Sri Mulyani: Hanya 20 Negara yang Berhasil Keluar Middle Income Trap
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Sri Mulyani: Hanya 20 Negara yang Berhasil Keluar Middle Income Trap

Rabu, 4 Agustus 2021 | 13:14 WIB
Oleh : Herman, Arnoldus Kristianus / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, Indonesia dan banyak negara di dunia saat ini menghadapi tantangan besar untuk bisa keluar dari jebakan negara kelas menengah (middle income trap). Hal ini memang tidak mudah. Apalagi faktanya kurang dari 20 negara yang baru berhasil keluar dari middle income trap.

“Dunia menghadapi berbagai dinamika yang tentu berimbas pada perjalanan Indonesia ke depan. Indonesia saat ini adalah middle income country, dan kita semua tahu di dalam pengalaman lebih dari 190 negara di dunia, mayoritas mereka berhenti di middle income. Artinya ada fenomena yang disebut middle income trap. Tidak banyak negara di dunia ini, kurang dari 20 yang bisa menembus middle income trap,” kata Sri Mulyani dalam webinar yang digelar CSIS Indonesia bertajuk “CSIS dan Transformasi Ekonomi Menuju Indonesia 2045”, Rabu (4/8/2021).

Menkeu mengungkapkan, hal utama yang membuat sebuah negara berhenti pada level middle income terkait kualitas sumber daya manusia (SDM). Karenanya, penting sekali untuk menginvestasikan dan terus meningkatkan kualitas SDM, sehingga statusnya bisa naik menjadi high income country atau negara berpendapatan tinggi.

“Kalau kita bicara SDM, semua sepakat kalau ini penting. Namun yang paling penting, tidak banyak negara yang bisa menyelesaikan tantangan SDM. Dalam hal ini, pendidikan dan kesehatan menjadi sangat penting, dan jaminan sosial juga menjadi sangat penting. Itu adalah tiga area yang luar biasa bagi Indonesia,” kata Sri Mulyani.

Di dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), tiga area tersebut juga mengambil porsi paling besar. Namun menurut Menkeu, persoalannya tidak hanya sebatas anggaran, tetapi juga efektivitas untuk menghasilkan SDM yang berkualitas menjadi sangat penting.

Selain kualitas SDM, infrastruktur juga memiliki peran besar untuk bisa menembus middle income trap. Tidak sekedar membangun, tetapi kualitasnya juga baik dan tepat. “Yang ketiga untuk menembus middle income trap adalah masalah institusi. Tidak hanya birokrasi dan regulasi, private sector juga sangat penting. Negara yang bisa menembus middle income trap adalah negara yang memiliki institusi yang efisien, agile, dan tentu performanya bagus berdasarkan tata kelola yang relatif bagus,” kata Sri Mulyani.

Deputi Bidang Ekonomi Badan perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Amalia Adininggar mengungkapkan, dalam Visi Indonesia 2045 Menuju Negara Maju yang disusun sebelum pandemi Covid-19, apabila pertumbuhan ekonomi Indonesia rata-rata 5,7% antara 2015 sampai 2045, Indonesia bisa keluar dari middle income trap di tahun 2036-2038. Namun, adanya pandemi memberikan tekanan yang besar pada banyak sektor. “Covid-19 menyebabkan set-back dalam pembangunan. Indonesia kembali menjadi negara berpendapatan menengah ke bawah, dan dibutuhkan pertumbuhan 6% untuk keluar dari middle income trap sebelum 2045,” kata Amalia Adininggar.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Fokus Pasar: BI Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III Tumbuh 5%

Bank Indonesia (BI) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi pada kuartal III-2021 mencapai 5% year on year (yoy).

EKONOMI | 23 September 2021

Saham Evergrande Naik 25%, Hang Seng Dibuka Menguat

Indeks komposit Shanghai naik 0,63%, Hang Seng Hong Kong naik 1,62%, S&P/ASX 200 naik 1,03%, Kospi turun 0,86%.

EKONOMI | 23 September 2021

Sentimen Krisis Evergrande Mereda, Bursa Eropa Ditutup Menguat

Indeks Stoxx 600 naik 0,99%%, DAX Jerman naik 1,03%, FTSE Inggris naik 1,47%, FTSE MIB Italia naik 1,44%.

EKONOMI | 23 September 2021

Bantu Tekan Angka Pengangguran, FIF Group Kembangkan Kompetensi Pelajar

FIF Group bersama Corporate Social Responsibility (CSR) Department menggelar sebuah program tahunan bertajuk “FIF Group Experience Learning For Student.

EKONOMI | 23 September 2021

Sambut Positif Rapat the Fed, Wall Street Ditutup Menguat

Dow Jones Industrial Average naik 1% ke 34.258,32. S&P 500 naik 0,95% ke 4.395,64. Nasdaq naik 1% ke 14.896,85.

EKONOMI | 23 September 2021

Intan Fauzi: Saatnya Para Pelaku Usaha Ultra Mikro Dibantu

Intan Fauzi menyampaikan pandangannya terkait progres pembentukan holding ultra mikro (UMi) .

EKONOMI | 22 September 2021

Kemperin Putuskan Pabrik Aice Group Lulus Sertifikasi ISO 9001

Pengakuan lulus sertifikasi ISO 9001:2015 dan analisis bahaya dan pengendalian titik kritis (HACCP) diterima Aice dari lembaga sertifikasi BBIA Kemperin.

EKONOMI | 22 September 2021

Direktur Utama Garudafood Borong Saham GOOD Rp 2,2 Miliar

Direktur Utama PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD) Hardianto Atmadja melakukan aksi pembelian saham usahanya GOOD sebanyak 6 juta lembar saham.

EKONOMI | 22 September 2021

Bahan Bangunan Inovatif Jadi Elemen Penting Arsitektur Modern

Teknologi bahan bangunan inovatif, turut memiliki peran penting terhadap suksesnya rancangan desain sebuah karya arsitektur.

EKONOMI | 22 September 2021

Ini Cerita di Balik BI Tahan Suku Bunga Acuan 3,5%

Bank Indonesia (BI) pada 20-21 September 2021 memutuskan untuk kembali mempertahankan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 3,50%.

EKONOMI | 22 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
Kemenkeu Perkirakan Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III 4%-5%

Kemenkeu Perkirakan Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III 4%-5%

EKONOMI | 8 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings