Logo BeritaSatu

Semester I, Laba BNI Naik 12,8% Capai Rp 5 Triliun

Senin, 16 Agustus 2021 | 12:29 WIB
Oleh : Lona Olavia / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) mencatat laba bersih Rp 5,0 triliun pada semester 2021 atau meningkat 12,8% secara year on year (YoY) dari periode yang sama tahun lalu menyusul pencadangan yang terus diperkuat menjadi 215,3% sebagai antisipasi potensi risiko kredit.

Direktur Utama BNI Royke Tumilaar mengatakan, perseroan menghasilkan Pre-Provisioning Operating Profit (PPOP) yang terus tumbuh dalam 5 kuartal terakhir, dimana pada semester I 2021 mencapai puncaknya dengan pertumbuhan 24,4 % secara YoY atau sebesar Rp 16,1 triliun. PPOP yang solid ditopang kuatnya pertumbuhan pendapatan bunga bersih (NII) sebesar 18,2% secara YoY mencapai Rp 19,3 triliun. Ini merupakan dampak dari pertumbuhan kredit sebesar 4,5% secara YoY, sehingga total kredit BNI mencapai Rp 569,7 triliun pada posisi Juni 2021. ”BNI mencatatkan penyaluran kredit yang sehat dengan didominasi sektor-sektor usaha prospektif dengan risiko rendah, baik pada segmen Business Banking maupun Consumer Banking,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (16/8/2021).

Kredit segmen business Banking mencapai Rp 475,6 triliun atau tumbuh 3,5% secara YoY. Pertumbuhan tertinggi pada segmen small business sebesar 20,6% YoY dengan baki debet Rp 91 triliun, diikuti corporate private sebesar 7,9% YoY dengan baki debet mencapai Rp 179,1 triliun.

Adapun kredit pada segmen consumer banking mencatatkan pertumbuhan 10,4% secara YoY atau mencapai Rp 92,8 triliun. Kredit tanpa agunan yang berbasis payroll mencatat pertumbuhan 19,6% secara YoY atau sebesar Rp 32,7 triliun, disusul kredit pemilikan rumah (KPR) tumbuh 6,3% YoY atau Rp 47,6 triliun. Pertumbuhan kredit consumer juga dapat mengindikasikan mulai bergairahnya konsumsi masyarakat yang menopang pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) nasional.

Sejalan mandat pemegang saham kepada perseroan untuk fokus menjadi bank dengan kapabilitas internasional yang unggul, selama semester I – 2021 juga tercermin dari kontribusi bisnis terkait pada pendapatan perseroan. Fee based income yang bersumber dari surat berharga tercatat tumbuh 115,4% YoY atau mencapai Rp 1 triliun. Begitu juga dengan fee based income yang bersumber dari layanan trade finance, tumbuh 20,4% YoY atau mencapai Rp 732 miliar.

Lanjut Royke, kredit yang disalurkan secara selektif hanya pada debitur berkualitas tersebut ditopang Dana Pihak Ketiga (DPK) yang tumbuh 4,5% YoY atau sebesar Rp 646,6 triliun, dimana dana murah atau CASA yang terhimpun semakin kuat. Rasio CASA pada Juni 2021 tercatat mencapai 69,6% atau tertinggi dalam 10 tahun terakhir ini, yaitu sebesar Rp 450,1 triliun atau tumbuh 11,5% YoY dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan DPK ini menjadi penyangga pertumbuhan aset sebesar 5,0% YoY atau mencapai Rp 875,1 triliun.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Jasa Armada Indonesia Tebar Dividen Interim Rp 19,41 Miliar

PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) membagikan dividen interim tahun buku 2022 kepada para pemegang saham sebesar Rp 19,41 miliar atau Rp 3,68 per saham.

EKONOMI | 28 November 2022

Kolaborasi Anak Usaha MCAS Rambah Bisnis Kendaraan Listrik

Tergabung dalam satu naungan group PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS), PT Telefast Indonesia Tbk (TFAS) dan Volta, berkolaborasi merambah bisnis kendaraan listrik.

EKONOMI | 28 November 2022

Alami Kenaikan, Ini Daftar UMP 2023 di 10 Provinsi

Berikut sepuluh provinsi yang telah mengumumkan UMP pada hari ini yang seluruhnya mengalami kenaikan nilai dibandingkan UMP 2022.

EKONOMI | 28 November 2022

Ini Alasan OJK Perpanjang Restrukturisasi Kredit hingga 2024

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mengumumkan perpanjangan program restrukturisasi kredit/pembiayaan sampai dengan 31 Maret 2024.

EKONOMI | 28 November 2022

Tok! Ganjar Pranowo Naikkan UMP Jawa Tengah Sebesar 8,01%

Ganjar Pranowo resmi mengumumkan kenaikan upah minimun provinsi (UMP) Jateng 2023 naik sebesar Rp 145.234 atau 8,01 persen.

EKONOMI | 28 November 2022

FTX Runtuh, DEX Jadi Alternatif Perdagangan Kripto

DEX (decentralized crypto exchange) menawarkan kode kontrak yang terbuka dan transparan di blockchain, tanpa campur tangan pihak ketiga.

EKONOMI | 28 November 2022

Cetak Rekor Baru, Laba Pradiksi Gunatama Melesat 74%

PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) berhasil mencatatkan laba sebesar Rp 123 miliar pada kuartal III 2022.

EKONOMI | 28 November 2022

Indonesia-Jepang Kerja Sama Penerimaan Peserta Magang

Indoensia gandeng JOE Cooperative sebagai agency yang menaungi perusahaan-perusahaan penerima peserta magang di Jepang.

EKONOMI | 28 November 2022

Per Oktober, Utang Pemerintah Capai Rp 7.496,7 Triliun

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat posisi utang pemerintah mencapai 7.496,70 per 31 Oktober 2022, naik Rp 76,23 triliun.

EKONOMI | 28 November 2022

Kontribusi Asuransi Syariah Diproyeksikan Tumbuh 15%

Industri asuransi syariah ditargetkan mencatatkan pertumbuhan premi atau kontribusi sebesar 10%-15% pada tahun 2023.

EKONOMI | 28 November 2022


TAG POPULER

# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


# Vaksinasi Booster


# Pushbike


# Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Alami Pecah Ban, Rifat Sungkar Finis Kelima AXCR 2022

Alami Pecah Ban, Rifat Sungkar Finis Kelima AXCR 2022

OTOMOTIF | 5 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE