Harga Emas Naik karena Pelemahan Dolar
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Harga Emas Naik karena Pelemahan Dolar

Sabtu, 14 Agustus 2021 | 08:20 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Chicago, Beritasatu.com - Harga emas naik lebih 1% pada Jumat (13/8/2021) karena pelemahan dolar sehingga menarik investor logam mulia setelah aksi jual baru-baru ini.

Harga emas di pasar spot naik menjadi US$ 1.772,80 per ons setelah mencapai level tertinggi lebih seminggu di US$ 1.774,30. Sebelumnya emas di posisi terendah lebih 4 bulan pada awal pekan ini.

Sementara harga emas berjangka AS naik 1,4% menjadi US$ 1.775,80.

Indeks dolar turun 0,4% dan imbal hasil obligasi pemerintah AS (treasury) 10 tahun juga melemah, memperkuat daya tarik emas.

Sentimen yang mendukung lainnya adalah peningkatan permintaan fisik, terutama dari konsumen utama India dan Tiongkok.

Ahli strategi komoditas TD Securities Daniel Ghali mengatakan secara tenikal, kenaikan emas dari posisi terendah Senin merupakan hal wajar. Sementara peningkatan pembelian bank sentral memberi dukungan tambahan.

Mengingat emas dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi, kenaikan suku bunga telah membuat daya tarik emas memudar karena meningkatkan biaya peluangnya. Diketahui Bank sentral The Fed kemungkinan akan menaikkan suku bunga setelah melihat kenaikan inflasi.

Sementera perak naik 2,5% menjadi US$ 23,74 per ons, tetapi turun sekitar 2,6% untuk minggu ini.

Platinum naik 0,7% menjadi US$ 1.025,37 dan paladium menguat 1,1% pada US$ 2.653,33.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: CNBC

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Dorong Asuransi Syariah, Tugu Insurance Hadirkan Promo #TuguShariaSemangat1010

Tugu Insurance memberikan penawaran menarik bagi nasabahnya melalui promo #TuguShariaSemangat1010 yang berlangsung sejak 10 hingga 31 Oktober 2021.

EKONOMI | 26 Oktober 2021

Telkom Raih Penghargaan UN Women

Penghargaan ini diberikan kepada Telkom atas komitmen dan upayanya sebagai perusahaan yang mempromosikan kesetaraan gender di lingkungan kerja.

EKONOMI | 26 Oktober 2021

Menko Airlangga: Anggaran PEN Sudah Terserap 58,3%

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan per 25 Oktober 2021, anggaran pemulihan ekonomi nasional (PEN) yang sudah digunakan sebesar 58,3% dari pagu.

EKONOMI | 25 Oktober 2021

Apartemen di Bogor Janjikan Fixed Income selama 4 Tahun

PT Tajur Surya Abadi sebagai pengembang Royal Heights Apartment memberikan jaminan fixed income hingga 4 tahun untuk pembeli.

EKONOMI | 25 Oktober 2021

DNR Masuk, Ekuitas ZBRA Berubah Jadi Positif

PT Zebra Nusantara Tbk (ZBRA) mencatatkan torehan positif seiring proyeksi bisnis yang semakin terarah.

EKONOMI | 25 Oktober 2021

Principal Asset Rilis Reksa Dana untuk Perencanaan Ibadah Haji

PT Principal Asset Management meluncurkan reksa dana Principal Haji Muda.

EKONOMI | 25 Oktober 2021

Investor Pasar Modal Naik Signifikan, OJK Perkuat Program Literasi Keuangan

Menurut Wimboh, masih banyak investor pasar modal dengan mindset ikut-ikutan atau hanya karena efek Fear of Missing Out (FOMO).

EKONOMI | 25 Oktober 2021

Sri Mulyani Waspadai 4 Isu Global yang Berpotensi Ganggu Perekonomian

Menurut Sri Mulyani, dinamika isu global berpotensi menciptakan dampak rambatan atau spill over terhadap perekonomian nasional.

EKONOMI | 25 Oktober 2021

Jumlah Investor Pasar Modal Tembus 6,59 Juta

Sepanjang 2021, penambahan investor baru pasar modal sebanyak 2.716.347 investor. Sedangkan penambahan investor baru saham 1.313.050 investor.

EKONOMI | 25 Oktober 2021

Di Forum ASEAN Business, Jokowi: Pandemi Covid-19 Dimanfaatkan Perkuat Indonesia

Dalam pidatonya di Forum ASEAN Business and Investment Summit, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tegaskan pandemic Covid-19 dimanfaatkan untuk memperkuat Indonesia.

EKONOMI | 25 Oktober 2021


TAG POPULER

# Tes PCR


# Greysia Polii/Apriyani Rahayu


# Cristiano Ronaldo


# PSIS


# Sekjen Kemendagri



TERKINI
Dow dan S&P 500 Menguat Tembus Rekor Jelang Pendapatan Big Tech

Dow dan S&P 500 Menguat Tembus Rekor Jelang Pendapatan Big Tech

EKONOMI | 25 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings