Logo BeritaSatu

Aparat Diminta Pahami Penegakan Hukum di Pasar Modal

Sabtu, 24 Juli 2021 | 15:37 WIB
Oleh : Lona Olavia / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Indonesia dikenal sebagai salah satu surga bagi investasi untuk kawasan Asia karena dukungan regulasinya. Untuk terus menjaga pendapat tersebut, maka ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penegakan hukum di investasi termasuk pasar modal. Terutama terkait dengan cara penanganan atau cara aparat hukum dalam menangani atau menyelesaikan proses hukum.

Analis Senior CSA Research Institute Reza Priyambada mengambil contoh, misalnya salah investasi di BPJS atau Jiwasraya-Asabri yang harusnya dilihat dari oknum siapa yang salah dalam melakukan SOP atau investasi, bukan investasinya yang salah hingga dianggap merugikan negara. Untuk itu, aparat hukum harus mengerti apa yang dimaksud dengan investasi termasuk yang dianggap merugikan negara itu seperti apa.

"Hal itu perlu agar ada kejelasan dari investor yang bertanya-tanya bagaimana cara aparat kita memproses hukum terkait dengan penanganan kasus yang ada. Kemudian kasus ini bagaimana penyelesaiannya, ini juga menjadi perhatian mereka," ujarnya, Sabtu (24/7/2021).

Reza menambahkan terkait dengan penanganan hukum memang harus melihat banyak aspek, tidak bisa dilihat dari satu atau dua aspek. Karena yang namanya investasi itu dinamis, jadi setiap saat pun bisa berubah.

"Investasi harus melihat dari berbagai aspek. Kecuali kalau misalkan masuk ke saham-saham yang memang di luar SOP, itu menyalahi aturan. Tapi, kalau misalkan sudah mengikuti sesuai SOP dan ketentuan yang ada, tapi ternyata investasinya turun, nah itu kah harus dilihat lagi kesalahannya dimana, apa itu salah kelola atau kesalahan lainnya. Jadi, penegakan hukum juga harus dilihat dari berbagai macam sisi," tambahnya.

Apalagi, permasalahan hukum sektor jasa keuangan makin beragam seiring pesatnya perkembangan kegiatan ekonomi masyarakat. Salah satu industri jasa keuangan yang berkembang sangat dinamis yaitu pasar modal. Model sengketa turut mengalami perubahan mengikuti jenis-jenis produk baru pasar modal dan fleksibilitas transaksi yang terdisrupsi teknologi.

Oleh karena itu, penegakan hukum sektor jasa keuangan khususnya pasar modal menjadi salah satu aspek penting yang harus diperhatikan agar industri dapat berjalan positif dan mendapat kepercayaan masyarakat.

Ekonom senior, Ichsanuddin Noorsy mengungkapkan Indonesia memang surga bagi investasi untuk kawasan Asia, sesuai dengan Undang-undang. Oleh karena itu, dia mengharapkan, Presiden Jokowi yang sudah memberikan "karpet merah" kepada investor, juga bisa memberi aura yang positif terhadap penegakan hukum. "Karena tidak positif dalam penegakan hukum akibatnya sejumlah sekuritas asing kabur,” kata Ichsanuddin Noorsy.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perbarui Perjanjian CurrencySwap

Bank Indonesia (BI) dan Bank Negara Malaysia sepakat memperbarui perjanjian swap bilateral dalam mata uang lokal hingga senilai 8 miliar ringgit Malaysia.

EKONOMI | 28 September 2022

Gandeng Bappebti, PINTU Genjot Literasi Aset Kripto di UGM

Dulu sebelum investasi aset kripto diatur Bappebti, masyarakat berinvestasi menggunakan platform luar negeri.

EKONOMI | 28 September 2022

PT Cipta Aset Hentikan Sementara Penambangan Aset Kripto

Penghentian operasional mining saat ini hanya bersifat untuk sementara mengingat kondisi market aset kripto sedang volatilitas.

EKONOMI | 28 September 2022

189 Saham Menguat, IHSG Naik 18,5 Poin Menuju 7.130

Volume perdagangan IHSG hingga sesi siang ini tercatat sebanyak 126,4 miliar saham senilai Rp 6,6 triliun.

EKONOMI | 28 September 2022

Ikappi Soroti 100 Hari Kerja Mendag Zulhas, Apa Saja?

Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) memberikan sorotan terhadap kinerja Mendag dalam 100 hari pertamanya.

EKONOMI | 28 September 2022

Awali Perdagangan, Rupiah Anjlok ke Rp 15.200 Per Dolar AS

Transaksi mata uang Garuda atau rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 15.165- Rp 15.209 per dolar AS.

EKONOMI | 28 September 2022

Awal Perdagangan, Aksi Jual Picu IHSG Menjauh dari 7.100-an

Pukul 09.13 WIB, IHSG melemah 15,2 poin (0,24%) menjadi 7.094 dan Investor33 melemah menjadi ke 496,1.

EKONOMI | 28 September 2022

IHSG Berpeluang Rebound, Cermati KLBF, HRUM, BBCA, UNTR

Peluang untuk rebound (menguat) masih terbuka bagi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (28/9/2022).

EKONOMI | 28 September 2022

Wah! Harga Emas Rebound dari Level Terendah 2,5 Tahun

Harga emas di pasar spot naik 0,38% pada US$ 1.627.6707 per ons setelah naik lebih 1% menjadi US$ 1.642,29 di awal sesi.

EKONOMI | 28 September 2022

Harga Minyak Menguat karena Badai Ian Batasi Pasokan

Harga minyak naik dari level terendah 9 bulan sehari sebelumnya, didukung pembatasan pasokan di Teluk Meksiko.

EKONOMI | 28 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Aldiv Masukkan Unsur Korea di Lagu<em> Menanti</em>

Aldiv Masukkan Unsur Korea di Lagu Menanti

LIFESTYLE | 5 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings