Penawaran Dimajukan, Bukalapak Patok Harga IPO Tertinggi di Rp 850 per Lembar
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Penawaran Dimajukan, Bukalapak Patok Harga IPO Tertinggi di Rp 850 per Lembar

Selasa, 27 Juli 2021 | 07:25 WIB
Oleh : Lona Olavia / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) menetapkan harga tertinggi yakni Rp 850 per lembarnya dalam aksi penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham dari rentang awal Rp 750-850.

Dengan demikian, startup teknologi unicorn pertama yang akan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) tersebut akan meraih dana segar Rp 21,9 triliun atau US$ 1,5 miliar (asumsi kurs Rp 14.500).

Demikian tertulis dalam prospektus Bukalapak, Selasa (27/7). Selain itu, tertulis juga penawaran umum (offering) menjadi dari tanggal 27-30 Juli, atau maju dari sebelumnya 28-30 Juli.

Penjatahan dijadwalkan akan berlangsung pada 3 Agustus 2021. Adapun, distribusi saham secara elektronik akan dilakukan pada 5 Agustus 2021. Pencatatan atau listing perdana di BEI akan berlangsung pada 6 Agustus 2021.

Dalam prospektus disebutkan bahwa dana dari IPO tersebut akan digunakan oleh Bukalapak untuk modal kerja perseroan sebesar 66%.

Sedangkan sisanya 34% untuk modal kerja entitas anak, yakni PT Buka Mitra Indonesia dan PT Buka Usaha Indonesia masing-masing 15%. Lalu, PT Buka Investasi Bersama, PT Buka Pengadaan Indonesia, Bukalapak Pte. Ltd. dan PT Five Jack masing-masing 1%.

Bukalapak melepas sebanyak 25.765.504.851 lembar saham biasa atas nama yang seluruhnya adalah saham baru dan dikeluarkan dari portepel perseroan, dengan nilai nominal Rp 50. Jumlah itu mewakili 25% saham perseroan yang akan dilepas ke publik dalam aksi korporasi kali ini.

Sementara itu, manajemen juga akan mengalokasikan 0,05% dari saham yang ditawarkan pada saat IPO untuk program alokasi saham kepada karyawan atau employee stock allocation (ESA) sebanyak 14,02 juta lembar dengan harga yang sama dengan IPO.

Bukalapak juga akan menerbitkan opsi saham untuk program MESOP sebanyak-banyaknya 4,91% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan setelah pelaksanaan IPO atau sebanyak-banyaknya 5,06 miliar.

Dalam IPO ini, Bukalapak telah menunjuk PT Mandiri Sekuritas dan PT Buana Capital Sekuritas sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek.

Adapun perusahaan yang ditunjuk untuk bertindak sebagai Penjamin Emisi Efek adalah PT Bahana Sekuritas, PT BCA Sekuritas, PT BNI Sekuritas, PT BRI Danareksa Sekuritas.

Selanjutnya PT Ciptadana Sekuritas Asia, PT Investindo Nusantara Sekuritas, PT Lotus Andalan Sekuritas, PT Panin Sekuritas Tbk, PT Philip Sekuritas Indonesia, PT Samuel Sekuritas Indonesia, PT Sinarmas Sekuritas, PT Sucor Sekuritas, PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk.

Selain itu, PT Valbury Sekuritas Indonesia, PT Victoria Sekuritas Indonesia, PT Wanteg Sekuritas, PT UBS Sekuritas Indonesia dan PT Yuanta Sekuritas Indonesia.

Dalam prospektus sebelumnya, disebutkan IPO ini juga akan ditawarkan kepada investor internasional, sehingga Bukalapak mempercayakan UBS AG Singapore Branch dan Merrill Lynch (Singapore) Pte. Ltd. bertindak sebagai joint global coordinators dan joint bookrunners untuk memasarkan IPO ini kepada investor internasional.

Di dalam prospektus tersebut juga disebutkan bahwa sebanyak 22 pemegang saham PT Bukalapak.com berkomitmen untuk tidak menjual atau mengalihkan (lock up) 90% saham perusahaan setelah perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

OJK sendiri telah memberikan surat pernyataan efektif pada Senin (26/7/2021) atau sesuai dengan jadwal. Dengan demikian, maka perusahaan wajib tunduk pada peraturan pasar modal yang berlaku.

Pemegang saham ini termasuk pendiri Bukalapak Muhamad Fajrin Rasyid yang memegang 2,45 miliar saham, Komisaris BEI Pandu Patria Sjahrir yang memegang sebanyak 13,37 juta saham dan Wakil Direktur Utama PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) Susanto Hartono yang memegang 13,37 juta saham.

Aturan lock up yang dilakukan berdasarkan POJK No. 25 Tahun 2017 dimaksudkan untuk semua pihak yang memperoleh saham dengan harga pelaksanaan di bawah harga IPenawaran Umum Perdana dalam jangka waktu enam bulan bulan sebelum penyampaian pendaftaran ke OJK.

Tiga pemegang saham terbesar yang berkomitmen untuk tidak melepas saham ini dalam periode enam bulan adalah API (Hong Kong) Investment Limited (12,10 miliar saham), Batavia Incubator Pte. Ltd. (2,29 miliar saham) dan saham milik New Hope OCA Limited (2,93 miliar saham).

Di sisi lain, meski memiliki pemegang saham beragam dan global, sampai hari ini perusahaan tetap memiliki identitas Indonesia yang kuat.

Mayoritas atau lebih dari 50% saham Bukalapak dimiliki pemegang saham dari Indonesia. Sejumlah investor yang mempercayakan dananya menopang bisnis perusahaan selama ini, di antaranya Grup Emtek (PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) lewat PT Kreatif Media Karya/KMK Online), Microsoft, perusahaan investasi dana abadi Singapura (GIC), Shinhan dari Korea Selatan, Mirae Asset-Naver Asia Growth Investment Pte. Ltd, Mandiri Capital, dan Stardard Chartered (StandChart).



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Sesi I, IHSG Terkoreksi 0,7% ke 6.031

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,74% ke 6.031,38 pada akhir sesi pertama perdagangan hari ini, Selasa (21/9/2021).

EKONOMI | 21 September 2021

Jokowi Gembira Lihat PT Krakatau Steel Sudah Sembuh

Presiden Joko Widodo (Jokowi) merasa gembira melihat kondisi PT Krakatau Steel semakin sehat, setelah sempat terpuruk hampir bangkrut.

EKONOMI | 21 September 2021

Resmikan Pabrik Hot Strip Mill 2, Jokowi: Hanya Ada 2 di Dunia

Keberadaan pabrik ini hanya ada dua di dunia, yaitu di Amerika Serikat dan Indonesia.

EKONOMI | 21 September 2021

Jokowi: Transformasi BUMN Terus Dilakukan di Tengah Pandemi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan transformasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dapat terus dilakukan meski di tengah pandemi Covid-19.

EKONOMI | 21 September 2021

Perdana, BNP Paribas Luncurkan Reksa Dana Indeks ETF

PT BNP Paribas Asset Management meluncurkan Reksa Dana Indeks BNP Paribas IDX Growth30 ETF.

EKONOMI | 21 September 2021

Pendapatan Nusantara Infrastructure Naik 26%

Pendapatan PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) secara keseluruhan meningkat 26%. Lini bisnis jalan tol menyumbang per tumbuhan sebesar 25%.

EKONOMI | 21 September 2021

Dividen Interim Lippo Cikarang Berdampak Positif pada Lippo Karawaci

PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), sebagai pemegang 84% saham LPCK, bakal menerima dividen interim sebesar Rp 126 miliar.

EKONOMI | 21 September 2021

Tahun Depan Pajak Karbon Diterapkan, BGK Ingatkan Pentingnya Sustainability Report

Kalau tak ada aral, pemerintah bakal menerapkan pajak karbon mulai, tahun depan. Rencananya ditetapkan minimal Rp 75 per kilogram (kg) karbon dioksida ekuivalen

EKONOMI | 21 September 2021

Anak dan Cucu Usaha PTPP Mulai Pembangunan SPAM Lintas Kota

SPAM Lintas Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar akan melayani lebih kurang 624.000 jiwa atau sekitar 102.000 sambungan rumah di lima kecamatan.

EKONOMI | 21 September 2021

Kurs Rupiah Stagnan di Kisaran Rp 14.240

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi hari ini, Selasa (21/9/2021), terpantau datar di kisaran Rp 14.240.

EKONOMI | 21 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
Helikopter Penerbad Evakuasi Jenazah Nakes Gabriela dari Kiwirok

Helikopter Penerbad Evakuasi Jenazah Nakes Gabriela dari Kiwirok

NASIONAL | 12 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings