Airlangga: Semester I, Realisasi KUR Capai 56,58%
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Airlangga: Semester I, Realisasi KUR Capai 56,58%

Senin, 26 Juli 2021 | 15:29 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun, Novy Lumanauw / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, realisasi penyaluran KUR (Kredit Usaha Rakyat) pada semester I 2021, tepatnya dari Januari hingga 25 Juni 2021 sudah mencapai Rp 143,13 triliun atau sebesar 56,58% dari target tahun 2021 sebesar Rp 253 triliun.

"Realisasi KUR dari bulan Januari sampai dengan 25 Juni secara keseluruhan meningkat besar. Sudah diberikan kepada 3,87 debitur dengan outstanding per Agustus RP 283 triliun dan NPL-nya sangat rendah yaitu, 0,88%,” kata Airlangga Hartarto saat memberikan keterangan pers seusai mengikuti rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara virtual, Senin (26/7/2021).

Airlangga mengatakan, realisasi penyaluran KUR sudah mendekati periode normal atau sebelum Covid-19. Peningkatan KUR tersebut terjadi, dikarenakan perekonomian nasional mulai pulih dan adanya tingkat suku bunga rendah sebesar 3% yang diberikan pemerintah.

"Kemudian KUR di sektor pertanian juga terlihat meningkat. Realisasi penyalurannya mencapai Rp 42,7 triliun dari target Rp 70 triliun di tahun 2021. Dari tahun 2020-2021, KUR Pertanian mengalami peningkatan sebesar 29,8%. KUR pertanian dari tahun ke tahun meningkat,” ujar Airlangga Hartarto.

Dijelaskan Airlangga, KUR pertanian tersedia bagi petani. KUR dapat digunakan untuk pembelian pupuk dan peralatan pertanian yang berkaitan dengan produksi. KUR juga dapat digunakan untuk pascapanen termasuk untuk KUR klaster investasi di rice milling unit.

"KUR juga dapat dilakukan untuk offtaker dari pembeli, KUR juga dapat diterima oleh kemitraan berbasis kepada Bumdes, kemudian KUR dapat melakukan kerja sama dengan aplikasi digital. Jadi mulai dari suplai, offtaker, teknologi dan kemitraan bisa dibayarkan melalui KUR,” terang Airlangga Hartarto.

Airlangga merincikan KUR di sektor pertanian yang tersebar di beberapa klaster, yakni KUR perkebunan kelapa sawit mencapai Rp 9,5 triliun, pertanian padi Rp 7,8 triliun, tanaman lainnya Rp 5,5 triliun, dan tanaman hortikultura Rp 5,2 triliun. Kemudian KUR klaster budidaya sapi Rp 3,9 triliun, budidaya domba dan kambing Rp 3,5 triliun, pertanian palawija Rp 2,7 triliun, mix farming Rp 2,6 triliun, dan pembibitan Rp 1,1 triliun.

"Jadi secara klaster itu KUR Pangan Rp 26,8 triliun, hortikultura Rp 78,4 triliun, perkebunannya Rp 20,3 triliun dan peternakan Rp 15,1 triliun dari segi target,” papar Airlangga Hartarto.

Diungkapkannya, klasterisasi penyaluran KUR dapat membuat pembiayaan semakin tinggi. Ia mencontohkan, untuk mengembalikan rice milling unit, para petani bisa membuat klaster kelompok yang beranggotakan 10 orang. Sehingga mereka berpotensi mendapatkan pembiayaan hingga Rp 5 miliar.

"Bapak Presiden juga mengarahkan korporatisasi pertanian atau melalui koperasi. Sebagai contoh, untuk pengembangan rice milling unit, yang investasi Rp 5 miliar bisa dilakukan dengan skema KUR. Dimana tingkat bunganya rendah 3%, dengan tenornya bisa 5-7 tahun. Ini bisa diperuntukkan kepada kelompok petani, misalnya 10 petani berkumpul, maka KUR bisa mencapai Rp 5 miliar. Itu sebagai contoh,” jelas Airlangga Hartarto.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

1.000 Nasi Goreng Sambal Matah ala Sasa Dibagikan di Semarang

PT Sasa Inti bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melakukan kegiatan membantu kelompok UMKM di masa pandemi dengan membuat 1.000 nasi goreng sambal matah

EKONOMI | 17 September 2021

OJK dan SRO Dapat Penghargaan dari Pemkot Surabaya

Eri Cahyadi mengapresiasi kontribusi OJK dan SRO dalam mendukung kegiatan PMI Surabaya.

EKONOMI | 17 September 2021

Ini Kunci Erick Thohir Rampingkan Jumlah BUMN

Erick Thohir mengungkapkan kunci utama terkait perampingan jumlah BUMN yakni perbaikan rantai pasok dan merapikan ekosistem.

EKONOMI | 17 September 2021

Harga Right Issue Bank INA Berkisar Rp 4.200 - Rp 4.380

Bank INA Perdana Tbk (BINA) sudah tetapkan harga pelaksanaan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau right issue.

EKONOMI | 17 September 2021

Dukung Seni dan Budaya, Indihome Kemas Program Indonesia Keren

IndiHome bersama para brand ambassador-nya mengajak masyarakat untuk berkreasi bidang seni dan budaya melalui program Indonesia Keren.

EKONOMI | 17 September 2021

Dio Living Ingin Terus Lestarikan Hasil Karya Anak Negeri

Dio Living ingin tetap berekspansi dan memperkenalkan furnitur karya anak bangsa kepada masyarakat Indonesia.

EKONOMI | 17 September 2021

Holding BUMN Jasa Survei Edukasi Mahasiswa tentang Standar Sistem Mutu

Sistem manajemen mutu ISO 9001:2015 dapat memacu service dan pelayanan operasional yang excellence kepada seluruh pelanggan.

EKONOMI | 17 September 2021

Pemerintah Dorong SDM Perkebunan Sawit Menuju 2045

Pemerintah mengembangkan SDM berkualitas di sektor perkebunan kelapa sawit dengan menggandeng lembaga pendidikan dan universitas.

EKONOMI | 17 September 2021

OJK Tegaskan Aturan Baru Unit Link Dirilis Tahun Ini

(OJK) menegaskan aturan baru mengenai produk asuransi yang dikaitkan dengan asuransi (PAYDI) atau unit link akan dirilis tahun ini.

EKONOMI | 17 September 2021

Dirut Nusantara Sejahtera: Industri Sawit Ikut Menopang Perekonomian Indonesia

Ke depan, kelapa sawit akan menjadi tanaman yang diunggulkan untuk memenuhi kebutuhan minyak nabati dunia.

EKONOMI | 17 September 2021


TAG POPULER

# Muhammad Kece


# Vaksinasi Covid-19


# Sonny Tulung


# Ganjil Genap


# KKB



TERKINI
Maman: Beragama dan Bernegara dalam Satu Napas NKRI untuk Lawan Ideologi Transnasional

Maman: Beragama dan Bernegara dalam Satu Napas NKRI untuk Lawan Ideologi Transnasional

NASIONAL | 3 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings