Pemerintah Diminta Tinjau Kembali Penggunaan Persyaratan Swab PCR H-2 untuk Bisa Naik Pesawat
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pemerintah Diminta Tinjau Kembali Penggunaan Persyaratan Swab PCR H-2 untuk Bisa Naik Pesawat

Rabu, 4 Agustus 2021 | 19:01 WIB
Oleh : Chairul Fikri / EHD

Tangerang, Beritasatu.com - Serikat Bersama (Sekber) PT Garuda Indonesia Tbk meminta Kementerian Perhubungan agar meninjau kembali penerapan peraturan persyaratan perjalanan penyertaan hasil Swab PCR H-2. Peraturan tersebut merujuk pada Inmendagri Nomor 27 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2, 3 dan 4 yang diberlakukan di wilayah Jawa dan Bali.

Inmendagri di halaman 7 hurud n angka 2 yang disebutkan pelaku perjalanan perjalanan domerstik yang menggunakan mobil pribadi, sepeda motor dan transportasi umum jarak jauh (pesawat udara, bis, kapal laut dan kereta api yang mengharuskan menunjukan hasil PCR H-2 untuk penumpang pesawat, sementara untuk moda transportasi lainnya cukup dengan antigen H-1.

Koordinator Sekber Karyawan Garuda Indonesia, Tomy Tampatty, dalam keterangan persnya, Rabu (4/8/2021), mengatakan, aturan tersebut diskriminasi dan memberatkan para pengguna transportasi udara serta membuat penumpang pesawat semakin turun dari hari kehari.

"Pemberlakuan persyaratan penyertaan hasil Swab PCR H-2 kami pikir sebagai syarat yang diskriminasi. Lantaran pengguna transportasi pesawat udara memiliki waktu yang jauh lebih singkat dan penumpang lebih nyaman karena kami telah menerapkan prokes ketat dan di pesawat kami (Garuda Indonesia) juga sudah ada sistem penyaringan udara yaitu High Efficiency Partikular Air (HEPA Filter) ditambah sering ada penyemprotan disinfektan di dalam pesawat," ungkap Tomy.

Ditambahkan Tomy, penerapan peraturan penyertaan persyaratan hasil swab PCR H-2 bagi penumpang pesawat berbanding terbalik dengan persyaratan penyertaan swab antigen H-1 bagi penumpang lainnya. Lantaran harga Swab PCR berkali-kali lipat dibanding hanya swab antigen.

"Tingginya harga Swab PCR sangat memberatkan pengguna transportasi udara karena kadang harga swab PCR lebih tinggi dari harga tiket untuk rute tertentu. Selain itu di beberapa daerah yang terpencil tidak semua daerah memiliki fasilitas swab PCR dengan hasil yang cepat. Dan keluhan itu, banyak kita dengar dari penumpang pesawat sehingga itu yang menjadi penyebab turunnya tingkat penumpang pesawat secara signifikan," lanjutnya.

Atas dasar itulah mereka berharap Pemerintah khususnya Kementerian Perhubungan dan Dirjen Perhubungan Udara serta Mendagri untuk merevisi persyaratan yang wajib disertakan bagi penumpang pesawat.

"Kami berharap pemerintah meninjau ulang lagi penerapan persyaratan itu, dengan melibatkan para pakar penerbangan nasional Indonesia serta karyawan maskapai udara seperti Garuda Indonesia," tandasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Bank Banten Apresiasi Rencana Pemisahan Perseroan dari BGD

Dengan Bank Banten menjadi BUMD baru, maka Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan langsung menjadi pemegang saham penuh dan tidak lagi melalui PT BGD.

EKONOMI | 27 September 2021

Tiongkok Larang Cryptocurrency, CEO Indodax: Investor Tak Perlu Was-was

"Menurut saya, pengumuman Tiongkok ini hanya akan berdampak jangka pendek karena aksi market jual yang sifatnya memang hanya sementara," kata Oscar.

EKONOMI | 27 September 2021

Sektor Properti Cemerlang, Lippo Karawaci Yakin Target Prapenjualan Terpenuhi

Baru-baru ini Lippo Karawaci merevisi target pra-penjualan tahun 2021 menjadi Rp 4,2 triliun dari estimasi sebelumnya Rp 3,5 triliun.

EKONOMI | 27 September 2021

Menko Airlangga Ungkap Strategi Pulihkan Sektor Parekraf

Airlangga menegaskan, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) juga mendapat dukungan dari pemerintah untuk bisa pulih.

EKONOMI | 27 September 2021

JP Morgan Tawarkan Saham Bukalapak US$ 50 Juta Pakai Skema ADS

JP Morgan Chase Bank N.A. menawarkan saham PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) melalui skema American Depositary Share (ADS) senilai US$ 50 juta.

EKONOMI | 27 September 2021

Funsnap Luncurkan Stabilizer Capture untuk Ponsel Cerdas

Hanya butuh waktu satu detik untuk melipat dan memasukkannya ke dalam tas saku.

EKONOMI | 27 September 2021

Saham PURA Paling Aktif Ditransaksikan Hari Ini

Saham PT Putra Rajawali Kencana Tbk (PURA) tercatat paling aktif ditransaksikan berdasarkan volume pada perdagangan awal pekan, Senin (27/9/2021).

EKONOMI | 27 September 2021

BI DKI Beberkan 3 Faktor yang Pengaruhi Pemulihan Ekonomi Nasional

Bank Indonesia (BI) DKI Jakarta membeberkan protokol kesehatan, vaksinasi dan serapan anggaran pemerintah menjadi faktor percepatan pemulihan ekonomi nasional.

EKONOMI | 27 September 2021

Investor Asing Koleksi Saham BBRI Rp 257,5 Miliar

Selain BBRI, saham BBCA, TLKM, BUKA dan UNTR juga menjadi koleksi asing pada perdagangan awal pekan, Senin (27/9/2021).

EKONOMI | 27 September 2021

IHSG Ditutup Merah, 5 Saham Ini Paling Cuan

IHSG terkoreksi 22,32 poin atau 0,36% ke level 6.122,49, Senin (27/9/2021). Saham FOOD, PURA, RODA, BEEF dan PKPK jadi paling cuan.

EKONOMI | 27 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Update Covid-19


# Lionel Messi


# Kebakaran Lapas Tangerang


# SUN



TERKINI
Piala Sudirman 2021: Indonesia Tundukkan Kanada 3-2

Piala Sudirman 2021: Indonesia Tundukkan Kanada 3-2

OLAHRAGA | 17 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings