Logo BeritaSatu

Perlu Peraturan Multimoda yang Memudahkan dan Menguntungkan Semua Pihak

Selasa, 10 Agustus 2021 | 14:30 WIB
Oleh : Rully Satriadi / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Indonesian Multimodal Transport Association (IMTA) Siti Ariyanti mengharapkan adanya aturan yang dibuat pemerintah, yang akan memudahkan jasa logistik.

Kegiatan multimoda transpor dari dulu sudah dilakukan dalam proses pengiriman barang dari satu poin ke poin yang dituju.

“Dengan berbagai aturan yang dibuat pemerintah tentang multimoda diharapkan bisa lebih memudahkan dan menguntungkan semua pihak, dan bisa menekan biaya logistik di Indonesia,” ujar Ariyanti dalam webinar bertema 'Transportasi Multimodal Dalam Mewujudkan Visi Logistik Indonesia 2025”.

Webinar ini menghadirkan narasumber, Dirjen Perhubungan Darat (Hubdar) Budi Setiyadi sebagai keynote speaker, Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kemenko Marves Ayodhia GL Kalake, Staf Ahli Menteri Bidang Logistik, Multimoda dan Keselamatan Penerbangan Cris Kuntadi, Akademisi Institut Teknologi Sepuluh November Saut Gurning, VP Terminal PT Kereta Api Logistik, Didik Harijanto.

Ariyanti mengakui, saat pandemi Covid-19 saat ini, biaya logistik makin amat sangat mahal.

"Dan menyikapi pandemi, kami hanya berharap kita hilangkan semua perbedaan. Mari bersatu melawan Covid-19 tingkatkan imun dan iman kita, tetap semangat, jaga kesehatan," harap Siti Ariyanti dalam siaran pers yang diterima, Selasa (10/8/2021).

Dirjen Hubdar Budi Setiyadi dalam sambutannya mengatakan, angkutan multimoda saat ini memiliki tantangan tersendiri.

Pertama, masalah dalam keterpaduan jaringan prasarana. Kedua, masalah dalam keterpaduan jaringan pelayanan.

Ketiga, masalah dalam pembinaan dan pengembangan usaha multimoda.

"Optimasi kapasitas pelabuhan dan pengembangan interkoneksi dengan hinterland dan hubungan internasional bisa jadi cara peningkatan keterpaduan jaringan prasarana," ujar Budi.

Staf Ahli Menteri Bidang Logistik, Multimoda dan Keselamatan Perhubungan Cris Kuntadi menjelaskan sejumlah permasalahan transportasi antarmoda/multimoda yang saat ini terjadi.

Chris mengatakan, ada tiga masalah utama permasalahan transportasi antarmoda/multimoda.

Pertama keterpaduan jaringan prasarana. Pembangunan jaringan prasarana transportasi di tingkat wilayah ditangani beberapa kementerian dan pemerintah daerah sehingga diperlukan unit organisasi untuk mengkoordinasikan perencanaan dan pembangunan jaringan prasarana, agar tidak terjadi kapasitas berlebih pada masing-masing moda.

"Belum berkembangnya fasilitas logistics center membuat pengguna jasa dan operator sulit mendapatkan informasi muatan dan angkutan. Keterpaduan antarsimpul saat ini belum terhubung secara optimal. Kemudian, pembangunan simpul terminal masih sering kurang memperhatikan penyediaan prasarana transshipmen," ujar Cris.

Kedua, keterpaduan jaringan pelayanan angkutan barang dan penumpang. Penanganan keterpaduan jaringan pelayanan (rute) angkutan antarmoda/multimoda kurang optimal. Dokumen angkutan barang yang digunakan masih bersifat masing-masing moda.

"Kompatibilitas antarsarana dan fasilitas penunjang masih belum optimal. Selain itu, pengembangan sistem informasi di bidang transportasi antarmoda/multimoda sudah berjalan tetapi masih bersifat parsial seperti tracking and tracing system," ujar Cris lagi.

Ketiga, pembinaan dan pengembangan pengusahaan. Perusahaan penyedia jasa logistik belum mampu bersaing secara internasional. Kompetensi SDM di bidang angkutan multimoda masih perlu ditingkatkan. Lembaga sertifikasi profesi di bidang angkutan multimoda juga belum terbentuk.

"Lembaga atau unit kerja yang terkait dengan penyelenggaraan angkutan antarmoda/multimoda terdiri dari beberapa lembaga, sehingga diperlukan koordinasi," paparnya.

Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kemenko Marves, Ayodhia GL Kalake menjelaskan, dengan diluncurkan Batam Logistic Ecosistem (BLE) akan menyederhanakan proses logistik di pelabuhan, mempersingkat waktu layanan, dan berlaku selama 24 jam per minggu

"BLE diharapkan mampu mendorong lebih banyak investasi masuk. Sistem BLE ini perlu untuk dijadikan percontohan untuk digunakan secara nasional nantinya di berbagai pelabuhan di Indonesia," ujar Ayodhia.

Dikatakannya, BLE akan dijadikan percontohan untuk pelabuhan besar lainnya. Dengan sistem seperti ini tidak ada lagi pungutan liar dan sistem bisnis yang menyulitkan

“Sistem BLE ini diharapkan mampu menurunkan biaya logistik nasional. Penurunan biaya logistik nasional ditargetkan turun dari 23,5% menjadi sekitar 17% pada 2024 sebagaimana tercantum dalam Perpres Nomor 18 Tahun 2020 yang sesuai dengan RPJMN 2020-2024 agar dipercepat capaiannya. Demikian juga dengan Inpres Nomor 5 2020 tentang Ekosistem Logistik Nasional yang dapat diselesaikan sebelum 2024," beber Ayodhia.

Sedangkan VP Terminal PT Kereta Api Logistik, Didik Harijanto menjelaskan value chain kereta api dalam kegiatan transportasi multimoda.

Dikatakannya, KAI Logistik memiliki integrated pricing strategy yang menghubungkan antar first/last mile service.

"Hal itu menghubungkan produsen di hulu yang ada dengan integrasi moda yang ada di hilir," jelas Didik.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Mentan Syahrul Ungkap Penyebab Kenaikan Harga Cabai

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengungkapkan, gejolak harga cabai yang terjadi belakangan ini dipengaruhi oleh kondisi anomali cuaca dan serangan hama.

EKONOMI | 3 Juli 2022

Jamin Stok Beras, Pemerintah Didorong Tingkatkan Kerja Sama Regional

Kerja sama regional sepatutnya dapat ditingkatkan untuk menjamin keamanan stok komoditas pangan. Peran Perum Bulog perlu ditingkatkan.

EKONOMI | 3 Juli 2022

Ini Sentimen-sentimen Wall Street Sepekan ke Depan

Memasuki kuartal ketiga, kekhawatiran akan resesi semakin kuat. Investor Wall Street menantikan data ketenagakerjaan Juni, risalah the Fed, dan kinerja emiten.

EKONOMI | 3 Juli 2022

BRI Berhasil Raih Penghargaan Digital Banking Terbaik

Sukses menjalankan transformasi digital, BRI berhasil meraih penghargaan digital banking terbaik di Digital Banking Awards 2022.

EKONOMI | 3 Juli 2022

Bahan Baku Mahal, PMI Manufaktur Indonesia Melambat Lagi

PMI Manufaktur Indonesia melambat ke angka 50,2 pada Juni 2022 dari 50,8 poin pada bulan sebelumnya akibat kenaikan harga bahan baku.

EKONOMI | 3 Juli 2022

Efek Domino Crypto Winter, Voyager Digital Hentikan layanan

Voyager Digital telah menghentikan layanansetelah salah satu pelanggannya gagal melakukan pembayaran pinjaman ratusan juta dolar.

EKONOMI | 3 Juli 2022

Jadi Perusahaan Digital, Pendapatan Bakrie Telecom Melesat

PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) membukukan lonjakan pendapatan hampir 400% menjadi Rp 52,1 miliar hingga kahir 2021.

EKONOMI | 3 Juli 2022

Bupati Manggarai Barat Dukung Kenaikan Tiket Pulau Komodo

Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi mendukung wacana kenaikan harga tiket Pulau Komodo sebagai bentuk pembatasan jumlah kunjungan ke Taman Nasional Komodo.

EKONOMI | 3 Juli 2022

Woilo, Media Sosial Karya Anak Bangsa Go International

Woilo, yang merupakan media sosial anak bangsa dari Surabaya, Jawa Timur, tersebut sudah go international.

EKONOMI | 2 Juli 2022

Dukung Pertumbuhan UMKM Kuliner, Wahyoo Gelar Sayembarasa

Wahyoo bersama Livin by Mandiri kembali menyelenggarakan Sayembarasa batch 2, dalam mendukung pertumbuhan UMKM kuliner di Indonesia.

EKONOMI | 2 Juli 2022


TAG POPULER

# Malaysia Open


# Rusia


# Roy Suryo


# Tjahjo Kumolo Meninggal


# Ayu Anjani


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Di Wisuda UNP, Hasto: Pemikiran Geopolitik Soekarno Tidak Bisa Dilepaskan dari Bung Hatta

Di Wisuda UNP, Hasto: Pemikiran Geopolitik Soekarno Tidak Bisa Dilepaskan dari Bung Hatta

NEWS | 12 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings