Lewat Yuan Digital, Tiongkok Mengancam Hegemoni Dolar AS
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Lewat Yuan Digital, Tiongkok Mengancam Hegemoni Dolar AS

Minggu, 25 Juli 2021 | 13:51 WIB
Oleh : Faisal Maliki Baskoro / FMB

New York, Beritasatu.com - Tiongkok mengalahkan AS dalam urusan inovasi uang daring, melawan hegemoni dolar AS sebagai cadangan moneter de facto. Sekitar 80 negara, termasuk AS dan Tiongkok, saat ini tengah mengembangkan mata uang digital atau Central Bank Digital Currency (CBDC).

CBDC adalah bentuk lain dari uang yang diregulasi tetapi sepenuhnya berada dalam bentuk daring. Tiongkok telah meluncurkan yuan digital kepada lebih dari 1 juta warganya, sementara AS masih dalam tahap riset.

Dua kelompok yang ditugaskan melakukan riset ini adalah Inisiatif Uang Digital Massachusetts Institute of Technology (MIT) dan Bank Sentral Cabang Boston. Saat ini mereka masih memantau implementasi yuan digital dan privasi menjadi isu utama yang disorot.

"Jika ada dolar digital nanti, privasi akan menjadi isu yang sangat penting. AS berbeda dengan Tiongkok," kata Neha Narula, direktur Inisiatif Uang Digital MIT Media Lab kepada CNBC.com.

Kekhawatiran lainnya adalah akses. Menurut Pew Research Center, 7% dari warga Amerika tidak menggunakan internet. Untuk kelompok kulit hitam, angkanya mencapai 9%. Untuk warga lansia (di atas 65 tahun), angkanya mencapai 25%. Penyandang disabilitas juga mengalami kesulitan mengakses internet dibanding mereka yang tidak memiliki disabilitas.

"Sebagian tugas kami adalah berdasarkan asumsi CBDC akan berdampingan dengan uang fisik, dan masyarakat masih bisa menggunakan uang fisik jika mereka ingin," kata Narula.

Salah satu tujuan CBDC AS adalah supaya dolar tetap menjadi mata uang utama di dunia.

"AS sebagai pemimpin tidak boleh lengah dalam hal ini. AS harus maju dan mengembangkan strategi untuk menjaga dan memanfaatkan kekuatan dolar AS," kata Darrell Duffie, profesor keuangan di Stanford University.

Tujuan CBDC AS lainnya adalah karena yuan digital dianggap berbahaya.

"Yuan digital adalah ancaman terbesar terhadap Barat dalam 30,40 tahun terakhir. Yuan digital memungkinkan Tiongkok mencengkeram semua orang di Barat dan menjadi pintu ekspor otoritarianisme digitel," kata Kyle Bass dari Hayman Capital Management.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: CNBC.com


BERITA LAINNYA

Principal Rilis Fitur Baru untuk Reksa Dana Principal Index IDX30

PT Principal Asset Management (Principal) akan meluncurkan fitur Kelas Unit Penyertaan untuk produk Reksa Dana Indeks Principal Index IDX30.

EKONOMI | 21 September 2021

5 Saham Ini Menguat di Sesi I

DSFI menguat 34,78%, CAKK naik 29,67%, ARKA meningkat 28%, ESIP melonjak 24%, SDMU terangkat 16%.

EKONOMI | 21 September 2021

KKP Jalankan Konsep Penangkapan Terukur Mulai Januari 2022

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan menerapkan konsep penangkapan ikan terukur dalam mengelola sumber daya perikanan di wilayah Indonesia.

EKONOMI | 21 September 2021

Multipolar Suntik Dana ke Platform Audio Streaming Noice

Multipolar baru saja menanamkan investasinya ke Noice engan cara penyertaan modal ke Mahaka Radio Integra.

EKONOMI | 21 September 2021

Sesi I, IHSG Terkoreksi 0,7% ke 6.031

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,74% ke 6.031,38 pada akhir sesi pertama perdagangan hari ini, Selasa (21/9/2021).

EKONOMI | 21 September 2021

Jokowi Gembira Lihat PT Krakatau Steel Sudah Sembuh

Presiden Joko Widodo (Jokowi) merasa gembira melihat kondisi PT Krakatau Steel semakin sehat, setelah sempat terpuruk hampir bangkrut.

EKONOMI | 21 September 2021

Resmikan Pabrik Hot Strip Mill 2, Jokowi: Hanya Ada 2 di Dunia

Keberadaan pabrik ini hanya ada dua di dunia, yaitu di Amerika Serikat dan Indonesia.

EKONOMI | 21 September 2021

Jokowi: Transformasi BUMN Terus Dilakukan di Tengah Pandemi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan transformasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dapat terus dilakukan meski di tengah pandemi Covid-19.

EKONOMI | 21 September 2021

Perdana, BNP Paribas Luncurkan Reksa Dana Indeks ETF

PT BNP Paribas Asset Management meluncurkan Reksa Dana Indeks BNP Paribas IDX Growth30 ETF.

EKONOMI | 21 September 2021

Pendapatan Nusantara Infrastructure Naik 26%

Pendapatan PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) secara keseluruhan meningkat 26%. Lini bisnis jalan tol menyumbang per tumbuhan sebesar 25%.

EKONOMI | 21 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
Principal Rilis Fitur Baru untuk Reksa Dana Principal Index IDX30

Principal Rilis Fitur Baru untuk Reksa Dana Principal Index IDX30

EKONOMI | 6 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings