Kemperin Pastikan Industri Taat Protokol Kesehatan saat PPKM Darurat
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kemperin Pastikan Industri Taat Protokol Kesehatan saat PPKM Darurat

Minggu, 25 Juli 2021 | 09:33 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah fokus untuk melakukan upaya percepatan penanganan dan pengendalian pandemi Covid-19 di Tanah Air. Selain menjalankan kebijakan di bidang kesehatan, pemerintah juga mengakselerasi secara beriringan untuk membangkitkan kembali ekonomi nasional dalam rangka kesejahteraan masyarakat.

“Kementerian Perindustrian (Kemperin) terus memastikan perusahaan industri dan perusahaan kawasan industri tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan pemerintah,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Minggu (25/7/2021).

Untuk mencapai sasaran tersebut, telah diterbitkan Surat Edaran Menteri Perindustrian Nomor 3 Tahun 2021 tentang Operasional dan Mobilitas Kegiatan Industri pada Masa Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Covid-19.

Surat edaran ini dimaksudkan sebagai pedoman bagi perusahaan industri dan perusahaan kawasan industri dalam melaksanakan operasional dan mobilitasnya, terutama di tengah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat saat ini.

“Kami bertekad untuk mewujudkan percepatan penanganan dan pengendalian pandemi Covid-19 di lingkungan perusahaan industri dan perusahaan kawasan industri,” tegas Menperin.

Sebab, dengan terjaminnya produktivitas di sektor industri, akan dapat memenuhi kebutuhan pasar dan serapan tenaga kerja tetap terjaga.

Ada pun beberapa poin penting dalam SE Menperin ini, di antaranya adalah seluruh pekerja harus menerapkan protokol kesehatan di area pabrik atau perusahaan, yang mencakup 6M: memakai masker dengan benar, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau cairan disinfektan, menjaga jarak, menjauhi dan mencegah terjadinya kerumunan, menghindari makan bersama, serta mengurangi pergerakan yang tidak berhubungan langsung dengan aktivitas pekerjaan.

Selanjutnya, perusahaan industri dan perusahaan kawasan industri yang telah memiliki izin operasional dan mobilitas kegiatan industri (Iomki) wajib menyampaikan laporan pelaksanaan operasional dan mobilitas kegiatan industri secara berkala, yakni dua kali dalam satu minggu pada hari Rabu dan Sabtu sampai pukul 23.59. Pelaporan ini dilakukan secara elektronik melalui portal Sistem Informasi Industri Nasional/SIINas (siinas.kemenperin.go.id).

“Selain itu, perusahaan agar bisa bekerjasama dengan bidang kesehatan setempat untuk penanganan apabila ada karyawan yang tertular atau pelaksanaan vaksinasi bagi karyawan. Kemudian, perusahaan juga perlu menyediakan ruangan isolasi mandiri bagi karyawan yang terkonfirmasi positif Covid-19,” sebut Agus.

Dalam SE Menperin ini ditegaskan pula mengenai sanksi administratif berupa peringatan tertulis, penonaktifan izin operasional dan mobilitas kegiatan industri (Iomki), dan pencabutan Iomki. Sanksi administratif berupa peringatan tertulis diberikan kepada perusahaan industri atau perusahaan kawasan industri karena tidak menyampaikan laporan pelaksanaan operasional dan mobilitas kegiatan industri secara berkala.

Sementara itu, sanksi administratif berupa penonaktifan Iomki diberikan apabila perusahaan industri atau perusahaan kawasan industri telah dikenai sanksi peringatan tertulis sebanyak tiga kali secara berturut-turut atau tiga kali dalam jangka waktu paling lama satu bulan sejak pertama kali dikenai peringatan tertulis.

Sedangkan, sanksi administratif berupa pencabutan Iomki diberikan apabila perusahaan industri atau perusahaan kawasan industri telah dikenai sanksi penonaktifan Iomki dan tidak menyampaikan laporan pelaksanaan operasional dan mobiltas kegiatan industri pada masa/periode pelaporan berikutnya.

Pencabutan Iomki juga diberikan karena perusahaan industri atau perusahaan kawasan industri telah dikenai sanksi penonaktifan Iomki sebanyak dua kali. Selain itu, ditemukan ketidaksesuaian data atau informasi pelaksanaan protokol kesehatan Covid-19 di lingkungan perusahaan yang sudah dinyatakan dalam surat pernyataan dengan kondisi di lapangan, serta pemilik Iomki bukan perusahaan industri atau perusahaan kawasan industri.

“Perusahaan industri dan perusahaan kawasan industri yang telah dikenai sanksi administratif berupa pencabutan Iomki, dapat mengajukan kembali permohonan untuk mendapatkan Iomki kembali secara elektronik melalui portal SIINas paling cepat 14 hari sejak tanggal pencabutan Iomki tersebut,” papar Menperin.

Kemenperin mencatat, hingga 24 Juli 2021 pemerintah telah memberikan 17.919 Iomki kepada total 16.670 perusahaan industri di wilayah Jawa-Bali. Sektor yang paling banyak mendapat izin beroperasi adalah industri kimia, farmasi dan tekstil (7.382 izin), industri logam, mesin, alat transportasi dan elektronika (6.023 izin), dan industri agro (4.992 izin).

Dari jumlah tersebut, pemerintah sudah mencabut 299 Iomki. Sektor yang paling banyak dicabut izinnya adalah industri kimia, farmasi dan tekstil, industri agro, serta industri logam, mesin, alat transportasi, dan elektronika.

Sementara itu, di luar Jawa-Bali, pemerintah menerbitkan 3.493 Iomki untuk 3.020 perusahaan. Paling banyak untuk industri agro (1.729 izin), industri logam, mesin, alat transportasi dan elektronika (1.090 izin), serta industri kimia farmasi dan tekstil (690 izin).

Sebanyak 46 IOMKI di luar Jawa-Bali telah dicabut, mayoritas di industri agro dan industri logam, mesin, alat transportasi, dan elektronika. Namun, tak semua IOMKI dicabut karena pelanggaran aturan PPKM. "Mayoritas Iomki dicabut karena perusahaan tak konsisten melapor sesuai jadwal. Ada juga Iomki yang diaktivasi kembali karena akhirnya perusahaan melapor dan memperbaiki,” ujar Juru Bicara Kemerin Febri Hendri.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Kemenkeu Perkirakan Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III 4%-5%

Pihak Kementerian Keuangan memperkirakan pertumbuhan ekonomi kuartal III 2021 akan berada pada kisaran 4 sampai 5%.

EKONOMI | 23 September 2021

Jumlah Investor Ajaib Tumbuh Signifikan dalam 2 Tahun

Ajaib mencatatkan pertumbuhan investor yang signifikan, di mana dalam jangka waktu 2 tahun berhasil menggandeng 1.032.822 investor saham.

EKONOMI | 23 September 2021

Pagi Ini, Kurs Rupiah Terdepresiasi Tipis ke Rp 14.255

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi hari ini, Kamis (23/9/2021), terpantau melemah tipis ke kisaran Rp 14.255.

EKONOMI | 23 September 2021

IHSG Berpeluang Menguat, Simak Saham Pilihannya

Pergerakan IHSG saat ini masih berpeluang untuk melanjutkan penguatan dengan menguji area resistance 6,150-6,170.

EKONOMI | 23 September 2021

IHSG Dibuka Menguat Berkat Sentimen Positif dari the Fed

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 0,42% ke 6.133,71 pada awal perdagangan hari ini, Kamis (23/9/2021).

EKONOMI | 23 September 2021

Fokus Pasar: BI Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III Tumbuh 5%

Bank Indonesia (BI) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi pada kuartal III-2021 mencapai 5% year on year (yoy).

EKONOMI | 23 September 2021

Saham Evergrande Naik 25%, Hang Seng Dibuka Menguat

Indeks komposit Shanghai naik 0,63%, Hang Seng Hong Kong naik 1,62%, S&P/ASX 200 naik 1,03%, Kospi turun 0,86%.

EKONOMI | 23 September 2021

Sentimen Krisis Evergrande Mereda, Bursa Eropa Ditutup Menguat

Indeks Stoxx 600 naik 0,99%%, DAX Jerman naik 1,03%, FTSE Inggris naik 1,47%, FTSE MIB Italia naik 1,44%.

EKONOMI | 23 September 2021

Bantu Tekan Angka Pengangguran, FIF Group Kembangkan Kompetensi Pelajar

FIF Group bersama Corporate Social Responsibility (CSR) Department menggelar sebuah program tahunan bertajuk “FIF Group Experience Learning For Student.

EKONOMI | 23 September 2021

Sambut Positif Rapat the Fed, Wall Street Ditutup Menguat

Dow Jones Industrial Average naik 1% ke 34.258,32. S&P 500 naik 0,95% ke 4.395,64. Nasdaq naik 1% ke 14.896,85.

EKONOMI | 23 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
Kemenkeu Perkirakan Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III 4%-5%

Kemenkeu Perkirakan Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III 4%-5%

EKONOMI | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings