Bukalapak Perbesar Porsi Investor Ritel
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Bukalapak Perbesar Porsi Investor Ritel

Senin, 2 Agustus 2021 | 15:19 WIB
Oleh : Lona Olavia / FER

Jakarta, Beritasatu.com - PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) memperbesar porsi untuk penjatahan terpusat (pooling allotment) dari sebelumnya 2,5% menjadi di rentang 5-7,5%. Penyesuaian penjatahan pooling ini dilakukan perseroan sejalan dengan proses pencatatan penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO) saham yang mengalami kelebihan permintaan atau oversubscribed.

Menurut sumber, porsi penjatahan akan ada di kisaran 5-7,5%. Di mana, untuk porsi tersebut maka penjatahan akan ada di rentang Rp 1,09-1,64 triliun. Jumlah tersebut naik dari porsi sebelumnya yang hanya Rp 547,5 miliar. Adapun, Bukalapak menargetkan meraih dana segar Rp 21,9 triliun. Dengan demikian, porsi fix allotment (penjatahan pasti) akan ada di rentang Rp 20,81-20,26 triliun.

Terkait berapa besarnya kelebihan permintaan atau oversubscribed dalam masa penawaran umum (offering) yang telah berlangsung 27-30 Juli lalu, sumber lain mengatakan khusus untuk pooling, terjadi oversubscribed hampir mencapai 4 kali dari jumlah porsi pooling yang ditawarkan.

Head of Research Henan Putihrai Sekuritas Robertus Hardy mengatakan, apabila penjatahan pooling meningkat menjadi 5-7,5% karena oversubscription yang lebih tinggi, tentunya ini cukup positif bagi investor ritel yang berkemungkinan untuk mendapatkan penjatahan yang layak.

"Diharapkan porsi kepemilikan investor ritel maupun institusi domestik dapat meningkat setelah dilakukannya listing perdana nanti,” kata Robertus, Senin (2/8/2021).

Animo investor ritel memang terlihat cukup besar, meski secara valuasi harga IPO saham Bukalapak sebesar Rp 850 per saham terlampau mahal jika menggunakan basis GMV lantaran hanya sekitar 1%-2% dari GMV yang bisa dikonversi menjadi pendapatan.

Dengan metode ini, valuasi Bukalapak sekitar 1,5, kali, tiga kali lipat di atas Alibaba yang hanya 0,5 kali. Sedangkan, jika menggunakan valuasi perbandingan market cap dengan pendapatan, maka valuasi Bukalapak untuk level Rp 850 ada di sekitar 64,8 kali. "Animo tinggi karena ini pertama kalinya ada emiten yang masuk kategori unicorn,” ungkap Robertus.

Head of Market Research Infovesta Utama Wawan Hendrayana juga telah memprediksi, minat investor untuk saham Bukalapak akan cukup besar. Minat yang tinggi ini terutama datang dari investor ritel. Untuk itu, dia menilai porsi investor dalam penjatahan pada IPO Bukalapak sudah selayaknya diperbanyak, namun itu semua tergantung kebutuhan dana Bukalapak.

"Semakin besar porsi untuk ritel lebih baik secara likuiditas di pasar, 5-7,5% sudah cukup baik, kalau 2,5% memang relatif kecil sekali yah,” pungkasnya.

Untuk informasi, dalam prospektus IPO Bukalapak mencantumkan mekanisme claw back. Dengan asumsi terjadi oversubscribed, porsi penjatahan investor ritel berpotensi dinaikkan. Aturan claw back mengatur bila terjadi kelebihan pemesanan pada penjatahan terpusat (pooling) investor ritel, kelebihan itu dengan persentase tertentu akan diambil dari penjatahan pasti (fix allotment) yang umumnya diperuntukkan bagi institusi.

Bukalapak diketahui masuk dalam Golongan IV, yakni IPO dengan nilai emisi lebih besar dari Rp 1 triliun. Dengan kata lain, minimal alokasi penjatahan terpusat ialah 2,5% dari misi. Jika kemudian terjadi kelebihan permintaan pada penjatahan terpusat antara 2,5-10 kali, maka porsi penjatahan terpusat akan diperbesar menjadi lebih dari minimal 5% dari target.

Berdasarkan prospektus Bukalapak tercatat penawaran umum sebelumnya dimajukan menjadi dari tanggal 27-30 Juli, dari sebelumnya 28-30 Juli. Penjatahan dijadwalkan akan berlangsung pada 3 Agustus 2021. Adapun, distribusi saham secara elektronik akan dilakukan pada 5 Agustus 2021. Pencatatan atau listing perdana di BEI akan berlangsung pada Jumat 6 Agustus 2021 ini.

Bukalapak melepas sebanyak 25.765.504.851 lembar saham biasa atas nama yang seluruhnya adalah saham baru dan dikeluarkan dari portepel perseroan, dengan nilai nominal Rp 50. Jumlah itu mewakili 25% saham perseroan yang akan dilepas ke publik dalam aksi korporasi kali ini.



