Hingga Juli, PP Presisi Raih 92% dari Target Kontrak Baru
Logo BeritaSatu

Hingga Juli, PP Presisi Raih 92% dari Target Kontrak Baru

Kamis, 5 Agustus 2021 | 09:35 WIB
Oleh : Muhammad Ghafur Fadillah / WBP

Jakarta, Beritasatu.com- PT PP Presisi Tbk (PPRE) periode Januari-Juli 2021 berhasil membukukan kontrak baru Rp 3,38 triliun, atau 92% dari target perseroan di tahun 2021. Capian ini tumbuh 256% dari periode yang sama 2020 sebesar Rp 1,32 triliun.

Direktur Utama PT PP Presisi Rully Noviandar mengatakan, pada bulan Juli 2021, perseroan berhasil menambah kontrak baru sebesar Rp 584 miliar yang didapatkan dari grup usaha PP yakni Proyek Jalan KIT Batang 1.4 sebesar Rp 39,195 miliar dengan skema kerja sama operasi (KSO), lalu entitas anak PT LMA pada Proyek Junction Cisumdawu 1 sebesar Rp 42,072 miliar.

"Untuk segmen nongrup, PP Presisi mendapatkan kontrak dari pekerjaan rehabilitasi Pamanukan–Palimanan sebesar Rp 66,564 miliar, Proyek Hauling Road Upgrading Biri–Biri, Weda Bay Nickel sebesar Rp 51,490 miliar serta Proyek Jasa Hauling Nickel Weda Bay sebesar Rp 355,680 miliar," kata dia dalam keterangan tertulis, Kamis (5/8/2021).

Adapun secara terinci, kontrak baru sebagian besar didominasi lini bisnis civil work sebesar 60%, mining services 31%, production plant 6% dan sisanya structure work maupun rental heavy equipment. “Pencapaian kontrak baru tersebut juga hasil upaya diversifikasi pada jasa pertambangan,” jelas Rully.

Rully menambahkan, dengan kontrak baru ini, diharapkan meningkatkan positioning perseroan sebagai kontraktor jasa tambang nikel maupun main contractor pada pekerjaan civil work. Selain itu, competitiveness perusahaan juga meningkat dengan diperolehnya pasar-pasar baru di luar group sebesar 87% dari total kontrak baru yang diperoleh hingga Juli 2021.

Untuk diketahui, masuknya PP Presisi pada jasa pertambangan dilakukan untuk mendukung program strategis pemerintah yaitu hilirisasi tambang mineral khususnya nikel. Lingkup pekerjaan PP Presisi di jasa pertambangan ini mencakup pekerjaan mining development, seperti hauling road development, stockyard and pit development, mining infrastructure development, dan mining services maupun hauling services.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily


BERITA LAINNYA

IHSG Lanjut Melemah di Awal Perdagangan Hari Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 0,66% ke 6.036,09 pada awal perdagangan hari ini, Selasa (21/9/2021).

EKONOMI | 21 September 2021

Semester I 2021, Jasa Raharja Catat Laba Rp 877,84 Miliar

Di tengah pandemi, Jasa Raharja mencatatkan kinerja positif dengan mencatat laba Rp 877,84 miliar pada semester I-2021.

EKONOMI | 21 September 2021

Fokus Pasar: Investasi Proyek Baterai Listrik Selesai Sebelum 2024

Proyek senilai Rp 15,6 triliun tersebut merupakan kerja sama LG Energy Group Solution, Hyundai Motor Group dan PT Industri Baterai Indonesia.

EKONOMI | 21 September 2021

Jumlah Pengguna Naik Signifikan, Pendapatan Trimegah Karya Pratama Melesat

Pengguna Ultra Voucher naik jadi 205.000 pengguna pada Juni 2021, dibandingkan sebelumnya yaitu sekitar 123.000 pengguna pada periode yang sama di tahun lalu.

EKONOMI | 21 September 2021

Sebagian Bursa Asia Libur, Investor Terus Pantau Krisis Evergrande

Nikkei 225 Tokyo turun 1,61%, Topix turun 1,69%, S&P/ASX 200 Australia turun 0,14%.

EKONOMI | 21 September 2021

Dampak Krisis Evergrande Terasa hingga Bursa Eropa

Indeks Stoxx 600 Eropa turun 1,67%, DAX Jerman turun 2,31%, FTSE Inggris turun 0,86%, FTSE MIB Italia turun 2,57%.

EKONOMI | 21 September 2021

Tertular Krisis Evergrande, Konglomerat Tiongkok Ini Kehilangan US$ 1 M

Bos raksasa properti Shanghai, Sinic Holdings Group, Zhang Yuanlin kehilangan lebih dari US$ 1 miliar pada Senin (20/9/2021) karena efek domino Evergrande.

EKONOMI | 21 September 2021

Wall Street Anjlok, Ini Penyebabnya

Indeks S&P 500 turun 1,7% ke 4.357,73, koreksi terdalam sejak 12 Mei. Sebanyak 11 sektor ditutup di zona merah.

EKONOMI | 21 September 2021

Menko Airlangga Raih Penghargaan Internasional Terkait Pemulihan Ekonomi

Lima tokoh lainnya dari India, Korea Selatan, dan Inggris juga mendapat penghargaan di ajang yang sama.

EKONOMI | 20 September 2021

Tumbuh 8%, Industri Furnitur Tangguh Hadapi Dampak Pandemi

Industri furnitur merupakan salah satu sektor yang potensial dikembangkan karena didukung dengan ketersediaan sumber daya alam di dalam negeri.

EKONOMI | 20 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
Semester I 2021, Jasa Raharja Catat Laba Rp 877,84 Miliar

Semester I 2021, Jasa Raharja Catat Laba Rp 877,84 Miliar

EKONOMI | 14 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings