Senin, 7 Agustus 2023

Barata Indonesia Gandeng Treehouz Asia Bangun Pabrik Biomassa di Malaysia

Penulis: Amrozi Amenan | Editor: FER
Rabu, 11 Agustus 2021 | 18:55 WIB

Penandatanganan kerja sama strategis antara Barata Indonesia dan Treehouz Asia secara virtual, Rabu, 10 Agustus 2021.
Penandatanganan kerja sama strategis antara Barata Indonesia dan Treehouz Asia secara virtual, Rabu, 10 Agustus 2021. (Dok. Barata Indonesia)

Gresik, Beritasatu.com - PT Barata Indonesia (Persero) menggandeng perusahaan asal Malaysia Treehouz Asia, untuk menjalin kemitraan strategis dalam pembangunan pabrik bahan bakar energi alternatif yang memanfaatkan biomassa berbasis kayu dan limbah pengolahan kayu di Indonesia.

Kerja sama strategis ini dituangkan dalam penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Barata Indonesia dan Treehouz Asia dilakukan secara virtual, Rabu (11/8/2021). Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Pemasaran Barata Indonesia Sulistyo Handoko dan Managing Director Treehouz Asia Tan Eng Hau.

"Barata Indonesia terus berupaya melakukan ekspansi dan aliansi dalam rangka penguatan kompetensi dan merespon peluang bisnis baru di industri agro tanah air,” kata Sulistyo.

Advertisement

Sulistyo menjelaskan, perseroan menyambut baik peluang kerja sama pembangunan projek biomassa dalam rangka mendukung program co-firing di Indonesia. "Pembangunannya juga untuk meningkatkan produksi berbentuk pellet ataupun sawdust baik untuk kebutuhan dalam negeri maupun ekspor," jelasnya.

Barata Indonesia, kata Sulistyo, memiliki pengalaman panjang dalam pembangunan pabrik agro tanah air beserta komponennya. Sebagai BUMN manufaktur, perseroan menaruh komitmen tinggi terhadap peningkatan kandungan lokal dalam setiap produk yang dihasilkan dan pembangunan proyek strategis nasional.

"Hal itu diwujudkan melalui komitmen dalam menciptakan produk substitusi impor, pemanfaatan material lokal dan penyediaan peluang tenaga kerja lokal yang diharapkan dapat mendongkrak produktivitas dan daya saing industri nasional. Dukungan ini sekaligus merupakan upaya perseroan dalam mendorong program pemulihan ekonomi nasional,” tandasnya.

Sementara, Managing Director Treehouz Asia Tan Eng Hau menyatakan, kerja sama ini merupakan upaya ekspansi pasar khususnya dalam pengembangan biomassa berbasis pellet atau sawdust plant projects di Indonesia.

“Dengan berkah sumber daya alam yang melimpah di Indonesia, kami berharap Barata dan Treehouz dapat bersinergi memanfaatkan kompetensi masing-masing dalam menjalankan proyek-proyek pabrik wood, baggase pellet, sawdust baru maupun revitalisasi di Indonesia,” ucap Tan.

Sulistyo menambahkan, sebagai inisiasi awal atas kerja sama ini, Barata Indonesia dan TreeHouz akan membangun pellet plants yang berlokasi di Pahang, Malaysia dengan kapasitas 40 TPH.

Selain menjalin kerja sama di bidang biomassa tersebut, kedua perusahaan juga sepakat berkolaborasi dalam pengembangan co-firing dengan biomassa dalam rangka pengembangan energi alternatif untuk mendukung ketersediaan energi nasional yang bersih dan ramah lingkungan.

"Peluang bisnis ini akan dikembangkan dengan menghadirkan keunggulan teknologi di bidang energi baru dan terbarukan (EBT) sebagai solusi energi masa depan,” tutup Sulistyo.



Sumber: BeritaSatu.com

Bagikan

BERITA TERKAIT

Semen Indonesia Gunakan 2,7 Juta Ton Biomassa untuk Bahan Bakar

Semen Indonesia Gunakan 2,7 Juta Ton Biomassa untuk Bahan Bakar

EKONOMI
5.132 Ton Limbah Disulap Jadi Bahan Baku PLTU di NTB

5.132 Ton Limbah Disulap Jadi Bahan Baku PLTU di NTB

NUSANTARA
MotoGP Malaysia 2023 Bidik 11.000 Penonton Indonesia

MotoGP Malaysia 2023 Bidik 11.000 Penonton Indonesia

SPORT
Ciuman Sesama Jenis dan Dukung LGBT, Band The 1975 Dilarang Tampil Lagi di Malaysia

Ciuman Sesama Jenis dan Dukung LGBT, Band The 1975 Dilarang Tampil Lagi di Malaysia

LIFESTYLE
Kunjungi Malaysia, Jokowi Bahas Masalah PMI

Kunjungi Malaysia, Jokowi Bahas Masalah PMI

INTERNASIONAL
Jokowi Melawat ke Singapura dan Malaysia

Jokowi Melawat ke Singapura dan Malaysia

NASIONAL

BERITA TERKINI

Nintendo Switch Sulit Kalahkan Penjualan PlayStation 2, Ini Alasannya

OTOTEKNO 15 menit yang lalu
1060863

Penonton Semesta Berpesta Yogyakarta Puas Nikmati Penampilan Kahitna dan Yovie and Nuno

LIFESTYLE 15 menit yang lalu
1060865

Dipinang Sandiaga Uno Masuk Tim Pemenangan Ganjar, Khofifah Tak Mau Buru-buru

BERSATU KAWAL PEMILU 34 menit yang lalu
1060864

Apple Dinilai Lambat Adopsi Teknologi AI, Ini Kata Tim Cook

OTOTEKNO 35 menit yang lalu
1060860

Raffi Ahmad Takut Adiknya Diperlakukan Kasar oleh Jeje Govinda

LIFESTYLE 1 jam yang lalu
1060862

Mahasiswa UI Dibunuh, Ketua Himpunan Sastra Rusia Tak Sangka Stafnya Tewas di Tangan Teman Kontrakannya

MEGAPOLITAN 1 jam yang lalu
1060857

BAF Lions Run 2023, Ajang Lari Amal Galang Donasi Entaskan Kelaparan

SPORT 2 jam yang lalu
1060856

Soal Maju Jadi Cawapres, Khofifah Belum Dapat Lampu Hijau dari PBNU

BERSATU KAWAL PEMILU 3 jam yang lalu
1060855

PMN Dibatalkan, Waskita Kembalikan Uang Negara Rp 3 Triliun

EKONOMI 4 jam yang lalu
1060854

Pengasuh Ponpes Kauman Puji Kepemimpinan Ganjar sebagai Gubernur Jateng

NUSANTARA 4 jam yang lalu
1060840
Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon

B-FILES


Meregang Nyawa di Pelintasan Sebidang

Opini Text

Identitas Indonesia

Identitas Indonesia

Yanto Bashri
Jokowi Apa Kehendakmu?

Jokowi Apa Kehendakmu?

Guntur Soekarno