Sementara itu, manajemen juga akan mengalokasikan 0,05% dari saham yang ditawarkan pada saat IPO untuk program alokasi saham kepada karyawan atau employee stock allocation (ESA) sebanyak 14,02 juta lembar dengan harga yang sama dengan IPO.

 Bukalapak juga akan menerbitkan opsi saham untuk program MESOP sebanyak-banyaknya 4,91% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan setelah pelaksanaan IPO atau sebanyak-banyaknya 5,06 miliar.

Dana dari IPO tersebut akan digunakan oleh Bukalapak untuk modal kerja perseroan sebesar 66%. Sedangkan sisanya 34% untuk modal kerja entitas anak, yakni PT Buka Mitra Indonesia dan PT Buka Usaha Indonesia masing-masing 15%. Lalu, PT Buka Investasi Bersama, PT Buka Pengadaan Indonesia, Bukalapak Pte Ltd dan PT Five Jack masing-masing 1%. Dalam IPO ini, Bukalapak telah menunjuk PT Mandiri Sekuritas dan PT Buana Capital Sekuritas sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek.

Adapun PT Bahana Sekuritas, PT BCA Sekuritas, PT BNI Sekuritas, PT BRI Danareksa Sekuritas, PT Ciptadana Sekuritas Asia, PT Investindo Nusantara Sekuritas, PT Lotus Andalan Sekuritas, PT Panin Sekuritas Tbk, PT Philip Sekuritas Indonesia, PT Samuel Sekuritas Indonesia, PT Sinarmas Sekuritas, PT Sucor Sekuritas, PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk, PT Valbury Sekuritas Indonesia, PT Victoria Sekuritas Indonesia, PT Wanteg Sekuritas, PT UBS Sekuritas Indonesia dan PT Yuanta Sekuritas Indonesia telah juga ditunjuk untuk bertindak sebagai Penjamin Emisi Efek.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily


BERITA LAINNYA

Sesi I, IHSG Terkoreksi 0,7% ke 6.031

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,74% ke 6.031,38 pada akhir sesi pertama perdagangan hari ini, Selasa (21/9/2021).

EKONOMI | 21 September 2021

Jokowi Gembira Lihat PT Krakatau Steel Sudah Sembuh

Presiden Joko Widodo (Jokowi) merasa gembira melihat kondisi PT Krakatau Steel semakin sehat, setelah sempat terpuruk hampir bangkrut.

EKONOMI | 21 September 2021

Resmikan Pabrik Hot Strip Mill 2, Jokowi: Hanya Ada 2 di Dunia

Keberadaan pabrik ini hanya ada dua di dunia, yaitu di Amerika Serikat dan Indonesia.

EKONOMI | 21 September 2021

Jokowi: Transformasi BUMN Terus Dilakukan di Tengah Pandemi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan transformasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dapat terus dilakukan meski di tengah pandemi Covid-19.

EKONOMI | 21 September 2021

Perdana, BNP Paribas Luncurkan Reksa Dana Indeks ETF

PT BNP Paribas Asset Management meluncurkan Reksa Dana Indeks BNP Paribas IDX Growth30 ETF.

EKONOMI | 21 September 2021

Pendapatan Nusantara Infrastructure Naik 26%

Pendapatan PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) secara keseluruhan meningkat 26%. Lini bisnis jalan tol menyumbang per tumbuhan sebesar 25%.

EKONOMI | 21 September 2021

Dividen Interim Lippo Cikarang Berdampak Positif pada Lippo Karawaci

PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), sebagai pemegang 84% saham LPCK, bakal menerima dividen interim sebesar Rp 126 miliar.

EKONOMI | 21 September 2021

Tahun Depan Pajak Karbon Diterapkan, BGK Ingatkan Pentingnya Sustainability Report

Kalau tak ada aral, pemerintah bakal menerapkan pajak karbon mulai, tahun depan. Rencananya ditetapkan minimal Rp 75 per kilogram (kg) karbon dioksida ekuivalen

EKONOMI | 21 September 2021

Anak dan Cucu Usaha PTPP Mulai Pembangunan SPAM Lintas Kota

SPAM Lintas Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar akan melayani lebih kurang 624.000 jiwa atau sekitar 102.000 sambungan rumah di lima kecamatan.

EKONOMI | 21 September 2021

Kurs Rupiah Stagnan di Kisaran Rp 14.240

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi hari ini, Selasa (21/9/2021), terpantau datar di kisaran Rp 14.240.

EKONOMI | 21 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
Pemprov DKI Pastikan Stok Vaksin Covid-19 Cukup untuk Penuhi Target

Pemprov DKI Pastikan Stok Vaksin Covid-19 Cukup untuk Penuhi Target

MEGAPOLITAN | 9 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings