meski demikian, laba bersih yang diperoleh perseroan hingga akhir Maret 2021 relatif stabil yakni Rp 33,34 miliar dari Rp 33,62 miliar.

“Menurunnya pendapatan disebabkan oleh permintaan yang belum kembali ke kondisi normal dan juga adanya penerapan PSAK baru,” pungkasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

BI: Pertumbuhan Ekonomi 2021 Berpeluang Lebih Tinggi dari 3,9%.

Ekonomi masih berpeluang untuk tumbuh di atas target titik tengah 3,9% dengan dukungan percepatan vaksinasi dan stimulus kebijakan moneter dan fiskal.

EKONOMI | 22 Juli 2021

Pandemi Buat Masyarakat Terjebak Pinjol Ilegal

Di tengah pandemi, banyak masyarakat kalangan menengah ke bawah makin sulit kondisi keuangannya, sehingga ini dimanfaatkan pinjol ilegal.

EKONOMI | 22 Juli 2021

Gandeng Gojek, Jaringan Matahari Putra Prima Tersedia di GoMart

PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) memperluas jangkauan operasional ke skala nasional hingga mencapai 76 toko virtual untuk dihadirkan di GoMart.

EKONOMI | 23 Juli 2021

Investasi Telkomsel Mitra Inovasi di Startup Capai US$ 40 Juta

Telkomsel Mitra Inovasi (TMI) terus mengakselerasi perkembangan startup di Indonesia maupun global melalui dukungan pendanaan.

EKONOMI | 22 Juli 2021

Kuartal II, Bumi Serpong Damai Raih Prapenjualan Rp 4,5 Triliun

Penjualan segmen residensial sebesar Rp 3 triliun atau berkontribusi 67% atas total pencapaian.

EKONOMI | 22 Juli 2021

SKK Migas: Strategi Jangka Pendek Blok Rokan Pertahankan Produksi

Blok Rokan pernah mengalami masa keemasan dengan produksi minyak di atas 600.000 barel per hari dari 1970 sampai 2003.

EKONOMI | 22 Juli 2021

Dukung Pembiayaan APBN, BI Sudah Beli SBN Rp 124,13 Triliun

Selain membeli SBN di pasar perdana, BI juga telah menambah likuiditas atau quantitative easing (QE) di perbankan sebesar Rp 101,10 triliun per 19 Juli 2021.

EKONOMI | 22 Juli 2021

Bank Indonesia Optimalkan Tujuh Bauran Kebijakan

Bank Indonesia melanjutkan kebijakan nilai tukar rupiah untuk menjaga stabilitas nilai tukar yang sejalan dengan fundamental dan mekanisme pasar.

EKONOMI | 22 Juli 2021

Ini Alasan Pentingnya Hunian Sehat di Masa Pandemi

Jeffrey menegaskan, Synthesis Huis merupakan landed house compact living berkonsep biophilic homes pertama di Jakarta.

EKONOMI | 22 Juli 2021

Pemegang Saham BRI Restui Right Issue 28 Miliar Lembar Saham

Aksi korporasi ini berpotensi menjadi right issue terbesar di Indonesia, bahkan dapat menjadi salah satu right issue terbesar di Asia.

EKONOMI | 22 Juli 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS