Samsung Laporkan Lonjakan Laba dari Permintaan Chip
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Samsung Laporkan Lonjakan Laba dari Permintaan Chip

Kamis, 29 Juli 2021 | 23:13 WIB
Oleh : Grace El Dora / EHD

Seoul, Beritasatu.com - Laba bersih Samsung Electronics melonjak lebih dari 70% pada kuartal II-2021 berkat harga memory chip yang lebih tinggi. Kenaikan tersebut didorong oleh permintaan setelah pandemi, menurut laporan raksasa teknologi Korea Selatan (Korsel) tersebut pada Kamis (29/7).

Aturan bekerja dari rumah bagi para pekerja akibat virus corona mendorong permintaan perangkat dan peralatan yang ditenagai oleh memory chip Samsung. Perusahaan mengatakan bahwa pengiriman memory melebihi guidance sebelumnya dan kenaikan harga lebih tinggi dari yang diharapkan.

Pembuat ponsel pintar terbesar di dunia tersebut melihat laba bersih naik 73,4% secara tahun ke tahun (YoY) menjadi 9,6 triliun won (setara US$ 8,4 miliar) untuk periode April-Juni, perusahaan mengatakan dalam laporan keuangan.

Laba operasional meningkat 54,3% menjadi 12,6 triliun won dibandingkan 8,1 triliun won tahun sebelumnya, lebih dari setengahnya berasal dari bisnis semikonduktor perusahaan.

Hasil yang kuat dicatat meskipun ada penurunan kuartalan dalam pendapatan Samsung dari bisnis ponsel pintar, karena masalah rantai pasok yang mengganggu produksi global.

Samsung Electronics adalah anak perusahaan unggulan dari grup raksasa Samsung, sejauh ini merupakan perusahaan terbesar yang dikendalikan keluarga mendominasi bisnis di Korsel. Adapun negara tersebut merupakan ekonomi terbesar ke-12 di dunia.

Omset keseluruhan konglomerasinya setara dengan seperlima dari produk domestik bruto (PDB) Kosel.

Analis mengatakan, proporsi unit chip dari laba perusahaan kemungkinan akan tumbuh dalam beberapa bulan ke depan.

"Samsung akan diuntungkan dari harga memory chip yang kemungkinan akan naik lebih tinggi pada kuartal ketiga dan keempat," Park Sung-soon, analis Cape Investment & Securities, mengatakan kepada AFP pada Kamis (29/7).

Perusahaan mengantisipasi kondisi pasar yang menguntungkan untuk sisa tahun ini, dengan permintaan memory chip yang berkelanjutan di pasar server dan seluler.

Tetapi ia memperingatkan ketidakpastian yang dipicu pandemi akan bertahan di babak kedua, mencatat gangguan yang berkelanjutan dalam pasokan komponen.

Saham Samsung Electronics ditutup turun 0,25% pada perdagangan Kamis.

Layak untuk Pembebasan Bersyarat

Samsung diperkirakan akan memamerkan model ponsel pintar lipat terbaru dari Galaxy Z dan Galaxy Z Flip clamshell bulan depan.

Produsen perangkat lipat semakin kompetitif, termasuk saingan seperti Huawei dan Xiaomi dari Tiongkok.

Peranti mendatang akan dilengkapi dengan kemampuan multitasking baru dan daya tahan yang ditingkatkan, kata TM Roh, kepala bisnis komunikasi seluler Samsung Electronics.

Samsung bertujuan memantapkan posisinya di pasar ponsel pintar dengan peluncuran lineup ponsel premiumnya, serta model yang lebih murah di kuartal ketiga, ujar analis senior Euromonitor Internasional James Kang.

Tetapi Kang mengatakan perusahaan dapat menghadapi tantangan tahun depan, karena permintaan konsumen kemungkinan akan lebih lemah dibandingkan pada 2021.

Di sisi lain, Samsung juga menghadapi tantangan hukum.

Pemimpinnya, Lee Jae-yong saat ini sedang diadili, dituduh memanipulasi pengambilalihan untuk memuluskan suksesinya di posisi atas grup Samsung.

Lee secara terpisah sempat ditahan pada Januari karena skandal korupsi yang meluas, menjatuhkan mantan presiden Korsel Park Geun-hye.

Para pemimpin dan cendekiawan perusahaan negara tersebut mengatakan kekosongan kepemimpinan dapat menghambat pengambilan keputusan perusahaan tentang investasi skala besar, yang sebelumnya menjadi kunci kebangkitan globalnya.

Tetapi ketidakhadiran Lee tidak akan banyak berdampak pada pendapatan Samsung untuk paruh kedua, kata Park dari Cape Investment.

Namun demikian, ia menambahkan, kembalinya Lee ke manajemen dinilai bisa mempercepat proses pengambilan keputusan untuk investasi jangka panjang.

Lee memenuhi syarat untuk pembebasan bersyarat bulan depan setelah menyelesaikan lebih dari setengah dari hukuman penjara, selama dua setengah tahun.

Sementara itu, LG Electronics sebagai perusahaan peralatan terbesar kedua di Korsel setelah Samsung, membukukan lonjakan laba operasi sebesar 65,5% untuk kuartal kedua menjadi 1,1 triliun won. Sahamnya naik 1,5% pada penutupan perdagangan. (afp/eld)



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Cotton Council Dorong Produsen Tekstil Gunakan Serat Kapas Berkelanjutan

Saat ini, ada lebih dari 40 perusahaan dari berbagai sektor yang menjadi Cotton USA licensees di Indonesia.

EKONOMI | 23 September 2021

Menkeu: Realisasi Belanja Modal Meningkat 75,2%

Hingga akhir Agustus realisasi belanja modal mencapai Rp 102,6 triliun, tumbuh signifikan 75,2% dibandingkan Agustus 2020.

EKONOMI | 23 September 2021

IHSG Menguat, BBRI Pimpin Saham yang Banyak Ditransaksikan

BBRI teraktif saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 34,44 poin (0,56%) ke level 6,142,71.

EKONOMI | 23 September 2021

Ipanganandotcom Permudah Umat Peroleh Sembako Berkualitas

iPanganandotcom yang merupakan platform kebutuhan pangan digital memberikan promo potongan harga 10% bagi para umat untuk bisa berbelanja kebutuhan bahan pokok.

EKONOMI | 23 September 2021

Semester I 2021, ASDP Bukukan Laba Rp 156 Miliar

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) membukukan laba sebesar Rp 156 miliar pada semester I-2021 atau 474% dari target rencana kerja dan anggaran perusahaan (RKAP).

EKONOMI | 23 September 2021

IHSG Naik, Asing Buru BBRI dan Lepas BBNI

BBRI paling diburu asing saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 34,44 poin (0,56%) ke level 6,142,71.

EKONOMI | 23 September 2021

IHSG Menguat, ASPI Kasih Cuan 33,78%

PT Andalan Sakti Primarindo Tbk (ASPI) tercatat paling cuan (top gainers) saat IHSG ditutup naik 34,44 poin (0,56%) ke level 6,142.

EKONOMI | 23 September 2021

Mengamankan Data Digital Layanan Perbankan, OJK Tingkatkan Perlindungan Konsumen

Bersamaan dengan beralihnya masyarakat menggunakan layanan digital, kewaspadaan akan potensi serangan siber juga harus ditingkatkan. Sektor perbankan harus dapat melindungi nasabahnya dengan meningkatkan mitigasi risiko

EKONOMI | 23 September 2021

Hingga Agustus 2021, Penerimaan Negara Capai 67,5% dari Target APBN

Menurut Menkeu Sri Indriyani hingga akhir Agustus 2021 penerimaan negara telah mencapai 67,5% dari target APBN 2021.

EKONOMI | 23 September 2021

OJK Siapkan Aturan Khusus Insurtech

OJK sedang menyiapkan peraturan terkait insurance technology (insurtech) yang akan mengatur jenis produk dan layanan asuransi.

EKONOMI | 23 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Tukul Arwana


# Hari Libur Nasional 2022


# Toko Obat Ilegal


# Piala Sudirman



TERKINI
Disdik DKI Tegaskan Hanya 1 Klaster Covid-19 PTM di Jakarta

Disdik DKI Tegaskan Hanya 1 Klaster Covid-19 PTM di Jakarta

MEGAPOLITAN | 9 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings